Ironi di Bumi Basimpul Kuat: Bandar Narkoba Diduga ‘Tangkap Lepas’, Warga Siamporik Kehilangan Harapan

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Senin, 22 Juni 2026 - 11:22 WIB

50249 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABURA, Nasionaldetik.com

– Komitmen Polri dalam memerangi narkoba di wilayah Sumatera Utara kini dipertanyakan oleh masyarakat Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Hulu. Sebuah dugaan praktik “tangkap lepas” terhadap pria berinisial T, yang dikenal luas sebagai bandar narkoba setempat, memicu kekecewaan mendalam bagi warga yang mendambakan lingkungan bersih dari barang haram tersebut.

Peristiwa ini bermula saat sejumlah personel Polsek Kualuh Hulu melakukan penggerebekan di pinggiran Jalinsum, lokasi yang kerap menjadi titik transaksi. Warga yang melihat T diamankan bersama barang bukti yang diduga kuat adalah narkotika jenis sabu. Namun, dalam hitungan waktu yang singkat, sosok yang disebut-sebut sebagai kaki tangan bandar besar tersebut justru kembali terlihat menghirup udara bebas dan menjalankan aktivitas haramnya seperti sedia kala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​” Saat itu disini. Kulihatlah beberapa honda singgah disini. Dikeluarkannya HP udah itu pergi orang mengarah kesitu. Si T didalam sama perempuan, BB ada dibawa,tapi sekarang masih buka nya dia disitu” Sangat miris, kami melihat dia ditangkap dan dibawa oleh petugas bersama barang bukti plastik”. ungkap salah seorang warga yang menolak disebutkan identitasnya demi keselamatan jiwa, Minggu (3/5).

Kondisi di lapangan menggambarkan situasi yang memprihatinkan. Peredaran narkoba di wilayah tersebut dilaporkan berjalan sangat terbuka, menyerupai transaksi di pasar ikan. Ironisnya, para pecandu disebut-sebut sempat melakukan aksi “gotong royong” memperbaiki jalan menuju lapak transaksi untuk mempermudah akses bagi pembeli, termasuk para sopir kendaraan logistik yang melintas di Jalinsum.

Keresahan warga kian membuncah ketika upaya pelaporan kepada aparat penegak hukum di tingkat bawah tidak membuahkan hasil signifikan. Alih-alih mendapatkan perlindungan, warga justru diminta melakukan pemantauan atau pengintaian secara mandiri. Hal ini dianggap sebagai bentuk abai terhadap keselamatan warga sipil di tengah ancaman jaringan narkoba yang terorganisir.

Kapolsek Kualuh Hulu saat dikonfirmasi media melalui pesan singkat hanya memberikan respons normatif dengan menyatakan bahwa kasus tersebut “Sudah Rilis”. Namun, pernyataan singkat tersebut dinilai belum menjawab tanda tanya besar masyarakat mengenai keberadaan T yang masih bebas beroperasi dan terkesan kebal hukum.

Dugaan skandal “tangkap lepas” ini menjadi preseden buruk bagi institusi Polri di Labuhanbatu Utara. Di saat Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara gencar meneriakkan perang total terhadap narkoba, kejadian di Siamporik ini seolah menjadi “tamparan keras” yang mengoyak kepercayaan publik. Masyarakat kini menaruh harapan terakhir pada tindakan tegas Kapolres Labuhanbatu dan Bid Propam Polda Sumut untuk memeriksa oknum-oknum yang diduga terlibat dalam “permainan” ini demi menyelamatkan generasi muda di Bumi Basimpul Kuat Babontuk Elok.

Naibaho/Tim.

Berita Terkait

Jemaat Gereja GKPI Cikampak Bersyukur MCK di Cat oleh Satgas TMMD 130 Kodim 0209/Labuhanbatu
Apresiasi Respons Cepat Polsek Aek Natas, Kuasa Hukum dan LSM LPPN Desak Penuntasan Kasus Dugaan Pencurian Lahan
Proyek Penggalian Pipa Gas Lintas Sumatera Resahkan Warga: Akses Rumah Rusak, Usaha Pedagang Lumpuh Total
Diduga Lakukan Pencurian Identitas Karyawan Demi Hindari Pajak, APH dan Instansi Terkait Didesak Audit Total Perusahaan dan Lahan Milik Pengusaha AS di Labura
Pencurian Identitas Berujung Teror Pajak: Buruh Brondolan di Labura Dijebak Jadi Direktur Perusahaan
Dugaan Penyimpangan Perjalanan Dinas Rp1,6 Miliar Guncang DPRD Labura: Pengawasan Mandul, Integritas Wakil Rakyat Dipertanyakan
Dugaan Penyimpangan Perjalanan Dinas Rp1,6 Miliar Guncang DPRD Labura: Di Mana Integritas Wakil Rakyat?
Babak Baru TGR Rp 1,5 Miliar DPRD Labura: Anggota Dewan Asyik “Nyicil”, Ketua DPRD Rimba Bertuah Sitorus Malah Bungkam

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Berbagi di Jumat Berkah Kejari Inhil Melangkah Lebih dari Sekedar Penegak Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Korupsi Dana Desa, Kejari Pesawaran Tahan Kepala Desa Durian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Kemensetneg Tinjau KDKMP Wai Sari, Dorong Penguatan Ekonomi Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Politik Algoritmik 2029, Mampukah Literasi Digital Menyelamatkan Suara Kita? 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:10 WIB

ASDP Bakauheni Mengajar Sasar 700 Siswa, Dorong Generasi Muda Berani Bermimpi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pelabuhan Tikus di Inhil Menjamur “,di Mana KSOP,”

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Kapolsek Cikijing Pimpin Gatur Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Sehari Setelah Pembukaan, Satgas TMMD 130 Kodim 1416/Muna Kebut Pengerjaan Talud

Berita Terbaru