Mobil Ambulance Desa Markeh “Nongol” di Wisuda UNDARI, Kades: “Pening Palak Aku”

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

50102 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,—- MERANGIN  Mobil ambulance milik Desa Markeh, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, diduga digunakan untuk kepentingan pribadi. Pasalnya, kendaraan dinas tersebut terpantau “nongol” di Kabupaten Damas Raya, tepatnya di area Kampus UNDARI, saat digelar acara wisuda.

Berdasarkan informasi dan foto yang dihimpun nasionaldetik.com, mobil ambulance berwarna putih dengan ciri khas ambulance desa itu terparkir di luar area kampus, berjarak lebih kurang 200 meter dari lokasi acara, Sabtu (12/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sumber mengatakan mobil ini dari semalam sudah berada di kampus. Sampai sekarang masih di situ,” ujar sumber kepada nasionaldetik.com.

Diketahui, pada hari tersebut Kampus UNDARI Damas Raya memang sedang menggelar acara wisuda. Acara tersebut dimulai sejak pagi hingga selesai.

Menanggapi hal ini, Kepala Desa Markeh, Iwan Kurniawan, mengaku kaget dan heran saat dikonfirmasi melalui telepon.

“Heran aku kalau mobil ambulance sampai di Damas Raya. Sopirnya be ado di sini aku di dusun. Ado fotonyo dak, kirim yo. Pening palak aku nih,” ujar Kades Markeh.

Setelah menerima kiriman foto mobil ambulance dan sopir yang membawa kendaraan tersebut, Kades kembali menghubungi nasionaldetik.com. Ia mengaku telah menanyakan langsung kepada sopir.

Menurut Kades, sopir mengaku sedang mengantar orang sakit ke Padang. Kades Markeh juga mengirimkan nomor WhatsApp atas nama “Dipo” yang disebut sebagai nomor sopir.

“Tanyo lah dengan sopirnyo. Dio baok urang tuo nyo berobat di Padang. Singgah di kampus tu, ado adik dio kuliah di sano,” jelas Kades.
“Ku dak tau dio pergi,” tutup Kades.

Saat dikonfirmasi, Dipo, sopir ambulance, membenarkan menggunakan mobil dinas tersebut.

Sopir mengaku baru pulang mengantar ibunya berobat ke Padang, dan sekalian mampir ke Damas Raya untuk melihat adiknya yang sedang wisuda.

“Balik dari ngantar ibu berobat ke Padang, sekalian mampir,” ujar sopir.

Penggunaan kendaraan ambulance desa di luar wilayah dan untuk kepentingan di luar tugas pemerintahan berpotensi melanggar aturan. Berdasarkan Permendagri No. 1 Tahun 2016, kendaraan dinas desa hanya boleh digunakan untuk kepentingan penyelenggaraan pemerintahan desa.

Warga Desa Markeh dan publik kini mempertanyakan peruntukan mobil ambulance tersebut, mengingat fungsinya yang seharusnya siaga untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan kedaruratan warga desa.

Reporter: Gondo Irawan

Berita Terkait

Kasus Narkoba di Pontianak — DPN RAJAWALI Peringatkan: Jangan Biarkan Pola “Berisik Awal, Senyap Akhir” Terulang Lagi!
Kapolres Merangin Silaturahmi dengan SWM, Bahas Sinergitas dan Update Kasus 2 Alat PETI
VIRAL TRUK MILITER JEPANG DI KALIMANTAN: BANTUAN KARHUTLA ATAU SIMBOL KELEMAHAN MITIGASI BENCANA NASIONAL?
Dua Warga Karawang Laporkan Perempuan Berinisial NA ke Polisi, Total Kerugian Diduga Capai Ratusan Juta
Buntut Dugaan Korupsi RFS Bendungan Margopatut Rp3,5 Miliar: Kejari Nganjuk Tetapkan 3 Tersangka, Garong Uang Rakyat Harus Dihukum Berat!
Pemred Kecam Kericuhan di DPRD Kabupaten Malang: Cermin Arogansi yang Mempermalukan Publik!
IWO Indonesia DPD Kabupaten Bekasi Audiensi di PN Cikarang, Bangun Sinergi untuk Keterbukaan Informasi dan Edukasi Hukum
Negara Absen di Pandeglang: Ibu Itoh Bertaruh Nyawa di Rumah Rusak, Pemkab Kangkangi UUD 1945

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

Mobil Ambulance Desa Markeh “Nongol” di Wisuda UNDARI, Kades: “Pening Palak Aku”

Sabtu, 12 September 2026 - 20:53 WIB

Kasus Narkoba di Pontianak — DPN RAJAWALI Peringatkan: Jangan Biarkan Pola “Berisik Awal, Senyap Akhir” Terulang Lagi!

Sabtu, 12 September 2026 - 20:10 WIB

Kapolres Merangin Silaturahmi dengan SWM, Bahas Sinergitas dan Update Kasus 2 Alat PETI

Sabtu, 12 September 2026 - 16:47 WIB

Dua Warga Karawang Laporkan Perempuan Berinisial NA ke Polisi, Total Kerugian Diduga Capai Ratusan Juta

Sabtu, 12 September 2026 - 10:05 WIB

Buntut Dugaan Korupsi RFS Bendungan Margopatut Rp3,5 Miliar: Kejari Nganjuk Tetapkan 3 Tersangka, Garong Uang Rakyat Harus Dihukum Berat!

Sabtu, 12 September 2026 - 09:26 WIB

Pemred Kecam Kericuhan di DPRD Kabupaten Malang: Cermin Arogansi yang Mempermalukan Publik!

Sabtu, 12 September 2026 - 08:27 WIB

IWO Indonesia DPD Kabupaten Bekasi Audiensi di PN Cikarang, Bangun Sinergi untuk Keterbukaan Informasi dan Edukasi Hukum

Sabtu, 12 September 2026 - 08:18 WIB

Negara Absen di Pandeglang: Ibu Itoh Bertaruh Nyawa di Rumah Rusak, Pemkab Kangkangi UUD 1945

Berita Terbaru