Dugaan Lemahnya Pengawasan Bina Marga, Proyek Beton Jalan Masigit–Terumbu Disorot: Retak Dini Picu Desakan Evaluasi Total

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:27 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com, — 06 Mei 2026 Proyek rekonstruksi jalan beton ruas Masigit–Terumbu menuai sorotan publik. Retakan yang muncul dalam waktu relatif singkat memunculkan dugaan lemahnya pengawasan teknis dari pihak terkait, khususnya pengendalian mutu di lapangan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah titik pada badan jalan menunjukkan keretakan memanjang yang mengindikasikan potensi kegagalan konstruksi dini. Kondisi tersebut dinilai tidak sebanding dengan nilai proyek yang mencapai miliaran rupiah dan masih dalam masa pekerjaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah aktivis di wilayah Serang Utara mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh, termasuk kemungkinan pembongkaran ulang pada bagian yang terdampak. Mereka menilai, jika dibiarkan, kerusakan dini berpotensi merugikan keuangan negara serta membahayakan pengguna jalan.

“Ini bukan sekadar retak biasa. Kalau sejak awal sudah bermasalah, patut diduga ada yang tidak beres, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya,Selasa 05/05/26

Dalam konteks teknis, keretakan pada beton bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kualitas material yang tidak sesuai spesifikasi, proses curing (perawatan beton) yang tidak optimal, hingga beban lalu lintas yang belum seharusnya melintas. Namun demikian, hal tersebut tetap membutuhkan verifikasi dari pihak berwenang.

Sorotan utama mengarah pada fungsi pengawasan. Dugaan menguat bahwa peran pengendalian dari instansi terkait, termasuk pengawas lapangan dan konsultan, belum berjalan maksimal. Hal ini memicu persepsi publik tentang potensi lemahnya kontrol terhadap mutu pekerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna mendapatkan penjelasan komprehensif terkait kondisi di lapangan.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam proyek infrastruktur publik bukan sekadar formalitas. Pengawasan yang kuat dan independen menjadi kunci agar kualitas pembangunan tidak dikorbankan.

Publik kini menunggu langkah tegas: apakah akan dilakukan audit teknis, evaluasi kontraktor, atau bahkan pembongkaran ulang demi menjamin keselamatan dan kualitas infrastruktur.

(Pran’s IWO-I)

Berita Terkait

Polda Banten Ringkus 7 Tersangka Kasus Tambang Ilegal Periode 2026
UJIAN BAGI PEMERINTAH! MAUNG Desak Prabowo Buktikan Keseriusan Usut Kasus Rp40 Miliar di Mempawah
Dugaan Lemahnya Pengawasan Bina Marga, Proyek Beton Jalan Masigit–Terumbu Disorot: Retak Dini Picu Desakan Evaluasi Total
Sikat Narkoba, Polda Riau Sita 213,5 Kg Narkotika Sampai akhir April 2026
SKANDAL “TUNJANGAN HANTU”: Ratusan Juta Rupiah APBD Disdik Tangerang Bocor, RAMBO DAN GPN Desak Segera di Proses Secara Hukum Berlaku!!!
SUBANDRIO BUKA PINTU LEBAR! Sambut Kedatangan Ketua Umum LSM MAUNG di Sekadau
Misteri Garis Polisi Kebumen: Siti Muhajiroh Gugat Hilangnya Aset di Bawah Pengawasan Aparat, Siap Lapor ke Mabes Polri hingga Presiden
Sinergi TNI-Polri Jaga Kondusifitas Malam di Klego Lewat Patroli Humanis

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:38 WIB

MOBIL OPERASIONAL DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BATANGHARI TANPA NOMOR POLISI

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:29 WIB

Kehadiran SPPG Tanjung Kerta, Diharapkan Bermanfaat untuk Pendidikan dan Gizi Anak

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:45 WIB

Penyambutan Kemendagri yang Hangat Untuk Pelaksanaan Puncak Peringatan HKPS dan MUNAS SwI Mendatang.

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:58 WIB

Mafia Kayu Merajalela di Desa Simonis Labura: Alat Berat dan BBM Subsidi Digunakan, KPH V Terkesan “Lepas Tangan”

Senin, 4 Mei 2026 - 21:18 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Psikotropika di Kendal, Ratusan Pil Disita

Senin, 4 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polres Kendal Bongkar Penipuan Ritual Penggandaan Uang, Kerugian Rp122 Juta

Senin, 4 Mei 2026 - 16:07 WIB

“Dari Tegal Mengguncang Panggung Hacker Dunia”: Avan Tampil di DEF CON. Konferensi Hacker Terbesar di Dunia

Senin, 4 Mei 2026 - 10:45 WIB

Ironi di Bumi Basimpul Kuat: Bandar Narkoba Diduga ‘Tangkap Lepas’, Warga Siamporik Kehilangan Harapan

Berita Terbaru