Banyuwangi Lumpuh! Antrean Watudodol Tembus 30 KM, Dishub Dinilai Lamban Antisipasi Krisis Penyebrangan

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:57 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,– 31 Maret 2026 Jalur logistik utama yang menghubungkan Jawa dan Bali melalui kawasan Watudodol hingga Ketapang mengalami kelumpuhan total sejak Selasa dini hari (31/03). Kemacetan horor yang mengular hingga 30 kilometer ini memicu gelombang protes dari para pengemudi yang terjebak tanpa kepastian selama belasan jam.

Ratusan pengemudi bus (salah satunya Mas Polo dari bus Jatimtrans), truk logistik, dan personel Kepolisian Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemacetan ekstrem sepanjang 30 KM yang mengakibatkan arus lalu lintas tidak stabil dan cenderung mandek total.

Kawasan Watudodol hingga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Bermula sejak pukul 01.00 WIB dini hari dan masih berlangsung hingga saat ini.

Diduga akibat ketidakseimbangan antara volume kendaraan dengan jumlah kapal penyebrangan yang beroperasi, diperparah dengan manajemen pengaturan lalu lintas yang dinilai belum efektif.

Para sopir tertahan di jalur utama, membuang waktu operasional dan biaya logistik, sementara koordinasi di lapangan dianggap tidak memberikan solusi instan.

Suara dari Aspal: Kekecewaan Sopir
Mas Polo, pengemudi bus Jatimtrans, menyatakan kekecewaan mendalam atas lambannya penanganan krisis ini. Menurutnya, keberadaan petugas kepolisian di lapangan belum mampu menstabilkan arus karena pangkal persoalan berada pada kapasitas penyebrangan.

“Kami kecewa berat. Kemacetan terus memanjang dan tidak ada pergerakan berarti. Seharusnya pemerintah segera menambah armada kapal. Kalau begini terus, kami yang di lapangan yang habis (rugi waktu dan biaya),” cetus Mas Polo.

Kritik Terhadap Dinas Perhubungan
Situasi ini memicu kritik tajam terhadap Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi yang dinilai kurang tanggap dalam melakukan mitigasi bencana kemacetan. Desakan untuk segera menambah armada kapal penyebrangan menjadi harga mati agar kondisi kembali normal.
Kelumpuhan ini bukan sekadar masalah lalu lintas, melainkan cerminan lemahnya koordinasi antara otoritas pelabuhan dan pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur vital nasional tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan konkret dari Dishub Banyuwangi terkait penambahan frekuensi pelayaran atau skema darurat lainnya. Publik menunggu langkah nyata, bukan sekadar imbauan, demi memulihkan urat nadi ekonomi di jalur Watudodol-Ketapang

Tim Redaksi

Berita Terkait

Optimalkan Layanan, Dishub Pastikan Arus Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Tetap Mengalir
Diduga Jadi Korban Fitnah dan Intimidasi, Indra Minta Polisi Bertindak Tegas
PNIB : MBG Program Bantuan Sosial, Jangan Lagi Memangkas Anggaran Pendidikan dan Kesehatan
Mengaku Aktivis Filsafat, Pernyataan Raden Teguh Dinilai Menyinggung Profesi Jurnalis dan Mendegradasi Kerja Media
FANTASTIS…!!! Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun Minim, CBA Soroti Anggaran Sewa Alphard Setda Rp2,7 Miliar
CBA Bongkar Dugaan Keterlibatan Bupati Banyuwangi di Tambang Tumpang Pitu dan Skandal Pengadaan Laptop
RSUD Blambangan Mengukir Sejarah: “Janji Cinta” Ubah Kelor Jadi Emas Hijau Banyuwangi
Pukulan Keras Untuk Jurnalis Dihalang-halangi dan Diintimidasi, Demokrasi Dibungkam: Oknum Sekuriti Pertamina Banyuwangi Jadi Sorotan!

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:06 WIB

Bupati Karo Jadi Teladan dalam Gerakan Car Free Day, Dorong ASN dan Masyarakat Hemat Bahan Bakar

Jumat, 17 April 2026 - 23:40 WIB

Akselerasi Pembangunan Daerah: Pemkab Karo Paparkan Sejumlah Usulan Infrastruktur Strategi Kepada Pemerintah Pusat 

Jumat, 17 April 2026 - 15:49 WIB

Hasil Kesepakatan Bersama, Pengutipan Retribusi Air Panas Sudah Diberlakukan Kembali Sampai 31 Mei 2026

Kamis, 16 April 2026 - 18:29 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Empat Aktif Sambangi Siswa, Ciptakan Suasana Kondusif di SMK Negeri 1 Merdeka

Kamis, 16 April 2026 - 18:16 WIB

Sie Propam Polres Karo Gelar Ops Gaktibplin di Polsek Juhar, Tegakkan Disiplin Personel

Rabu, 15 April 2026 - 18:59 WIB

Pertegas Integritas dan Peran Konstruktif, Kejari Karo Ikuti Munas PERSAJA 2026 Secara Virtual

Rabu, 15 April 2026 - 16:45 WIB

Tiga Kapolsek Baru Resmi Dilantik di Polres Karo

Rabu, 15 April 2026 - 16:16 WIB

Polsek Juhar Edukasi Pelajar, Wujudkan Generasi Tertib dan Bebas Narkoba

Berita Terbaru