TULUNGAGUNG, Nasionaldetik.com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen bersama dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Ajakan tersebut disampaikan Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin saat menghadiri Seminar bertajuk
“Tulungagung Darurat Narkoba: Membedah Modus Baru Narkoba di Balik Tren Gaya Hidup” yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor PMI Kabupaten Tulungagung, Sabtu (25/7), menjadi wadah edukasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus baru peredaran narkoba yang kini semakin berkembang.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga dapat merusak moral, keharmonisan keluarga, serta mengancam masa depan generasi muda.
“Penyalahgunaan narkoba adalah persoalan bersama. Pencegahannya tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus berupaya membangun sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, Polri, MUI, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, hingga seluruh lapisan masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan memiliki daya tangkal kuat terhadap ancaman narkoba.
“Pemkab Tulungagung berkomitmen memperkuat sinergi bersama seluruh pihak untuk mewujudkan Tulungagung yang sehat, aman, religius, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” tegas Ahmad Baharudin.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Tulungagung menyampaikan bahwa perkembangan peredaran narkoba saat ini semakin kompleks. Para pelaku terus mencari cara baru untuk menarik korban, termasuk melalui tren gaya hidup yang menyasar berbagai kalangan masyarakat.
Karena itu, menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara masif melalui edukasi, penguatan nilai-nilai agama, serta peran aktif keluarga sebagai benteng utama dalam melindungi generasi muda.
Seminar tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran bersama bahwa perang melawan narkoba membutuhkan kepedulian dan keterlibatan semua pihak.
Dengan semangat peringatan HANI, masyarakat Tulungagung diharapkan semakin solid dalam menjaga lingkungan masing-masing agar terbebas dari bahaya narkoba demi masa depan generasi bangsa.
Reporter : Ev
Editor : Admin






























