Gunung Anak Krakatau Level III, Asap Kelabu-Hitam Membubung hingga 400 Meter

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:53 WIB

50106 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – Aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, masih berada pada Level III (Siaga). Berdasarkan laporan pengamatan Badan Geologi melalui Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, pada Minggu (23/8/2026) pagi hingga siang, asap kawah teramati cukup tebal dengan ketinggian mencapai 400 meter di atas puncak kawah.

Pengamatan dilakukan pada periode pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Secara visual, Gunung Anak Krakatau terlihat jelas hingga tertutup kabut pada tingkat 0-III.

Asap kawah teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal. Ketinggian asap berkisar antara 50 hingga 400 meter di atas puncak kawah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi meteorologi, kondisi cuaca di sekitar gunung api terpantau berawan. Angin bertiup lemah ke arah utara dan barat laut. Suhu udara berada pada kisaran 26,9 hingga 31,1 derajat Celsius, dengan kelembapan 65-84 persen.

Sementara itu, aktivitas kegempaan menunjukkan tremor menerus (microtremor) masih terekam dengan amplitudo 3-21 milimeter dan dominan pada 10 milimeter.

Kondisi laut di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau dilaporkan tenang hingga sedang.

Dengan status aktivitas masih berada pada Level III atau Siaga, Badan Geologi melalui PVMBG merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

Laporan aktivitas tersebut disusun Muhammad Dika Nurzaman berdasarkan sumber data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Badan Geologi, PVMBG, serta Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau. (**)

Berita Terkait

PUPR Tulungagung Intensifkan Pemeliharaan Jalan Campurdarat–Pakisrejo, Tingkatkan Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BEM PTNU DIY Dorong Kepedulian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat di Gunungkidul
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, ASDP Pastikan Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Normal
Laskar Lampung dan Karang Taruna Bagikan 5.000 Masker, Antisipasi Dampak Erupsi Anak Krakatau
MTQ XXXII Tulungagung Dibuka, Plt Bupati Ahmad Baharudin Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani Berkarakter
Pemilihan BPD Desa Sanggrahan Digelar, H. Iswanto Ajak Warga Gunakan Hak Pilih Secara Bertanggung Jawab
Semarak HUT RI ke-81, Karnaval Sambironyong Jadi Panggung Kreativitas Budaya
Semarak HUT RI ke-81, Karnaval Desa Sobontoro Meriah, Kreativitas Warga Dapat Apresiasi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 00:18 WIB

Betonisasi RW 17 Kuta Bumi Disorot, Ketebalan Diduga Kurang dari 20 Sentimeter

Selasa, 8 September 2026 - 22:40 WIB

Pengeroyokan Jurnalis di PT SSM Lambat Ditangani: Kinerja Polres Aceh Singkil Disorot Tajam, Divisi Propam Mabes Polri Didesak Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 21:14 WIB

Rekam Jejak Kasat Reskrim Polres Muratara

Selasa, 8 September 2026 - 20:46 WIB

*Tankos dan Solid Sawit, Alternatif Solusi Jangka Panjang Karhutla*

Selasa, 8 September 2026 - 20:30 WIB

Babinsa Koramil 07/Salak Ajak Linmas dan Perangkat Desa Perkuat Deteksi Dini, Keamanan Desa Jadi Perhatian Bersama

Selasa, 8 September 2026 - 20:23 WIB

Babinsa Koramil 04/Tigalingga Pantau Penyaluran BLT-DD Tahap III di Desa Palding

Selasa, 8 September 2026 - 20:17 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Parongil Sisir Ladang dan Ingatkan Petani Tak Bakar Lahan

Selasa, 8 September 2026 - 10:48 WIB

Sinergi Lintas Institusi Percepat Penanganan Karhutla di Desa Penusupan, Pangkah

Berita Terbaru

NASIONAL

Rekam Jejak Kasat Reskrim Polres Muratara

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:14 WIB