Trauma Pelajar Merangin: Direkam Diam-diam, Diancam, Lalu Fotonya Viral

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:19 WIB

50332 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com,— 29 Mei 2026 Masa depan seorang pelajar di Merangin hancur akibat jerat sextortion. Rekaman video dirinya dipakai pelaku dewasa untuk mengancam. Puncaknya, foto pribadi korban viral di Story WhatsApp.

“Anak kami diancam. Kalau nggak mau melayani lagi, videonya mau disebar,” kata orang tua korban, Senin (25/5/2026). Keluarga melapor ke Polres Merangin sejak 2 November 2025 dan kini hanya menuntut satu hal: keadilan.

Kronologi bermula saat korban yang masih di bawah umur dibujuk pelaku ke rumahnya. Di lokasi, terjadi dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang diam-diam direkam. Rekaman itu menjadi senjata pelaku untuk memaksa korban menuruti kemauannya lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga baru tahu setelah foto korban beredar. “Guru di sekolah sudah tahu. Teman-temannya juga. Anak kami malu, trauma berat,” ujar sang ayah. Korban kini dipindahkan ke luar daerah untuk pemulihan psikologis.

“Kami minta hukuman maksimal 20 tahun. Ini berlapis: ada unsur kekerasan seksual anak, sextortion, dan pornografi anak,” tegas orang tua. Ia menolak damai.

KBO Reskrim Polres Merangin, Iptu Timbul Siahaan, S.H., membenarkan berkas perkara sudah dinyatakan lengkap atau P-21 dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Merangin. Hal itu disampaikan Iptu Timbul saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).

Saat ditanya pasal yang disangkakan, Iptu Timbul mengarahkan konfirmasi ke Kanit PPA. Hingga berita ini diturunkan, Kanit PPA Polres Merangin belum memberikan keterangan rinci. Nasionaldetik.com masih berupaya mengonfirmasi ke pihak Kejari Merangin.

Reporter: Gondo Irawan

Berita Terkait

Warga BTN Gambir RT 20 Gotong Royong Cor Jalan Berlubang, Swadaya 30 Sak Semen
13 Guru PPPK Paruh Waktu di Merangin Tak Terdata di Diknas, BKD Catat 65 Orang Belum Terima SK
Pemerasan Berkedok Razia Gabungan di Sungai Bahar: Oknum LSM Catut Nama BAIS dan PM, Nyaris Diamuk Massa
Staf Inspektorat Merangin: Klarifikasi Proses Audit BPK dan Pengambilan Sampel Coring di Pasar Atas
Ratusan PPPK Paruh Waktu RSUD Kolonel Abundjani Bangko Mogok Kerja, Gaji 5 Bulan Belum Cair karena SK Belum Ditandatangani Bupati
KANDAL BUNGKU: Oknum Korem Garuda Putih Diduga Kuat Jadi “Tameng” Mafia Drilling Ilegal
Puluhan Guru PPPK Paruh Waktu Demo Diknas Merangin, Tuntut SK dan Gaji
BPK Periksa Proyek Dana Kelurahan Merangin, Ambil Sampel Beton di Pasar Atas.

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:09 WIB

Momentum Idul Adha, ASDP Bakauheni Perkuat Sinergi Lewat Penyaluran Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:16 WIB

PNIB : Deforestasi di Papua Adalah Bentuk Intoleransi Kepada Alam, Tolak Neo VOC, Kekayaan SDA untuk kesejahteraan rakyat dan kemakmuran Bangsa Harga Mati! 

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:56 WIB

Diduga Berawal dari Saling Ejek di Kedai Kopi, Dua Warga Pardomuan Akhirnya Berdamai Setelah Dimediasi Tiga Pilar Desa

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:42 WIB

Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Amankan Pemilik Pil Ekstasi Saat Razia THM di Rantau Selatan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:38 WIB

Pelarian ke Hutan Kandas, Paman Cabul di Kendal Berhasil Diringkus Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:36 WIB

Ahli Fungsi Lahan Terjadi di Merasi Tugumulyo

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:46 WIB

Gubernur Jambi Serahkan Bantuan Hewan Qurban kepada PWNU Jambi

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:45 WIB

PNIB : Momentum Idul Adha Refleksikan Pengorbanan untuk Toleransi, Kepedulian dan Persatuan Seluruh Umat Beragama

Berita Terbaru