Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Koramil 421-03/Penengahan menggelar aksi penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Dusun Pegantungan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (9/9/2026).
Sebanyak 200 pohon mangrove dan 50 pohon alpukat ditanam dalam kegiatan yang melibatkan unsur TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kepolisian, aparatur desa, serta masyarakat.
Danramil 421-03/Penengahan Kapten Arm Darwin Lubis mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penanaman 1.000 pohon yang digelar Kodam XXI/Raden Intan dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI.
“Dalam rangka menyambut HUT TNI ke-81, Kodam XXI/Raden Intan menyelenggarakan program penanaman 1.000 pohon. Selain untuk menjaga kelestarian hutan, kegiatan ini juga sebagai upaya untuk menahan abrasi pantai,” ujar Darwin.
Menurutnya, pemilihan mangrove sebagai tanaman yang ditanam di kawasan pesisir merupakan langkah nyata dalam menjaga ekosistem pantai sekaligus mencegah dampak abrasi.
“Penanaman mangrove saat ini merupakan usaha-usaha pencegahan dan pelestarian, baik pesisir pantai maupun hutan. Koramil 421-03/Penengahan bekerja sama dengan seluruh instansi terkait untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan penanaman pohon,” katanya.
Darwin berharap, keberadaan mangrove yang ditanam dapat terus dirawat sehingga tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.
“Kita berharap setelah ditanam, mangrove ini dapat dirawat bersama-sama sehingga bisa tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat untuk masyarakat serta lingkungan,” pungkasnya.
Kegiatan penanaman yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut turut dihadiri Camat Bakauheni Sidik, SH., MM., Sekcam Bakauheni Alfanizar, Kepala Desa Bakauheni Sukirno, Bhabinkamtibmas yang mewakili Kapolsek Penengahan Aipda Hartanto, enam personel Babinsa, aparatur Desa Bakauheni, serta masyarakat.
Selain menjadi rangkaian menyambut HUT ke-81 TNI, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, kepolisian dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir di wilayah Bakauheni. (ML)



























