GAYO LUES , NASIONAL DETIK.COM | Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Rijaluddin, S.H., M.H, memimpin kegiatan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) di Tenirung, Desa Porang Ayu, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues pada Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta dari beberapa kecamatan sekitar, di antaranya berasal dari Desa Kuta Ujung Kecamatan Kuta Panjang serta Desa Porang Ayu Kecamatan Blangpegayon.

Acara ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Cabang Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan dan Subussalam, Mahmul Ahyar, yang memberikan penjelasan terkait pentingnya validasi keaktifan BPJS bagi seluruh masyarakat desa. Menurut Mahmul Ahyar, peran BPJS Kesehatan sangat penting sebagai lembaga yang bertanggung jawab mengelola dana pembiayaan kesehatan melalui program jaminan kesehatan nasional.
Ia menjelaskan bahwa Program JKN merupakan salah satu instrumen perlindungan kesehatan yang diberikan pemerintah kepada seluruh masyarakat Indonesia dan masuk dalam bagian sistem jaminan sosial nasional. Oleh karena itu, Mahmul mengimbau warga untuk memastikan keaktifan kepesertaan BPJS agar proses perawatan dan pengobatan, baik di RSUD maupun di puskesmas, dapat diakses tanpa kendala.

Sosialisasi ini juga sekaligus menjadi wadah penjaringan aspirasi masyarakat tentang kebutuhan pelayanan kesehatan, terutama dalam upaya perumusan serta pembaruan Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2010 tentang Kesehatan. Di penghujung kegiatan, Mahmul Ahyar menyampaikan permohonan kepada pemerintah Provinsi Aceh melalui Ketua Komisi V DPRA agar dapat menambah fasilitas berupa mobil ambulans rujukan demi meningkatkan layanan kesehatan di wilayah tersebut.
Rijaluddin mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam memastikan program kesehatan pemerintah berjalan baik hingga ke tingkat desa. Ia juga menegaskan pihaknya akan terus memperjuangkan pemenuhan kebutuhan masyarakat di sektor kesehatan, khususnya dalam monitoring pelaksanaan JKN-JKA di daerah-daerah terpencil di Aceh. (Syukran)


























