Pemerasan Berkedok Razia Gabungan di Sungai Bahar: Oknum LSM Catut Nama BAIS dan PM, Nyaris Diamuk Massa

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:11 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,– 23 Mei 2026 Aksi premanisme berkedok razia gabungan kembali terjadi dan meresahkan warga. Tiga orang oknum yang mengaku sebagai anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) dan Polisi Militer (PM) diduga melakukan pungutan liar (pungli) dan pengancaman terhadap sejumlah sopir truk minyak di kawasan Sungai Bahar.

Naas bagi pelaku, aksi koboi mereka berujung pada keributan dan pengeroyokan oleh warga setelah kedok mereka terbongkar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan aksi pemerasan (pungli) sebesar Rp3 juta hingga Rp4 juta per truk, pengancaman menggunakan senjata api, dan pemalsuan identitas aparat (BAIS/PM) yang berujung pada keributan serta pengeroyokan terhadap para pelaku.

Tiga orang oknum yang mengaku-ngaku sebagai anggota LSM dan anggota BAIS/PM selaku pelaku pemerasan, serta para sopir truk minyak kawasan Sungai Bahar bersama warga setempat selaku korban/pihak yang melawan.
Kawasan Sungai Bahar (Jambi).

Pelaku memanfaatkan situasi dengan menakut-nakuti para sopir menggunakan dalih “razia gabungan” dan “uang damai”. Keributan pecah karena para sopir tidak terima diintimidasi, terlebih saat pelaku mulai menodongkan senjata api untuk memaksa meminta uang.

Pelaku menghentikan truk minyak dan meminta uang damai agar truk bisa lewat. Ketika sopir menolak dan merasa curiga, salah satu pelaku mengeluarkan senjata api untuk mengancam. Situasi memanas, warga dan sopir menuntut bukti kartu identitas resmi (KTA) para pelaku. Karena pelaku tidak dapat menunjukkannya dan terbukti gadungan, massa yang emosi langsung mengeroyok ketiga oknum tersebut.

Tindakan mencatut nama institusi negara seperti BAIS dan PM untuk melakukan pemerasan adalah tindak pidana berat yang merusak citra aparat penegak hukum. Penggunaan senjata api oleh warga sipil/oknum LSM untuk menakut-nakuti masyarakat juga tidak bisa ditoleransi. Di sisi lain, aktivitas armada minyak di kawasan tersebut juga perlu diperiksa legalitasnya demi hukum yang berkeadilan.

Kami mendesak agar aparat kepolisian dan penegak hukum setempat segera mengamankan ketiga pelaku guna menghindari aksi main hakim sendiri yang lebih meluas, serta mengusut tuntas kepemilikan senjata api ilegal yang digunakan untuk mengancam warga.

Tim Investigasi Redaksi

Berita Terkait

Staf Inspektorat Merangin: Klarifikasi Proses Audit BPK dan Pengambilan Sampel Coring di Pasar Atas
Ratusan PPPK Paruh Waktu RSUD Kolonel Abundjani Bangko Mogok Kerja, Gaji 5 Bulan Belum Cair karena SK Belum Ditandatangani Bupati
KANDAL BUNGKU: Oknum Korem Garuda Putih Diduga Kuat Jadi “Tameng” Mafia Drilling Ilegal
Puluhan Guru PPPK Paruh Waktu Demo Diknas Merangin, Tuntut SK dan Gaji
BPK Periksa Proyek Dana Kelurahan Merangin, Ambil Sampel Beton di Pasar Atas.
Darurat Narkoba di Bungo, GPN Desak Kapolres Sikat Bandar yang Kebal Hukum!
Isu “Pengatur” Proyek APBD Merangin Viral di Medsos, Kadis PUPR & Diknas: Tidak Ada Intervensi
SKANDAL BBM ILEGAL: Oknum TNI Korem 042/Gapu Diduga Menjadi “Tameng” Bisnis Gelap di Rupit & Pantai

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:22 WIB

ANGGARAR PERJALANAN DINAS GEROMBOLAN PEJABAT BANGSAT Rp 66.272.879.931

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:46 WIB

HIASS ; Soroti Status Rawa Enang dan Pasar Rawut, Desak Pemprov Banten Tegaskan Kepastian Aset Daerah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:40 WIB

PLN UID Banten Gaungkan Budaya K3 Lewat “Jawara Safety Quote”, Kolaborasi Bersama IWO Indonesia Perkuat Kesadaran Keselamatan Kerja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:30 WIB

Hukum Jadi Alat Tekan: Polsek Kota Jombang Diduga Kriminalisasi Kasus Perdata Utang-Piutang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:11 WIB

PLN UID Sumut Imbau Masyarakat Tetap Tenang Saat Gangguan Listrik Terjadi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:49 WIB

MALASNYA BERIBU ALASAN : Mangkir Rapat dengan Dalih Sakit, Kinerja Kadiskes Batam Dihujani Kritik ‘Raport Merah’ oleh Komisi II DPRD

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:13 WIB

SENGKETA TANAH ADAT: Ahli Waris Almarhum Mulyo Utomo Gugat Transparansi Kades ( BAJINGAN) Kalibaru Manis, Pemerintah Banyuwangi Didesak Turun Tangan!

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:06 WIB

Mengendus Bau Amis Anggaran Rp3,3 Miliar di Kecamatan Batu Ampar, Lahan Subur ‘Bancakan’ Uang Rakyat?

Berita Terbaru