Dugaan Keracunan Makanan di Puskesmas: Kondisi Pasien Mulai Membaik, Sisa 3 Orang Rawat Inap

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026 - 10:41 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 04 September 2026 Penanganan medis terhadap sejumlah pasien yang mengalami gejala mual dan sakit perut diduga akibat keracunan makanan terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, sebagian besar pasien telah diperbolehkan pulang dan tersisa tiga orang yang masih menjalani perawatan intensif di puskesmas.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak camat kabuh Pak Satriya, lonjakan pasien terjadi sejak Kamis malam. Sebanyak 10 pasien sempat dirawat inap dan mendapat tindakan medis berupa pemasangan infus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin sudah ditangani, ada yang rawat jalan dan beberapa rawat inap. Malam harinya ada 10 pasien yang dirivas infus. Setelah kondisi membaik, tadi malam tujuh pasien sudah diperbolehkan pulang, sehingga tersisa tiga orang yang masih dirawat,” ujar Satriya.

Kronologi Kejadian

Gejala dirasakan para korban diduga berawal dari konsumsi makanan pada hari Rabu. Efek seperti mual dan sakit perut baru mulai dirasakan warga pada Kamis pagi sebelum mengonsumsi makanan lain.

Melihat banyaknya warga dan anak-anak sekolah yang mengeluhkan gejala serupa secara bersamaan, pihak keluarga dan warga setempat langsung membawa para korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Respon Cepat Pemerintah Daerah

Kejadian ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten setempat. Jajaran pejabat daerah, mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda) hingga Kapolres, telah turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memantau penanganan pasien.

Mengenai pemicu pasti terjadinya gejala massal ini, pihak medis menyatakan masih menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan.

“Untuk kepastian penyebabnya, kami masih menunggu hasil uji sampel laboratorium dalam beberapa hari ke depan,” tambah Satriya.

Saat ini pihak puskesmas bersama dinas terkait terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten guna memastikan seluruh pasien mendapat penanganan hingga pulih sepenuhnya.

Kasus dugaan keracunan makanan yang menyebabkan puluhan warga/siswa mengalami gejala mual dan sakit perut.

Warga/siswa sekolah yang menjadi korban, Pak Satriya (narasumber medis/lokal), serta Sekda dan Kapolres yang meninjau lokasi Puskesmas Kabuh setempat.

Makanan dikonsumsi Rabu, timbul gejala Kamis pagi, puncak perawatan Kamis malam hingga Jumat.

Diduga akibat mengonsumsi makanan tertentu (masih dalam tahap uji laboratorium).

Korban langsung ditangani dengan rawat jalan dan rawat inap (infus). Sebanyak 7 pasien sudah pulih/pulang, dan sisa 3 pasien masih dalam pemulihan di puskesmas.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Sekolah Dibongkar Demi KopDes, Anak TK di Sidoarjo Terpaksa Belajar di Balai Desa
Air Susu Dibalas Dengan Air Tuba, Tukang Bangunan Kuras Harta Majikan
Yok Tanam Jagung Untuk Perkuat Ketahanan Pangan, Personel Kodim 0210/TU Tetap Semangat
Brigjen TNI Mukhamad Albar Lepas 368 Bintara Muda, Pesan Tegas Mengawal Kehormatan Prajurit
Soroti Keracunan Masal di Jombang, Ir. Edi Supriadi Tuntut Pembubaran Program MBG dan SPPG
LBHAM: USUT TUNTAS DUGAAN KERACUNAN MBG DI SMPN 1 KABUH DAN STOP OPERASIONAL SPPG
Dugaan Keracunan Massal MBG di Sidoarjo: Pemred Nasionaldetik.com Desak Program Segera Dihentikan Total!
PNIB: Ratusan Santri Kembali Keracunan MBG, Jangan Sampai Keselamatan Anak Bangsa Dikorbankan Demi Ambisi Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:41 WIB

Dugaan Keracunan Makanan di Puskesmas: Kondisi Pasien Mulai Membaik, Sisa 3 Orang Rawat Inap

Jumat, 4 September 2026 - 10:09 WIB

Sekolah Dibongkar Demi KopDes, Anak TK di Sidoarjo Terpaksa Belajar di Balai Desa

Jumat, 4 September 2026 - 09:44 WIB

Air Susu Dibalas Dengan Air Tuba, Tukang Bangunan Kuras Harta Majikan

Kamis, 3 September 2026 - 19:31 WIB

Brigjen TNI Mukhamad Albar Lepas 368 Bintara Muda, Pesan Tegas Mengawal Kehormatan Prajurit

Kamis, 3 September 2026 - 18:17 WIB

Soroti Keracunan Masal di Jombang, Ir. Edi Supriadi Tuntut Pembubaran Program MBG dan SPPG

Kamis, 3 September 2026 - 18:00 WIB

LBHAM: USUT TUNTAS DUGAAN KERACUNAN MBG DI SMPN 1 KABUH DAN STOP OPERASIONAL SPPG

Kamis, 3 September 2026 - 15:56 WIB

Dugaan Keracunan Massal MBG di Sidoarjo: Pemred Nasionaldetik.com Desak Program Segera Dihentikan Total!

Kamis, 3 September 2026 - 12:57 WIB

PNIB: Ratusan Santri Kembali Keracunan MBG, Jangan Sampai Keselamatan Anak Bangsa Dikorbankan Demi Ambisi Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru