*Kirim Kapal Rumah Sakit ke NTT, Kasad: Penanganan Bencana Harus Punya “Napas Panjang”*

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:24 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Nasionaldetik.com

– Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa penanganan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan dukungan berkelanjutan dan tidak cukup dilakukan melalui satu kali pengiriman bantuan. Hal tersebut disampaikan Kasad saat memberangkatkan Kapal ADRI XC II BM dari Dermaga Satuan Angkutan Air (Satangair) Pusat Pembekalan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad), Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Kapal ADRI XC II BM merupakan kapal rumah sakit TNI AD yang dilengkapi kamar operasi dan berbagai peralatan medis. Kapal tersebut diberangkatkan bersama personel kesehatan dan bantuan logistik untuk mendukung penanganan serta pemulihan masyarakat terdampak gempa di wilayah NTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasad mengatakan, TNI AD akan terus mengevaluasi kondisi di wilayah terdampak hingga dua-tiga bulan ke depan dan menyesuaikan dukungan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, penanganan bencana harus dilakukan secara berkelanjutan agar penderitaan masyarakat tidak berlarut setelah bantuan awal diberikan.

“Kita harus punya napas panjang. Kalau hanya _one hit_, kirim selesai, saya kira penderitaan saudara-saudara kita akan berlanjut sampai beberapa bulan ke depan. Kita akan terus melakukan evaluasi dua-tiga bulan ke depan dan berpikir lagi apa yang diperlukan di wilayah bencana NTT,” ujar Kasad.

Sebagai kapal rumah sakit, kapal ADRI XC II BM dapat memberikan layanan kesehatan berupa pemeriksaan dan tindakan medis, termasuk operasi bagi pasien yang membutuhkan, serta mendukung evakuasi medis apabila diperlukan. Selain pelayanan kesehatan, TNI AD juga akan memprioritaskan penyediaan sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

Bantuan yang turut diberangkatkan meliputi dua unit ambulans, 50 drum BBM Pertalite dan 35 drum Solar, 30 set tenda SG Type 1, 900 set velbed, 100 unit tandon air berkapasitas 1.200 liter, tiga unit truk, serta berbagai kebutuhan pokok masyarakat.

Bantuan tersebut antara lain 20 ton beras, 163 koli bekal ransum TNI, 5.000 boks Naraga, 1.000 karton air mineral, 1.000 botol minyak goreng, mi instan, susu, bubur bayi, pembalut wanita, pampers, pakaian layak pakai, serta kebutuhan pendukung lainnya.

Seluruh bantuan akan didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi di wilayah terdampak. Dalam pelaksanaannya, TNI AD akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, BPBD, TNI-Polri, Basarnas, tenaga kesehatan, serta unsur terkait lainnya agar penanganan berjalan terpadu dan tepat sasaran.

Pemberangkatan Kapal ADRI XC II BM beserta dukungan logistik tersebut merupakan wujud komitmen TNI AD untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak gempa. Dukungan akan dievaluasi secara berkala dengan prioritas pada keselamatan masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, dan percepatan pemulihan pascabencana.

(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Dispenad

Berita Terkait

Kejurnas Tenis Piala Pangdam XIX/TT Bergulir, Puluhan Tim Siap Adu Gengsi
DIBALIK PRAJURIT YANG TANGGUH, ADA KELUARGA YANG KUAT, DIBALIK KELUARGA YANG KUAT, ADA JALASENASTRI YANG HEBAT
KAS KORMAR DAMPINGI KABAHARWATHAN KEMHAN PASTIKAN KESIAPAN RANPUR TANK PT-76 M
Aksi Cepat Prajurit Denipam 2 Marinir , Evakuasi Warga Tenggelam di Tambak Putat Menganti Gresik
*217 MARINIR BERGERAK KE FLORES, BAWA ALAT BERAT, KESEHATAN DAN 3 TON BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA NTT*
SIN: Sebagai Kyai Sepuh Peneduh dan Pemersatu, KH Hasib Wahab Chasbullah, Sangat Layak Jadi Rais Aam PBNU
Merajalela Peredaran Obat Golongan G Berkedok Warung Kelontong di Brebes, Warga Desak Penindakan Tegas
Mengaku Lahannya Diserobot oleh Pihak Perusahaan, Warga Desa Mekarsari Datangi Gedung DPR-RI Minta Keadilan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Masih Hidup Tapi Dicatat Meninggal di Sistem JKN, Akademisi: Desak Investigasi secara transparan, Jangan Korban yang Dicurigai!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Menuju Desa HELAU, Kecamatan Bakauheni Gelar Lomba Tingkat Dusun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Polres Tulungagung Tegaskan: Anak Harus Sudah di Rumah Pukul 22.00 WIB, Ini Alasannya!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Pimpinan BAZNAS Tulungagung Periode 2026–2031 Resmi Dilantik,Plt Bupati Ahmad Baharudin Dorong BAZNAS Perkuat Sinergi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:06 WIB

Kodam XXI/RI – ITERA Perkuat Komunikasi dan Sinergi Kelembagaan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Di Tengah Aksi, Kapolres Lampung Selatan Duduk di Jalanan dan Minum Es Jeruk Bareng Massa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Warga Cluster Taman Toraja Meriahkan Hut Kemerdekaan Ke-81, Kompak Jaga Keharmonisan dan Hormati Jasa Pahlawan 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Hasil Sidak SPPG Kampung Baru Belum Terungkap, Helmi : Jangan Biarkan Kasus Ini Mati di Meja Birokrasi

Berita Terbaru