Dinilai Kebal Hukum, Warga Desak Kapolres Labuhanbatu dan Kapoldasu Turun Tangan Usut Jaringan Narkoba Adi Tato

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:45 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHANBATU UTARA —Nasionaldetik.com

Peredaran narkotika jenis sabu yang diduga dikendalikan oleh Adi Tato di kawasan Sungai Robut, Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), dilaporkan masih terus beroperasi bebas. Kendati sempat menjadi sorotan publik dan media, aktivitas ilegal tersebut terkesan kebal hukum hingga memicu kekecewaan mendalam di tengah masyarakat.

Penindakan yang dilakukan oleh jajaran Polsek Kualuh Ledong beberapa waktu lalu dinilai tidak membuahkan hasil nyata dalam memberantas jaringan tersebut. Kondisi ini membuat warga mempertanyakan komitmen dan efektivitas kinerja aparat penegak hukum di tingkat lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dugaan tumpulnya penegakan hukum kian menguat seiring munculnya indikasi kebocoran informasi dalam setiap rencana penertiban. Warga setempat mengungkapkan bahwa pergerakan petugas kerap terendus oleh pihak pengedar sebelum personel tiba di lokasi kejadian.

​Sebelumnya, Kapolsek Kualuh Ledong, AKP Mangatas Samosir, S.H., M.H., membenarkan bahwa Tim Opsnal telah turun melakukan penggerebekan di lokasi yang diduga menjadi markas transaksi narkoba di Desa Tanjung Mangedar. Namun, dalam operasi tersebut petugas tidak menemukan barang bukti maupun pelaku di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

​AKP Mangatas Samosir berdalih bahwa kondisi geografis menjadi kendala utama dalam melakukan penangkapan.

​”Mengingat jarak tempuh dan masuknya ke wilayah Kecamatan Kualuh Hilir, serta lokasinya merupakan ruang terbuka, membuat mudah diketahui para pelaku, sehingga terlalu gampang dimonitor dan susah untuk melakukan penangkapan. Kembali kami pertegas, Polsek Kualuh Ledong tidak pernah berkompromi dengan para pelaku narkoba,” ujar Kapolsek melalui keterangan resminya.

​Meski demikian, argumen mengenai jarak tempuh dan lokasi terbuka dinilai publik tidak sejalan dengan dinamika lapangan. Warga menilai penindakan terhadap gubuk yang dijadikan sarang narkoba seharusnya menggunakan taktik pengintaian tertutup (undercover) dan asas kerahasiaan tinggi, bukan pergerakan terbuka yang mudah terbaca.

​Masih beroperasinya jaringan Adi Tato hingga saat ini memicu spekulasi terkait lemahnya pengawasan dari elemen pembina keamanan di tingkat tapak, mulai dari Pemerintah Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga unit intelijen wilayah.

​Kombinasi antara nihilnya hasil penindakan dan dugaan bocornya rencana operasi memicu tuntutan dari masyarakat agar instansi yang lebih tinggi segera mengambil alih penanganan kasus ini.

​Masyarakat Labuhanbatu Utara mendesak Kapoldasu, Ditresnarkoba Polda Sumut, serta Bid Propam Polda Sumut untuk turun langsung ke lapangan. Evaluasi dan investigasi independen dinilai mendesak, tidak hanya untuk menangkap pengendali utama peredaran sabu di Sungai Robut, tetapi juga mengusut tuntas potensi kelalaian maupun oknum yang diduga menyalahgunakan wewenang dalam penanganan peredaran narkotika di wilayah tersebut.

S.Rjl.Naibaho.

Berita Terkait

Dugaan Korupsi BUMDes Mangkrak di Labura: Inspektorat Disorot Usai Limpahkan Kasus ke Kepala Desa
Dugaan Kejanggalan SP2HP Kasus Pengrusakan di Polsek Kualuh Hulu, Pelapor Sebut Keterangan Penyidik Kontradiktif
Diduga Tanpa HGU Plasma dan CSR: Warga Bersama KADES Rumbisan Demontrasikan Kekecewaan Terhadap Operasional PT SLS/SSI
Dugaan Tanpa HGU dan Abaikan Warga Lokal: Kehadiran PT SLS/SSI di Labuhanbatu Utara Dipertanyakan
DIDUGA TAK KANTONGI HGU: PT SLS/SSI KUASAI 2.000 HEKTAR LAHAN DI LABURA, RUSAK JALAN DESA DAN ABAIKAN WARGA LOKAL
Dugaan Upeti Narkoba Adi Tato Mencuat: Fungsi Pemdes, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Intel Kualuh Ledong Patut Dipertanyakan
Dugaan Panen Buah Mentah di PTPN IV Regional II Brangir Memanas, Integritas Manajemen Diuji
Klarifikasi Tegas Jefrey Agutono Ariska: Video Viral “TNI Curi Lembu Janda” di Labuhanbatu Adalah Fitnah dan Hoaks Terstruktur!

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Polres Karo Gelar Upacara Hari Juang Polri, Waka Polres : Momentum Mengenang Perjuangan dan Pengabdian

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Polsek Simpang Empat Hadiri Panen Jagung BUMDes Nangbelawan, Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Polsek Barusjahe Gelar Razia Pelajar, Antisipasi Tawuran dan Sajam

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:46 WIB

“Warga Binaan Rutan Kabanjahe Cek Kesehatan Gratis, Kegiatan Tracing TB Terintegrasi Puskesmas Kabanjahe”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Pemkab Karo Tampung Aspirasi Warga Semangat Gunung Soal Jalan dan Keamanan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Kebakaran Hebat di Desa Kuala Tigabinanga Hanguskan 6 Rumah, Kerugian Rp 850 Juta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Kejari Karo Edukasi Masyarakat Soal Perlindungan Anak Lewat Program “Jaksa Menyapa” di Radio Bahana Kusuma

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Aksi Damai Warga Semangat Gunung, Kami Bukan Pungli

Berita Terbaru

DELI SERDANG

KANTOR PWI SUMUT KEMBALI JADI SASARAN PENCURIAN PARA MALI

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:40 WIB