Nasionaldetik.com – Kehadiran ulama dari Kalimantan turut menambah hangat suasana di Posko Ramah Muktamirin. Sebuah ruang pelayanan yang hadir bukan hanya untuk menyambut para muktamirin, tetapi juga menjadi simbol persaudaraan, gotong royong, dan kebersamaan di tengah perhelatan Muktamar.
Posko ini diinisiasi oleh MWC NU dan BANOM Kecamatan Tembelang, bersama BAMAG (Badan Musyawarah Antar Gereja) Kabupaten Jombang, Muhammadiyah Jombang, Bank JATIM Cabang Jombang, serta SWI (Singo Wande Indonesia) Trowulan Mojokerto.
Di tempat ini, perbedaan latar belakang bukan menjadi sekat. Justru menjadi kekuatan untuk bersama-sama memberikan pelayanan terbaik bagi muktamirin, penggembira, tamu, dan masyarakat.
Posko Ramah Muktamirin hadir dalam rangka:
Memberikan pelayanan dan informasi kepada muktamirin.
Memberikan rasa aman dan nyaman bagi muktamirin, penggembira, tamu, dan masyarakat.
Menjadi pusat informasi mengenai arah, lokasi muktamar, serta kebutuhan pelayanan muktamirin.
Memberikan pelayanan konsumsi berupa makanan dan minuman.
Bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.
Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari ikhtiar besar untuk merawat ukhuwah, toleransi, kerukunan, dan persaudaraan kebangsaan.
Berbeda latar belakang, bersatu dalam pelayanan.
Berbeda keyakinan, bersama dalam kemanusiaan.
Guyub, rukun, dan saling menguatkan untuk Indonesia.



























