Administrasi Dana Desa di Labura Diragukan, Diduga Cacat Hukum

NUR KENNAN BR TARIGAN

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 14:36 WIB

50597 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labura, Sumut  Nasionaldetik.com

Proses penyaluran dana desa di Labuhanbatu Utara (Labura) menuai sorotan tajam. Pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) di salah satu desa disinyalir cacat hukum karena diduga tidak diawali dengan Musyawarah Dusun (Musdus). Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan kurangnya partisipasi warga, yang bertentangan dengan semangat Undang-Undang Kementerian Desa.( labura 14 september 2025 )

Kejadian ini tepatnya di salah satu Desa Dikualuh Selatan Kabupaten Labuhan Batu Utara yaitu Desa Damuli Kebun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dugaan pelanggaran ini mencuat setelah salah seorang Sekretaris Desa (Sekdes) Damuli Kebun, berinisial S, memberikan pengakuan mengejutkan. Saat dikonfirmasi di kantor desa pada 12 September 2025, Sekdes S menyatakan, “Kami tidak pernah melakukan Musdus, langsung saja Musdes.”cetusnya.

​Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya dugaan penyimpangan prosedur yang fundamental. Menurut regulasi, Musdus merupakan tahapan wajib sebelum Musdes dilaksanakan, khususnya untuk penyusunan rencana pembangunan seperti RPJMDesa dan RKP Desa. Musdus berperan vital dalam menjaring aspirasi masyarakat di tingkat dusun, memastikan proses perencanaan yang partisipatif, demokratis, dan akuntabel.

​Pentingnya Musdus diatur secara jelas dalam peraturan, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014, yang menegaskan bahwa Musdus adalah bagian tak terpisahkan dari Musdes yang bertujuan membahas persoalan di tingkat dusun.

​Menanggapi dugaan ini, seorang pemuda kritis sekaligus mahasiswa, Gunawan, memberikan pandangannya. “Pelanggaran terhadap ketentuan yang sudah diatur dalam undang-undang itu tidak bisa diganggu gugat. Musdus itu wajib dilakukan di setiap desa. Setiap kegiatan desa yang tidak melalui tahapan Musdus terlebih dahulu tidak akan dianggap sah karena tidak memiliki dasar partisipasi masyarakat yang kuat,” tegasnya.

​Pernyataan Gunawan ini menggarisbawahi urgensi kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku. Dokumen perencanaan desa yang tidak melewati Musdus dianggap tidak sah karena tidak mencerminkan aspirasi yang telah dihimpun dari tingkat akar rumput, sehingga berpotensi menimbulkan keraguan pada legalitas dan keabsahan seluruh proses administrasi dana desa.

(Tim)

Berita Terkait

Jeritan Hati Warga Lumban Hariara: Diabaikan Kepala Desa, Menaruh Asa pada Ketegasan Bupati Labura
Tuding Camat ‘Sutradara’ Pelantikan Kadus, Kades Sialang Taji Diduga Tabrak UU Desa dan Manipulasi Seleksi.
Dugaan Penyelewengan Dana BOS di SMPN 2 Kualuh Hulu: Anggaran Mengucur, Sarpras Hancur.
Misteri Aliran Dana BOS di SDN 114344 Suka Rame Terbongkar.
Diduga Lamban, Humas Kejari Labuhanbatu Tak Kunjung Jawab Surat Laporan Dugaan Korupsi Selama 3 Bulan
Ironi di Balik Kaca Mata Birokrasi: Menagih Hak, Melupakan Kewajiban
Ironi Sekolah Unggulan: Tumpukan Sampah Busuk Kepung Gerbang MAN 2 Labura, DLH Membisu
Dugaan Penyelewengan Dana BOS di 44 SD Negeri Kualuh Selatan Mencuat, Sejumlah Wartawan Layangkan Surat Klarifikasi ke Disdik Labura

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:09 WIB

Wakapolres Pesawaran Sidak Dua Pos Pam di Tegineneng, Pastikan Pelayanan Mudik Optimal

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:39 WIB

Arvindo Noviar : Kasus Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Operasi False Flag

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:17 WIB

Ditanya Soal OTT Cilacap, Gubernur Ahmad Luthfi: Sudah Saya Ingatkan Berulang Kali

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:16 WIB

Marak OTT Kepala Daerah, PNIB : Hasil Korupsi Adalah Uang Rakyat Bukan Kerugian Negara, Korupsi Memicu Suburnya Intoleransi Anarkisme Khilafah Terorisme

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:15 WIB

Pantau Arus Mudik dari Udara, Wakapolri Pastikan 2.746 Pos Operasi Ketupat 2026 Siap Layani Pemudik

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:04 WIB

Cek Pos Pam dan Pos Yan di Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:31 WIB

Pastikan Mudik Aman, Kapolres Kendal Pantau Pos Pengamanan Ops Ketupat Candi 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:25 WIB

Polres Kendal Beri Pertolongan Cepat Pemudik Alami Pecah Ban di Tol Batang-Semarang

Berita Terbaru