*217 MARINIR BERGERAK KE FLORES, BAWA ALAT BERAT, KESEHATAN DAN 3 TON BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA NTT*

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:13 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Nasionalderik.com

. Korps Marinir TNI Angkatan Laut bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 217 personel Marinir dari Pasmar 2 Surabaya dikerahkan dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal), membawa kekuatan Zeni, kesehatan, peralatan pendukung, hingga bantuan sosial untuk memperkuat penanganan dan pemulihan pascabencana.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58.24 WIB. Gempa berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Merespons kondisi tersebut, Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., segera mengerahkan pasukan untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 217 personel tersebut diperkuat unsur kesehatan, Zeni Konstruksi, kesehatan lapangan, dukungan lapangan, angkutan, komunikasi, serta unsur pendukung lainnya. Kehadiran pasukan Zeni Konstruksi Marinir dipersiapkan untuk membantu penanganan dan pemulihan sarana maupun prasarana yang terdampak, sementara personel kesehatan disiapkan memberikan pelayanan medis kepada masyarakat.

Tak hanya membawa personel, Korps Marinir turut mengerahkan berbagai peralatan untuk mendukung operasi kemanusiaan. Di antaranya satu unit dozer dan satu excavator, serta dump truck, truk angkut, ambulans, kendaraan operasional, perlengkapan Durlap dan Keslap, toolkit tukang, velbed, tenda, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Bersamaan dengan pengerahan pasukan, Korps Marinir juga membawa sekitar 3 ton bantuan sosial. Bantuan tersebut terdiri atas sekitar 2 ton bahan pangan pokok serta lebih dari 1.450 koli dan ratusan dus kebutuhan vital, meliputi beras, makanan siap saji, mi instan, air mineral, perlengkapan dapur, hingga kebutuhan khusus ibu dan bayi seperti bubur bayi, minyak telon, popok dan pembalut.

Bantuan kemanusiaan itu juga dilengkapi perlengkapan ibadah, Al-Qur’an, pakaian layak pakai untuk dewasa dan anak-anak, serta selimut. Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat pascagempa.

Pengerahan personel dan material dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, diawali dengan pengecekan dan apel kesiapan di Yonzikon 2 Mar, kemudian dilanjutkan pergerakan menuju Dermaga Semampir Koarmada II untuk proses embarkasi ke KRI SHS. Rencananya, kapal tersebut bergerak menuju Flores dan diperkirakan tiba di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, pada Jumat, 21 Agustus 2026 pagi waktu setempat.

Pangkormar menegaskan, kehadiran prajurit Marinir di Flores bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan. “Prajurit Petarung Korps Marinir harus selalu hadir ketika rakyat membutuhkan. Kami hadir untuk membantu, melindungi dan meringankan beban saudara-saudara kita di Flores,” ujarnya. Dari Surabaya menuju Flores, para prajurit membawa tenaga, keahlian, peralatan, dan bantuan dengan satu pesan kemanusiaan: masyarakat terdampak gempa tidak sendiri.

(Nur Kennan Tarigan)

Berita Terkait

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045
Pastikan Kebenaran Informasi, Tim Dinkes Merangin Turun ke Puskesmas SP Limbur
“Kemajuan Tanpa Kemanusiaan Bukanlah Kemajuan!” Pesan Menggetarkan Dandim 0617/Majalengka di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Peran Kaum Perempuan, Sejarah dan Refleksi Hari Sumpah Pemuda
Refleksi dan Sejarah Sumpah Pemuda: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa
Refleksi dan Sejarah Sumpah Pemuda: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa
AROMA SENGIT DI JALAN SEMERU: KANDANG LIAR DI TENGAH PERMUKIMAN RESAHKAN WARGA, LURAH BANJARDOWO DINILAI LEMAH RESPONS
Kunjungi Wilayah Perbatasan Kuningan-Majalengka, Dandim Ingatkan Hal Ini ke Anggota

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:59 WIB

“Kemajuan Tanpa Kemanusiaan Bukanlah Kemajuan!” Pesan Menggetarkan Dandim 0617/Majalengka di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Peran Kaum Perempuan, Sejarah dan Refleksi Hari Sumpah Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Refleksi dan Sejarah Sumpah Pemuda: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Refleksi dan Sejarah Sumpah Pemuda: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52 WIB

AROMA SENGIT DI JALAN SEMERU: KANDANG LIAR DI TENGAH PERMUKIMAN RESAHKAN WARGA, LURAH BANJARDOWO DINILAI LEMAH RESPONS

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Kunjungi Wilayah Perbatasan Kuningan-Majalengka, Dandim Ingatkan Hal Ini ke Anggota

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Gebrakan Humanis Kejari Inhil: Kasus Motor Hilang Berakhir Damai, Pelukan Hangat Jadi Saksi Sejarah

Berita Terbaru