Ironi Sekolah Unggulan: Tumpukan Sampah Busuk Kepung Gerbang MAN 2 Labura, DLH Membisu

NUR KENNAN BR TARIGAN

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 21:10 WIB

50204 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABURA, Nasionaldetik.com

Citra Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) sebagai daerah yang peduli terhadap pendidikan kini tercoreng oleh pemandangan kumuh di salah satu institusi pendidikan terbaiknya.

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Labura, yang menyandang status sekolah unggulan, justru berubah menjadi titik penumpukan sampah yang memprihatinkan, Sabtu (20/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Pantauan di lokasi menunjukkan pemandangan kontras dengan label “Unggulan” yang disematkan pada sekolah tersebut. Tumpukan sampah rumah tangga dan limbah sekolah menggunung tepat di depan pintu gerbang utama. Selain merusak estetika, aroma busuk yang menyengat serta kerumunan lalat mulai meresahkan warga sekolah dan masyarakat yang melintas.

​Kondisi ini bukan sekadar masalah kebersihan, melainkan ancaman nyata bagi kesehatan. Keberadaan sampah yang mulai membusuk di pintu masuk berpotensi menjadi sarang bakteri dan virus. Jika terus dibiarkan, para siswa dan tenaga pengajar berada dalam bayang-bayang risiko penyakit infeksi saluran pernapasan hingga penyakit kulit.
​”Sangat mengganggu kenyamanan belajar. Baunya sampai ke dalam, apalagi kalau angin berhembus ke arah kelas. Kami khawatir ini jadi sumber penyakit buat anak-anak,” ujar salah satu warga sekitar yang melintas.

​Seorang guru MAN 2 Labura yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan kekecewaannya terhadap lambannya respon pihak terkait. Menurutnya, pihak sekolah tidak tinggal diam dan telah melakukan prosedur pelaporan.
​”Soal sampah itu, kami sebenarnya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sejak tanggal 5 kemarin agar segera diangkut. Namun entah apa kendalanya, sampai detik ini tumpukan itu masih di sana,” ungkapnya dengan nada kecewa.

​Lanjutnya, pihak sekolah merasa kebingungan mengapa armada pengangkut sampah seolah “menutup mata” terhadap kondisi di sekolah unggulan tersebut, padahal koordinasi sudah dilakukan jauh-jauh hari.

​Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Bidang (Kabid) DLH Labuhanbatu Utara, Jamil Hasibuan, yang membidangi masalah persampahan. Namun, sangat disayangkan, Jamil Hasibuan lebih memilih bungkam dan tidak memberikan klarifikasi sedikitpun terkait keterlambatan pengangkutan sampah yang sudah berlangsung selama dua pekan tersebut.

​Sikap diam dari pejabat publik ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat mengenai komitmen DLH Labura dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area fasilitas pendidikan.

​Masyarakat dan pihak sekolah kini mendesak agar Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara segera turun tangan sebelum kondisi lingkungan di MAN 2 Labura semakin memburuk dan memakan korban kesehatan.

(RijalNaibaho)

Berita Terkait

Jeritan Hati Warga Lumban Hariara: Diabaikan Kepala Desa, Menaruh Asa pada Ketegasan Bupati Labura
Tuding Camat ‘Sutradara’ Pelantikan Kadus, Kades Sialang Taji Diduga Tabrak UU Desa dan Manipulasi Seleksi.
Dugaan Penyelewengan Dana BOS di SMPN 2 Kualuh Hulu: Anggaran Mengucur, Sarpras Hancur.
Misteri Aliran Dana BOS di SDN 114344 Suka Rame Terbongkar.
Diduga Lamban, Humas Kejari Labuhanbatu Tak Kunjung Jawab Surat Laporan Dugaan Korupsi Selama 3 Bulan
Ironi di Balik Kaca Mata Birokrasi: Menagih Hak, Melupakan Kewajiban
Dugaan Penyelewengan Dana BOS di 44 SD Negeri Kualuh Selatan Mencuat, Sejumlah Wartawan Layangkan Surat Klarifikasi ke Disdik Labura
Menelusuri Anomali Dana Desa di Labura: Jurnalis Temukan Selisih SiLPA, Dinas PMD Diminta Buka Data

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:21 WIB

OBJEK PBB P2 DIDUGA KUAT MASUK KAWASAN HUTAN, BAPENDA LAMBAR : “KAMI TIDAK TAHU!”

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:14 WIB

JIKA INDONESIA INGIN MAJU, BELAJARLAH DARI NEGARA YANG SUDAH MAJU, PESAN KIAI IMAM JAZULI MELEPAS 300 SANTRI KE CHINA

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:10 WIB

Pemuda dan Mahasiswa Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Program MBG Melalui Diskusi Publik di Banten

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:06 WIB

Kemenduk Bangga/BKKBN Banten Peringati Satu Tahun Program TAMASYA

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:51 WIB

Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:46 WIB

Kodim 0206/Dairi Rampungkan Rehabilitasi Jembatan Gantung di Pakpak Bharat

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Bantu Pascapanen Jagung Milik Petani di Pakpak Bharat

Berita Terbaru