Proyek Penggalian Pipa Gas Lintas Sumatera Resahkan Warga: Akses Rumah Rusak, Usaha Pedagang Lumpuh Total

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:37 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHANBATU UTARA —Nasionaldetik.com

Proyek pengerjaan penggalian pipa gas di sepanjang area Jalur Lintas Sumatera memicu keresahan mendalam bagi warga setempat. Aktivitas pemancangan dan penggalian tanah yang dinilai kurang memperhatikan keselamatan lingkungan tersebut tidak hanya merusak fasilitas warga, tetapi juga melumpuhkan roda perekonomian pedagang kecil di kawasan sekitar.

Kondisi memprihatinkan terlihat dari terganggunya akses jalan warga serta hancurnya lahan parkir di pinggir jalan utama. Tanah di sekitar lokasi galian mengalami penurunan dramatis (ambles) dan berlumpur saat hujan, hingga membahayakan keselamatan pengguna jalan serta penghuni rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga terdampak, Erni Sagala, menyampaikan kekecewaannya secara terbuka kepada awak media. Ia menegaskan bahwa aktivitas harian keluarganya menjadi sangat terganggu akibat kerusakan di bagian pekarangan rumah mereka yang tak kunjung diperbaiki oleh pihak pengembang.

​”Kami minta pihak kontraktor segera bertanggung jawab dan memulihkan kembali pekarangan halaman kami seperti semula. Aktivitas sehari-hari kami sangat terganggu akibat galian ini,” tegas Erni.

Dampak paling berat dirasakan oleh para pelaku usaha mikro yang menggantungkan hidup di pinggir Jalur Lintas Sumatera. Salah satunya adalah Mak Rizky, seorang pedagang yang kini terpaksa menghentikan aktivitas jual-belinya secara total.

Area tempat parkir kendaraan pembeli di depan warungnya ambles parah akibat galian pipa gas tersebut. Hilangnya akses parkir membuat pelanggan tak bisa singgah, yang berujung pada kerugian finansial yang sangat fatal bagi kelangsungan hidup keluarganya

​”Pendapatan harian saya bergantung penuh dari dagangan di pinggir jalan ini. Begitu tempat parkir ambles, pembeli tidak ada yang berani berhenti. Usaha saya mati total,” ungkap Mak Rizky dengan nada prihatin.

Hingga berita ini diturunkan, warga dan para pedagang terdampak mendesak pihak kontraktor pelaksana proyek penggalian pipa gas untuk segera turun ke lapangan. Selain menuntut perbaikan infrastruktur fisik yang rusak, warga juga meminta kepastian ganti rugi atas kerugian ekonomi yang ditimbulkan selama proses pengerjaan berlangsung.

Pihak media masih berupaya menghubungi kontraktor pelaksana dan instansi terkait untuk mendapatkan konfirmasi serta tanggapan resmi mengenai langkah penanganan di lokasi proyek tersebut

(Sahrijal Naibaho)

Berita Terkait

Jemaat Gereja GKPI Cikampak Bersyukur MCK di Cat oleh Satgas TMMD 130 Kodim 0209/Labuhanbatu
Apresiasi Respons Cepat Polsek Aek Natas, Kuasa Hukum dan LSM LPPN Desak Penuntasan Kasus Dugaan Pencurian Lahan
Diduga Lakukan Pencurian Identitas Karyawan Demi Hindari Pajak, APH dan Instansi Terkait Didesak Audit Total Perusahaan dan Lahan Milik Pengusaha AS di Labura
Pencurian Identitas Berujung Teror Pajak: Buruh Brondolan di Labura Dijebak Jadi Direktur Perusahaan
Dugaan Penyimpangan Perjalanan Dinas Rp1,6 Miliar Guncang DPRD Labura: Pengawasan Mandul, Integritas Wakil Rakyat Dipertanyakan
Dugaan Penyimpangan Perjalanan Dinas Rp1,6 Miliar Guncang DPRD Labura: Di Mana Integritas Wakil Rakyat?
Babak Baru TGR Rp 1,5 Miliar DPRD Labura: Anggota Dewan Asyik “Nyicil”, Ketua DPRD Rimba Bertuah Sitorus Malah Bungkam
Babak Baru TGR Rp 1,5 Miliar DPRD Labura: Jatuh Tempo Dilewati, Anggota Dewan Berdalih “Masih Mencicil”

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Berbagi di Jumat Berkah Kejari Inhil Melangkah Lebih dari Sekedar Penegak Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Korupsi Dana Desa, Kejari Pesawaran Tahan Kepala Desa Durian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Kemensetneg Tinjau KDKMP Wai Sari, Dorong Penguatan Ekonomi Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Politik Algoritmik 2029, Mampukah Literasi Digital Menyelamatkan Suara Kita? 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:10 WIB

ASDP Bakauheni Mengajar Sasar 700 Siswa, Dorong Generasi Muda Berani Bermimpi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pelabuhan Tikus di Inhil Menjamur “,di Mana KSOP,”

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Kapolsek Cikijing Pimpin Gatur Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Sehari Setelah Pembukaan, Satgas TMMD 130 Kodim 1416/Muna Kebut Pengerjaan Talud

Berita Terbaru