FANTASTIS…!!! Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun Minim, CBA Soroti Anggaran Sewa Alphard Setda Rp2,7 Miliar

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 06:15 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Nasionaldetik.com,— Angka kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi terus mengalami penurunan. Saat ini mencapai 6,13% pada Maret 2025, turun dari 6,54% pada Maret 2024, dengan total penduduk miskin sekitar 100,13 ribu jiwa.

‎Turun angka Kemiskinan di kabupaten Banyuwangi menurut Kordinator CBA (Center For Budget Analisis), Jajang Nurjaman turun masih minim, dan hal ini memperlihatkan bahwa pemerintah Kabupaten Banyuwangi belum serius memberikan porsi anggaran kepada orang orang miskin.

‎Dari tahun 2024 – 2026 saja, ada anggaran di Bagian Umum Setda (Sekretariat Daerah) Kabupaten Banyuwangi Kab. Banyuwangi dialokasi sebesar Rp.2.7 miliar untuk sewa Kendaraan Bermotor Penumpang, jelas Jajang Nurjaman.

‎Hal ini memperlihatkan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani hanya menghambur hambur uang pajak rakyat saja. Dimana pada tahun 2026, alokasi untuk sewa kendaraan sebesar Rp.500 juta, pada tahun 2025 sebesar Rp.1.4 miliar, dan pada tahun 2024 dialokasikan sebesar Rp. 807 juta, tutur Kordinator Jajang Nurjaman.

‎Apalagi kendaraan disewa oleh Setda itu, berjenis type ALPHARD. Asyik dong jadi pejabat kabupaten Banyuwangi bisa menari – nari diatas orang miskin yang berjumlah 100,13 ribu jiwa dengan naik mobil sewaan, lanjut Jajang Nurjaman.

‎Dan CBA meminta kepada Kejari Kabupaten Banyuwangi  untuk menyelidiki proyek sewa menyewa kendaraan Setda Kabupaten Banyuwangi ini, tutup Jajang Nurjaman.

‎Sebelumnya, Direktur Eksekutif CBA (Center For Budget Analisis), Uchok Sky Khadafi mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur untuk segera melakukan penyelidikan atas dugaan kejanggalan pengadaan laptop di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Banyuwangi pada tahun anggaran 2024–2025. Dan nilai pengadaan laptop tersebut disebut mencapai Rp1,8 miliar

Tim Redaksi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

SKANDAL MIRAS BANYUWANGI: Toko Berkedok Minimarket Jual Alkohol Kadar Tinggi ke Pelajar, Di Mana Aparat?
Optimalkan Layanan, Dishub Pastikan Arus Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Tetap Mengalir
Banyuwangi Lumpuh! Antrean Watudodol Tembus 30 KM, Dishub Dinilai Lamban Antisipasi Krisis Penyebrangan
Diduga Jadi Korban Fitnah dan Intimidasi, Indra Minta Polisi Bertindak Tegas
PNIB : MBG Program Bantuan Sosial, Jangan Lagi Memangkas Anggaran Pendidikan dan Kesehatan
Mengaku Aktivis Filsafat, Pernyataan Raden Teguh Dinilai Menyinggung Profesi Jurnalis dan Mendegradasi Kerja Media
CBA Bongkar Dugaan Keterlibatan Bupati Banyuwangi di Tambang Tumpang Pitu dan Skandal Pengadaan Laptop
RSUD Blambangan Mengukir Sejarah: “Janji Cinta” Ubah Kelor Jadi Emas Hijau Banyuwangi

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:21 WIB

OBJEK PBB P2 DIDUGA KUAT MASUK KAWASAN HUTAN, BAPENDA LAMBAR : “KAMI TIDAK TAHU!”

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:14 WIB

JIKA INDONESIA INGIN MAJU, BELAJARLAH DARI NEGARA YANG SUDAH MAJU, PESAN KIAI IMAM JAZULI MELEPAS 300 SANTRI KE CHINA

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:10 WIB

Pemuda dan Mahasiswa Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Program MBG Melalui Diskusi Publik di Banten

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:06 WIB

Kemenduk Bangga/BKKBN Banten Peringati Satu Tahun Program TAMASYA

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:51 WIB

Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:46 WIB

Kodim 0206/Dairi Rampungkan Rehabilitasi Jembatan Gantung di Pakpak Bharat

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Bantu Pascapanen Jagung Milik Petani di Pakpak Bharat

Berita Terbaru