Nasionaldetik.com,– 09 Mei 2026 Sebuah temuan mengejutkan mengungkap praktik lancung penjualan minuman keras (miras) berkadar alkohol tinggi di jantung Kota Banyuwangi. Sebuah gerai yang tampak seperti toko biasa di Jalan KH. Wachid Hasyim, Kelurahan Tukangkayu, diduga kuat menjadi sarang peredaran miras yang menyasar konsumen anak di bawah umur dan pelajar.
Dugaan praktik penjualan minuman beralkohol (minol) golongan tinggi secara bebas. Mirisnya, aktivitas perdagangan ini terindikasi tidak menyaring konsumen, sehingga anak-anak usia sekolah dapat dengan mudah mengakses barang yang merusak generasi bangsa tersebut.
Pelaku Usaha: Pemilik gerai di lokasi tersebut yang diduga mengabaikan regulasi penjualan miras.
Konsumen:Didominasi oleh anak muda dan pelajar.
Pihak Berwenang: Kapolresta Banyuwangi dan jajaran Satpol PP yang kini didesak untuk segera mengambil tindakan tegas.
Aksi penjualan ini terpantau di Jl. KH. Wachid Hasyim, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Lokasi ini tergolong strategis dan berada di area pemukiman serta aktivitas publik, yang seharusnya diawasi ketat.
Aktivitas mencurigakan ini terekam dengan jelas pada Minggu, 3 Mei 2026, sekitar pukul 22:02 WIB. Waktu larut malam diduga dimanfaatkan untuk meminimalisir pengawasan dari masyarakat umum.
Selain melanggar aturan terkait perizinan penjualan minuman beralkohol, distribusi miras kepada pelajar adalah ancaman nyata bagi masa depan daerah. Keberadaan toko ini yang beroperasi secara terang-terangan menunjukkan adanya potensi kelemahan dalam pengawasan wilayah dan penegakan Perda di Banyuwangi.
Masyarakat mendesak Kapolresta Banyuwangi untuk segera melakukan penggerebekan dan menutup operasional toko tersebut jika terbukti melanggar aturan. Perlu ada pemeriksaan mendalam terkait izin edar dan sanksi pidana bagi pihak yang sengaja menjual miras kepada anak di bawah umur.
Negara tidak boleh kalah dengan mafia miras. Jika pelajar kita hari ini dicekoki alkohol tinggi secara bebas, apa yang bisa kita harapkan dari masa depan Banyuwangi? Kami menunggu tindakan nyata dari Bapak Kapolresta!”
Tim Redaksi







































