TULUNGAGUNG ,Nasionaldetik.com — Pemerintah Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, menggelar pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Minggu (6/9/2026).
Pelaksanaan pemilihan BPD menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Sanggrahan untuk menentukan wakil mereka dalam lembaga desa yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan aspirasi masyarakat dan turut mengawal penyelenggaraan pemerintahan desa.
Kepala Desa Sanggrahan, H. Iswanto, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan agar pelaksanaan pemilihan dapat berlangsung tertib, aman dan lancar.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam keberhasilan proses pemilihan BPD. Warga diharapkan menggunakan hak pilihnya secara bijak sesuai dengan hati nurani masing-masing.
«“Kami berharap seluruh masyarakat dapat berpartisipasi dengan baik dan menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab. Siapa pun yang dipilih nantinya merupakan pilihan masyarakat,” ujar H. Iswanto.»
Ia menegaskan, Pemerintah Desa Sanggrahan berupaya menjaga proses pemilihan agar berjalan secara demokratis dan tetap mengedepankan netralitas.
Pemdes, kata dia, tidak mengarahkan masyarakat untuk memilih calon tertentu. Masyarakat diberikan keleluasaan untuk menentukan sosok yang dinilai mampu mewakili kepentingan warga.
“Pemerintah Desa tentunya menjaga netralitas. Kami tidak mengarahkan masyarakat untuk memilih calon tertentu. Yang terpenting seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan kondusif,” jelasnya.
Harapkan BPD Terpilih Mampu Serap Aspirasi Warga
H. Iswanto menambahkan, keberadaan BPD sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Karena itu, dirinya berharap anggota BPD yang nantinya terpilih mampu menjalankan amanah dengan baik.
BPD diharapkan tidak hanya menjadi lembaga formal di tingkat desa, tetapi benar-benar mampu menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan Pemerintah Desa.
“Kami berharap anggota BPD yang terpilih nantinya bisa menjalankan amanah, mampu menyerap aspirasi masyarakat dan membangun komunikasi yang baik dengan Pemerintah Desa,” katanya.
Sinergi antara Pemerintah Desa dan BPD, lanjutnya, sangat diperlukan dalam mendukung program pembangunan, pemberdayaan masyarakat maupun peningkatan pelayanan kepada warga.
Di sisi lain, H. Iswanto mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kerukunan meskipun memiliki pilihan yang berbeda.
“Perbedaan pilihan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Jangan sampai perbedaan tersebut menimbulkan perpecahan. Siapa pun yang terpilih harus kita hormati dan kita dukung bersama demi kemajuan Desa Sanggrahan,” pungkasnya.
Pemilihan BPD Desa Sanggrahan diharapkan menghasilkan anggota yang memiliki integritas, memahami kondisi masyarakat serta mampu membawa aspirasi warga untuk menjadi bagian dari proses pembangunan desa yang lebih baik.
Reporter : Ev
Editor : Admin



























