Klarifikasi Lahan PT JSS, Perwakilan Warga Sukarame Baru: Ini Perjuangan Hak, Bukan Ambisi Pribadi

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:22 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHANBATU UTARA- Nasionaldetik.com

Perwakilan masyarakat Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), memberikan klarifikasi resmi terkait dinamika penggarapan lahan PT J Surya Sakti (JSS) yang belakangan ini menyita perhatian publik. Pihak warga menegaskan bahwa aksi yang dilakukan murni bentuk perjuangan menuntut keadilan hukum, bukan didorong oleh ambisi perorangan(27 Agustus 2026).

Perwakilan masyarakat menyampaikan bahwa selama bertahun-tahun warga telah hidup berdampingan secara damai dengan keberadaan PT JSS. Namun, mengenai persoalan lahan saat ini, warga bergerak atas dasar norma hukum yang berlaku dan keyakinan adanya kejanggalan yuridis pada status lahan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Langkah ini bukan semata-mata nafsu pribadi. Kami tidak pernah merampas milik pribadi siapa pun. Kehadiran warga di sana adalah bentuk mengawal kepastian hukum sesuai aturan yang sah di negeri ini,” ujar perwakilan masyarakat Sukarame Baru dalam keterangan tertulisnya(Kamis 27 Agustus 2026).

Menanggapi tuduhan di sejumlah media—termasuk tudingan penggalangan dana hingga penyebutan latar belakang profesi salah satu warga yang berstatus Guru PPPK—pihak masyarakat menyikapinya dengan dingin dan dewasa. Menurut mereka, pemberitaan tersebut berkesan tendensius dan mengabaikan prinsip konfirmasi (check and balance).

​”Kami sangat menghormati profesi jurnalis. Namun kami berharap media tetap berdiri di atas asas independensi dan keberimbangan. Sangat disayangkan jika narasi pers justru digiring untuk menyerang personalitas rekan kami, padahal ini adalah perjuangan kolektif warga banyak. Pada akhirnya, publik yang cerdas yang bisa menilai objektivitas sebuah media,” tambahnya.

Masyarakat Sukarame Baru menegaskan komitmen mereka untuk tetap taat pada prosedur hukum yang berlaku. Hal itu dibuktikan dengan iktikad baik warga yang menghadiri proses mediasi di Polres Labuhanbatu bersama pihak PT JSS, yang turut disaksikan oleh Kepala Desa dan Camat Kualuh Hulu.

Adanya ruang dialog dan mediasi tersebut dianggap sebagai bukti bahwa persoalan ini bukanlah perbuatan asal klaim sepihak, melainkan perkara sengketa yang membutuhkan penyelesaian hukum secara transparan.

​”Jika seandainya posisi warga sepenuhnya bersalah, tidak mungkin ada ruang mediasi yang dihadiri para pejabat unsur pimpinan kecamatan. Meski demikian, kami siap mengawal proses ini hingga ke tingkat tertinggi dan siap menguji pembuktian di Pengadilan Negeri demi tegaknya keadilan bagi masyarakat,” tegasnya menutup keterangan.

S.Naibaho.

Berita Terkait

Jemaat Gereja GKPI Cikampak Bersyukur MCK di Cat oleh Satgas TMMD 130 Kodim 0209/Labuhanbatu
Apresiasi Respons Cepat Polsek Aek Natas, Kuasa Hukum dan LSM LPPN Desak Penuntasan Kasus Dugaan Pencurian Lahan
Proyek Penggalian Pipa Gas Lintas Sumatera Resahkan Warga: Akses Rumah Rusak, Usaha Pedagang Lumpuh Total
Diduga Lakukan Pencurian Identitas Karyawan Demi Hindari Pajak, APH dan Instansi Terkait Didesak Audit Total Perusahaan dan Lahan Milik Pengusaha AS di Labura
Pencurian Identitas Berujung Teror Pajak: Buruh Brondolan di Labura Dijebak Jadi Direktur Perusahaan
Dugaan Penyimpangan Perjalanan Dinas Rp1,6 Miliar Guncang DPRD Labura: Pengawasan Mandul, Integritas Wakil Rakyat Dipertanyakan
Dugaan Penyimpangan Perjalanan Dinas Rp1,6 Miliar Guncang DPRD Labura: Di Mana Integritas Wakil Rakyat?
Babak Baru TGR Rp 1,5 Miliar DPRD Labura: Anggota Dewan Asyik “Nyicil”, Ketua DPRD Rimba Bertuah Sitorus Malah Bungkam

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Dari Kabupaten Tegal, Hj. Ninik Budiarti Sampaikan Doa untuk Presiden Prabowo Subianto

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Motor Sewaan Tak Kunjung Kembali, Pemilik Warkop di Ngantru Berujung Jadi Tersangka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:35 WIB

PNIB : Terima Kasih Kepada Kapolri Baru, Pelaku Intoleransi Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Jadi Tersangka, Saatnya Indonesia Tanpa Intoleransi Terorisme Khilafah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:25 WIB

MD KAHMI KABUPATEN TEGAL GERAKAN BERBAGI AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Berbagi di Jumat Berkah Kejari Inhil Melangkah Lebih dari Sekedar Penegak Hukum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Wabup Najib Hamas Sebut Program PLN Peduli Bukti Kepedulian terhadap Dunia Pendidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Korupsi Dana Desa, Kejari Pesawaran Tahan Kepala Desa Durian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Kemensetneg Tinjau KDKMP Wai Sari, Dorong Penguatan Ekonomi Desa

Berita Terbaru