CBA Bongkar Dugaan Keterlibatan Bupati Banyuwangi di Tambang Tumpang Pitu dan Skandal Pengadaan Laptop

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:49 WIB

50149 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 31 Desember 2025 Kasus pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Lia Winarso menuai sorotan tajam. Hanya karena menulis kalimat singkat bernada tanya, “Tumpang Pitu gimana Bu Ipuk?”, Lia Winarso langsung dipanggil dan diperiksa oleh Dinas Pendidikan Banyuwangi pada 9 Desember 2025 lalu.

Pemanggilan tersebut disebut-sebut dilakukan atas instruksi langsung dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi. Peristiwa ini pun memantik reaksi keras dari berbagai pihak, salah satunya Center for Budget Analisis (CBA).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, menilai kasus Lia Winarso sebagai bentuk kejengkelan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terhadap kritik, sekecil dan sehalus apa pun, yang menyentuh isu sensitif Tambang Emas Tumpang Pitu.

“Kasus Lia Winarso ini menunjukkan adanya kegelisahan atau kejengkelan dari Pemkab Banyuwangi. Mungkin bagi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjaga hubungan baik dengan PT Bumi Suksesindo (BSI) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dianggap lebih penting,” ujar Uchok Sky dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).

Menurut Uchok, tidak mengherankan jika isu Tambang Emas Tumpang Pitu seolah menjadi topik yang “haram” untuk disentuh oleh siapa pun, baik masyarakat Banyuwangi maupun pihak lainnya.

“Jadi wajar saja kalau Tambang Emas Tumpang Pitu tidak boleh disinggung, baik oleh warga Banyuwangi maupun, istilahnya, makhluk gaib seperti iblis,” sindir Uchok.

Uchok Sky kemudian membeberkan fakta kepemilikan saham Pemerintah Kabupaten Banyuwangi di PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Ia menyebutkan bahwa Pemkab Banyuwangi memiliki sebanyak 973.250.000 lembar saham atau sekitar 3,977 persen.

Meski demikian, Uchok menegaskan bahwa saham tersebut bukan diperoleh melalui pembelian tunai. Saham itu didapat tanpa pembayaran langsung, melainkan melalui mekanisme pemotongan dividen setiap tahunnya.

“Walaupun bukan saham yang dibeli dengan uang tunai, tetap saja Pemkab Banyuwangi memiliki kepentingan langsung. Jadi wajar dong kalau Ipuk Fiestiandani bukan mendengarkan kritik halus dari Lia Winarso, tetapi justru lebih membela Tambang Emas Tumpang Pitu yang dikelola PT Bumi Suksesindo,” ujar Uchok dengan nada sindiran.

Tak hanya itu, Uchok Sky Khadafi juga mengingatkan bahwa sebelumnya CBA telah mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur untuk segera melakukan penyelidikan atas dugaan kejanggalan pengadaan laptop di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Banyuwangi pada tahun anggaran 2024–2025.

Nilai pengadaan laptop tersebut disebut mencapai Rp1,8 miliar. CBA bahkan secara terbuka meminta Kejati Jawa Timur segera memanggil dan memeriksa Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.

Kasus Lia Winarso kini dinilai menjadi simbol menyempitnya ruang kritik di Banyuwangi, terutama ketika kritik tersebut bersinggungan dengan kepentingan ekonomi dan kekuasaan daerah.

Tim Redaksi

Berita Terkait

SKANDAL MIRAS BANYUWANGI: Toko Berkedok Minimarket Jual Alkohol Kadar Tinggi ke Pelajar, Di Mana Aparat?
Optimalkan Layanan, Dishub Pastikan Arus Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Tetap Mengalir
Banyuwangi Lumpuh! Antrean Watudodol Tembus 30 KM, Dishub Dinilai Lamban Antisipasi Krisis Penyebrangan
Diduga Jadi Korban Fitnah dan Intimidasi, Indra Minta Polisi Bertindak Tegas
PNIB : MBG Program Bantuan Sosial, Jangan Lagi Memangkas Anggaran Pendidikan dan Kesehatan
Mengaku Aktivis Filsafat, Pernyataan Raden Teguh Dinilai Menyinggung Profesi Jurnalis dan Mendegradasi Kerja Media
FANTASTIS…!!! Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun Minim, CBA Soroti Anggaran Sewa Alphard Setda Rp2,7 Miliar
RSUD Blambangan Mengukir Sejarah: “Janji Cinta” Ubah Kelor Jadi Emas Hijau Banyuwangi

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:21 WIB

OBJEK PBB P2 DIDUGA KUAT MASUK KAWASAN HUTAN, BAPENDA LAMBAR : “KAMI TIDAK TAHU!”

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:14 WIB

JIKA INDONESIA INGIN MAJU, BELAJARLAH DARI NEGARA YANG SUDAH MAJU, PESAN KIAI IMAM JAZULI MELEPAS 300 SANTRI KE CHINA

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:10 WIB

Pemuda dan Mahasiswa Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Program MBG Melalui Diskusi Publik di Banten

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:06 WIB

Kemenduk Bangga/BKKBN Banten Peringati Satu Tahun Program TAMASYA

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:51 WIB

Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:46 WIB

Kodim 0206/Dairi Rampungkan Rehabilitasi Jembatan Gantung di Pakpak Bharat

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Bantu Pascapanen Jagung Milik Petani di Pakpak Bharat

Berita Terbaru