DAIRI, Nasionaldetik.com
– Ketika sekitar 80 jemaat memanjatkan doa dan mengikuti ibadah dengan khusyuk, Babinsa Koramil 04/Tigalingga, Kodim 0206/Dairi, Serda Parlindungan Simamora, hadir memastikan suasana tetap aman dan kondusif. Pengamanan rutin tersebut dilakukan saat ibadah Minggu di Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Desa Kedeberek, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan ibadah dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kehadiran Babinsa di lingkungan gereja menjadi bagian dari tugas monitoring dan pengamanan rutin setiap hari Minggu. Dengan pendekatan humanis, Serda Parlindungan Simamora memantau situasi sekitar gereja sehingga jemaat dapat beribadah dengan nyaman tanpa terganggu persoalan keamanan dan ketertiban.
Dalam ibadah tersebut, Pdt. Sabar Panjaitan bertindak sebagai pengkhotbah. Ia menyampaikan firman Tuhan dengan tema “Allah Itu Kasih dan Dia Telah Menyatakan serta Membuktikan Betapa Dia Sangat Mengasihi Orang Biasa”, berdasarkan Ulangan 6:5-9. Pesan tersebut mengingatkan jemaat tentang kasih Tuhan serta pentingnya mewujudkan kasih melalui kehidupan dan kepedulian terhadap sesama.
Danramil 04/Tigalingga Kapten Inf J. Maibang mengatakan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu berada di tengah masyarakat. Menurutnya, pengamanan bukan hanya soal menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memberikan rasa aman agar masyarakat dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya dengan tenang dan khidmat.
“Babinsa akan terus hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan keagamaan. Kami ingin memastikan setiap jemaat dapat beribadah dengan aman, nyaman dan tenang. Kehadiran ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kerukunan serta menciptakan suasana yang kondusif di wilayah binaan,” ujar Kapten Inf J. Maibang.
Selama kegiatan berlangsung, ibadah Minggu di GSJA Desa Kedeberek berjalan tertib, aman dan lancar hingga selesai. Kehadiran Babinsa di tengah jemaat menjadi gambaran sederhana bahwa tugas menjaga keamanan berjalan berdampingan dengan kepedulian terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena






























