TULUNGAGUNG, Nasionaldetik.com — Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengambil langkah konkret untuk memperkuat sektor ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui peluncuran Gerai Promosi Terpadu Produk Unggulan Koperasi dan UMKM (Gempita) di halaman GOR Lembu Peteng, Jumat (4/9/2026).
Peluncuran tersebut secara langsung diresmikan oleh Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M., M.M. bersama Ketua DPRD Tulungagung Marsono, S.Sos., dan Kabag Kesra Setda Tulungagung Makrus Manan.
Gempita hadir bukan sekadar sebagai ajang bazar. Gerai promosi terpadu ini menjadi salah satu upaya Pemkab Tulungagung untuk memberikan ruang lebih besar kepada pelaku UMKM dalam memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada masyarakat.
Puluhan stan UMKM meramaikan kawasan GOR Lembu Peteng. Beragam produk unggulan daerah ditampilkan, mulai kuliner tradisional, makanan khas Tulungagung, makanan olahan hingga berbagai produk minuman hasil kreativitas pelaku usaha lokal.
Antusiasme masyarakat pun menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Interaksi langsung antara pelaku usaha dan konsumen diharapkan mampu membuka peluang pasar baru sekaligus memberikan masukan bagi UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produknya.
Bagi Pemkab Tulungagung, penguatan UMKM memiliki arti penting dalam membangun perekonomian masyarakat. Semakin kuat sektor usaha kecil dan menengah, semakin besar pula peluang terciptanya aktivitas ekonomi yang produktif di tingkat masyarakat.
Ahmad Baharudin mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Gempita. Ia berharap keberadaan Gerai Promosi Terpadu Produk Unggulan Koperasi dan UMKM dapat memberikan dampak nyata terhadap perkembangan usaha masyarakat.
“Semoga dengan adanya launching Gempita, Gerai Promosi Terpadu Produk Unggulan Koperasi dan UMKM ini bisa membawa manfaat besar serta meningkatkan kesejahteraan para pengusaha UMKM, khususnya yang ada di Kabupaten Tulungagung,” ujar Ahmad Baharudin.
Bazar Gempita sendiri berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 September 2026.
Pemkab berharap momentum tersebut dapat menjadi titik awal untuk memperluas pemasaran produk lokal. Tidak hanya dikenal di Tulungagung, produk UMKM diharapkan mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Dorongan terhadap UMKM juga dinilai penting untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan dukungan promosi, pemasaran, peningkatan kualitas produk, serta inovasi yang berkelanjutan, produk lokal Tulungagung diharapkan semakin memiliki nilai tambah dan daya saing.
Gempita pun menjadi salah satu langkah Pemkab Tulungagung untuk memastikan produk lokal tidak hanya dibuat, tetapi juga dikenal, dipasarkan, dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Reporter : Eva
Editor : Admin






























