BEM PTNU DIY Dorong Kepedulian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat di Gunungkidul

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 18:19 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, nasionaldetik.com

Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (BEM PTNU DIY) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penanaman dan pendistribusian pohon, cek kesehatan gratis, penyaluran air bersih, serta sosialisasi pertanian adaptif di Padukuhan Gandu, Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi BEM PTNU DIY dan KKN STAIYO Yogyakarta, dengan tema “Bersama Menanam, Bersama Menjaga Kesehatan, Untuk Lingkungan yang Lestari dan Masyarakat yang Sehat,”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap persoalan lingkungan, kesehatan, kekeringan, dan ketahanan pangan di masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Drs. H. Syaban Nuroni, MA, Ketua Tanfidziyah PCNU Gunungkidul; Nur Hakim, Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Rongkop; Suyata, S.I.P, Lurah Kalurahan Semugih; serta M. Faisal Dzulfahmi, perwakilan Pengurus Pusat BEM PTNU Se-Nusantara.

Koordinator Wilayah BEM PTNU DIY, Tegar Pradana, mengatakan bahwa penanaman dan pendistribusian bibit tersebut bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi bagian dari gerakan mahasiswa untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan hutan.

“Sebanyak 500 bibit yang kita tanam dan distribusikan ini harus menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.,” ujar Tegar.

Menurut Tegar, momentum penghijauan tersebut menjadi semakin penting di tengah kondisi lingkungan Indonesia yang menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Dalam beberapa waktu terakhir, karhutla kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dan berdampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

“Jangan sampai kita baru sadar pentingnya hutan ketika asap sudah memenuhi udara. Jangan sampai kita baru bicara lingkungan ketika ribuan hektare sudah terbakar. Pencegahan harus dimulai sebelum bencana terjadi, dan menjaga hutan harus menjadi tanggung jawab bersama,” kata Tegar.

Selain penanaman dan pendistribusian bibit, kegiatan juga diisi dengan cek kesehatan gratis bagi masyarakat. Pemeriksaan kesehatan meliputi tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan gula darah.

BEM PTNU DIY juga menyalurkan air bersih sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi kekeringan dan kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan juga diisi sosialisasi dengan tema “Pertanian Adaptif di Lahan Kering: Inovasi Budidaya dan Pengelolaan Sumber Daya untuk Ketahanan Pangan Masyarakat Gendu” yang diisi oleh Didik Nuryanto selaku Founder Rumah Kreatif Indonesia (RKI).

Sosialisasi tersebut menjadi bagian penting untuk mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan inovasi pertanian yang menyesuaikan dengan kondisi lahan dan ketersediaan sumber daya.

Tegar mengatakan bahwa ketahanan pangan tidak dapat dilepaskan dari keberlanjutan lingkungan.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya mendapatkan bantuan hari ini, tetapi juga memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menghadapi tantangan ke depan. Pertanian harus mampu beradaptasi dengan kondisi lahan, perubahan cuaca, keterbatasan air, sekaligus tetap menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih panjang antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah kalurahan, Nahdlatul Ulama, perguruan tinggi, serta berbagai elemen lainnya.

“Dari Gunungkidul kita ingin mengirim pesan, sebelum hutan terbakar, mari kita jaga; sebelum air mengering, mari kita rawat sumbernya; dan sebelum lingkungan rusak, mari kita bergerak bersama,” pungkas Tegar.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, ASDP Pastikan Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Normal
Laskar Lampung dan Karang Taruna Bagikan 5.000 Masker, Antisipasi Dampak Erupsi Anak Krakatau
MTQ XXXII Tulungagung Dibuka, Plt Bupati Ahmad Baharudin Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani Berkarakter
Pemilihan BPD Desa Sanggrahan Digelar, H. Iswanto Ajak Warga Gunakan Hak Pilih Secara Bertanggung Jawab
Semarak HUT RI ke-81, Karnaval Sambironyong Jadi Panggung Kreativitas Budaya
Semarak HUT RI ke-81, Karnaval Desa Sobontoro Meriah, Kreativitas Warga Dapat Apresiasi
Kolom Abu GAK Capai 14,6 Km, BPBD Lamsel Perkuat Kesiapsiagaan
Muara Bahari CUP 2026 Resmi Dibuka, 16 TIM Siap Berkompetisi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:49 WIB

Jelang HUT TNI ke-81, Kodim 0206/Dairi Laksanakan Penanaman Pohon Wujudkan Lingkungan Asri

Senin, 7 September 2026 - 19:41 WIB

Dandim 0206/Dairi Tekankan Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan KDKMP

Senin, 7 September 2026 - 18:03 WIB

Sentil Julukan ‘Agus Beres’, Baret Mega Preteli Bobroknya Koordinasi Birokrasi Jombang

Senin, 7 September 2026 - 12:37 WIB

Babinsa Plupuh Cek Stok Pupuk, Pastikan Kebutuhan Petani Terpenuhi

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Kemarau Berkepanjangan, Babinsa Wonosegoro Serap Keluhan Warga

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Kemarau Berkepanjangan, Babinsa Wonosegoro Serap Keluhan Warga

Senin, 7 September 2026 - 12:08 WIB

Senyum Prajurit di Pintu Gereja, Wujud Nyata TNI Merawat Kedamaian

Senin, 7 September 2026 - 12:01 WIB

Pendekatan Humble Ala Babinsa Koramil 07/Salak: Sentil Pemuda Soal Judol Lewat Obrolan Warung Kopi

Berita Terbaru