Diduga Makanan MBG Tercemar Ulat, SPPG Ghania Tulakan Disorot

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 21:27 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pacitan,Tulakan,Nasionaldetik .com— Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan. Sebuah foto makanan yang diduga berasal dari dapur SPPG Ghania Tulakan beredar dan menunjukkan adanya ulat di dalam menu yang disajikan.

Dalam foto tersebut tampak hidangan berupa jagung muda dan sayur buncis yang disajikan di dalam kotak makanan berwarna merah muda. Yang mengkhawatirkan, terdapat seekor ulat kecil menempel di salah satu potongan jagung muda.

Temuan ini memicu kekhawatiran orang tua dan masyarakat terkait standar kebersihan serta pengawasan bahan baku di dapur SPPG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini kan makanan untuk anak-anak. Kalau sudah ada ulatnya bagaimana jaminannya soal keamanan pangan?” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya, Kamis (10/9/2026).

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG Ghania Tulakan belum memberikan keterangan resmi. Tim http://NasionalDetikcom juga masih berupaya mengkonfirmasi ke Dinas Kesehatan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi setempat terkait temuan ini.

Warga berharap ada inspeksi mendadak dan evaluasi menyeluruh terhadap rantai pasok, penyimpanan, hingga proses masak di SPPG. Pasalnya, MBG merupakan program prioritas nasional yang menyasar kesehatan dan gizi anak sekolah.

Pakar keamanan pangan sebelumnya mengingatkan bahwa sayuran seperti buncis dan jagung muda rawan hama jika tidak dicuci dan disortir dengan benar sebelum dimasak.

Foto makanan program Makan Bergizi Gratis yang diduga dari SPPG Ghania Tulakan viral. Dalam gambar terlihat ada ulat di hidangan jagung muda dan buncis.(Yuan)

Berita Terkait

Kapoksahli Pangdam I/BB Terima Audiensi Kepala Pusat Veteran Bacadnas Kemhan
Turnamen Voli Warnai HUT RI ke-81, Dinas Pertanian Tulungagung Bangun Sinergi dan Kekompakan
Peringatan HAORNAS ke-43, Pemkab Tulungagung Dorong Olahraga Jadi Budaya dan Penggerak Ekonomi
Sambut HUT ke-81 TNI, Koramil 421-03/Pnh Tanam 200 Pohon Mangrove dan 50 Pohon Alpukat di Bakauheni
PUPR Tulungagung Intensifkan Pemeliharaan Jalan Campurdarat–Pakisrejo, Tingkatkan Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BEM PTNU DIY Dorong Kepedulian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat di Gunungkidul
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, ASDP Pastikan Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Normal
Laskar Lampung dan Karang Taruna Bagikan 5.000 Masker, Antisipasi Dampak Erupsi Anak Krakatau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:20 WIB

Dua Pimpinan Asosiasi Media Desak Polres Aceh Singkil Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan Wartawan

Senin, 7 September 2026 - 21:09 WIB

Tiga Tahun Konflik PT BSM dan Warga Cepu, Mengapa Batas Lahan Tak Kunjung Terang?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Sejumlah Warga Lae Saga Minta Penyidik Waspadai Upaya Pengaburan Fakta Sengketa Lahan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Walikota Subulussalam HRB Titip Pesan Pilkampong: Menang Jangan Memutus Saudara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Dua Kali Ditunda, Putusan Perkara Mirja Kusuma di PN Singkil Mundur Lagi: Ada Apa di Balik Penundaan?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Dituding Palsukan Dokumen, Kuasa Hukum Munawaroh Angkat Bicara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Warga Lae Saga Pertanyakan Lambatnya SP2HP Kedua, Kasat Reskrim dan Advokat Beri Penjelasan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:37 WIB

35 AJB Dipersoalkan, Kasat Reskrim Pastikan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Masih Bergulir

Berita Terbaru