Puluhan Guru PPPK Paruh Waktu Demo Diknas Merangin, Tuntut SK dan Gaji

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:55 WIB

50379 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— Merangin Puluhan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, Jambi, Selasa (5/5/2026). Mereka menuntut kejelasan penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan pencairan gaji.

Koordinator lapangan aksi, Nata Wijaya, menyebut massa yang hadir sekitar 65 orang. “Yang demo ini guru PPPK Paruh Waktu yang sudah masuk database sejak tahun 2022, tapi SK-nya belum terbit sampai sekarang,” kata Nata saat ditemui di lokasi aksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Pembinaan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Merangin, Rabdi, saat ditemui di kantornya, Rabu (6/5/2026) pukul 09.00 WIB, membenarkan demo tersebut dilakukan guru PPPK Paruh Waktu.

“Penyebab mereka demo karena SK belum terbit. Ada 65 orang PPPK Paruh Waktu yang SK-nya belum terbit,” ujar Rabdi.

Menurut Rabdi, selain menuntut SK, para guru juga mempertanyakan gaji. “Untuk gaji, di Dinas Pendidikan sebenarnya sudah final. Dana APBD untuk 305 orang guru PPPK sudah ada. 305 orang itulah yang sudah kami ajukan SDP SDM-nya ke BKD,” jelasnya.

Rabdi menyebut, berdasarkan rekomendasi BKD, terdapat dokumen yang perlu perbaikan. “Dokumen sedang dikerjakan rekan-rekan. Andaikan selesai hari ini, SDP bisa diterbitkan dan pencairan gaji tidak ada masalah. Para guru itu sebenarnya sudah tahu prosesnya,” kata dia.

Ia menambahkan, salah satu penyebab keterlambatan adalah sulitnya melengkapi dokumen dari guru yang bertugas di daerah terpencil. “Sistemnya kolektif, tidak individu. Jadi kalau ada satu yang belum lengkap, bisa tertahan semua,” tegas Rabdi.

Terkait SK, Rabdi menegaskan domainnya ada di BKD. “Makanya kemarin perwakilan BKD dihadirkan oleh Pak Hendik. Hasil kesepakatan ada dua poin. Pertama, BKD akan menyampaikan tuntutan guru ke pimpinan untuk ditindaklanjuti ke Jakarta. Kedua, Dinas Pendidikan bersedia mendampingi BKD ke Jakarta atau Palembang terkait belum terbitnya NIP atau SK PPPK Paruh Waktu,” papar Rabdi.

Saat ditanya letak permasalahan belum terbitnya SK, Rabdi mengaku tidak mengetahui pasti. “Soal SK domainnya di BKD. Saya tidak tahu sekarang tersangkut di mana,” ujarnya.

Terpisah, Analis Kepegawaian BKD Merangin, Hendik, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (6/5/2026) pukul 13.00 WIB, menyebut ada 65 guru PPPK yang SK-nya belum terbit.

“Yang belum dapat SK khusus guru ada 65 orang lagi,” jelas Hendik.

Saat ditanya penyebab 65 SK belum terbit padahal guru PPPK Paruh Waktu sudah dilantik akhir Desember 2025, Hendik menjawab singkat, “Ada data penempatan yang belum sinkron di sistem.”

Reporter: Gondo Irawan

Berita Terkait

“Kami Merasa Dizalimi”: Pondok Kami Dirusak dan 16 Ribu Batang Kopi Ditebang Usai Sweeping Adat di Merangin
Pelantikan 241 Kepsek Merangin: Setor Rp6 Juta-Rp20 Juta, Tak Bayar Dinonjobkan, Bayar Malah Dipindah Jauh
Trauma Pelajar Merangin: Direkam Diam-diam, Diancam, Lalu Fotonya Viral
Warga BTN Gambir RT 20 Gotong Royong Cor Jalan Berlubang, Swadaya 30 Sak Semen
13 Guru PPPK Paruh Waktu di Merangin Tak Terdata di Diknas, BKD Catat 65 Orang Belum Terima SK
Pemerasan Berkedok Razia Gabungan di Sungai Bahar: Oknum LSM Catut Nama BAIS dan PM, Nyaris Diamuk Massa
Staf Inspektorat Merangin: Klarifikasi Proses Audit BPK dan Pengambilan Sampel Coring di Pasar Atas
Ratusan PPPK Paruh Waktu RSUD Kolonel Abundjani Bangko Mogok Kerja, Gaji 5 Bulan Belum Cair karena SK Belum Ditandatangani Bupati

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 08:19 WIB

BEM PTNU Se Nusantara Desak Audit Independen BGN dan Evaluasi Total Program MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:39 WIB

Diduga Ada Dalang Utama, Eks Waka BGN Ajukan Justice Collaborator ke Kejagung

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:29 WIB

Dir BEM PTNU soroti MBG: Antara Harapan Besar dan Krisis Tata Kelola

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:52 WIB

Gerak Cepat Polsek Kemayoran, Korban Kebakaran Kini Lebih Mudah Urus Dokumen Penting

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:14 WIB

Sadis! Catut Nama Pertamina dan Dubai, Wahyudi Sukses Rampok Rp2,93 Miliar dari Pengusaha Asal Tangerang

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:46 WIB

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Bobi Irawan, Tokoh Merah Putih, Serukan Semangat Pemuda Wujudkan Indonesia Emas 2045

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:20 WIB

*Rapat Pengurus Pusat MIO Indonesia Sepakati Agenda Bela Negara Nasional Agustus 2026*

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:15 WIB

. *Ketum AYS Prayogie Instruksikan Seluruh Divisi MIO Indonesia Percepat Realisasi Program Kerja*

Berita Terbaru