Kebakaran Lahan di Way Apus, Polsek Penengahan dan Damkar ASDP Bergerak Cepat

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 13 September 2026 - 19:17 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – Kebakaran melanda lahan kosong di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Dusun Way Apus, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu (13/9/2026) sore.

Api diketahui muncul sekitar pukul 17.30 WIB dan membakar lahan kosong seluas kurang lebih 1.000 meter persegi.

Mendapat laporan kebakaran, jajaran Polsek Penengahan bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni langsung bergerak menuju lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar pukul 17.37 WIB, satu unit mobil Damkar ASDP bersama personel Polsek Penengahan tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merambat ke area lain di sekitar lokasi.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 17.45 WIB, api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman.

Dari informasi awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh orang yang belum diketahui. Kondisi rerumputan dan semak yang kering diduga membuat api mudah menjalar.

Sejumlah pihak turut berada di lokasi saat proses pemadaman, di antaranya pemilik lahan H. Ivan Rizal, petugas Damkar ASDP Cabang Bakauheni, jajaran Polsek Penengahan, Bhabinkamtibmas Desa Bakauheni Aipda Hartanto bersama Aipda Susanto, Kepala Dusun Sringitik Budiansyah, serta warga sekitar.

Polsek Penengahan juga melakukan pengecekan dan pengamanan lokasi serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kebakaran.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian tersebut.

Petugas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca dan vegetasi kering. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran. (ML)

Berita Terkait

PNIB : Waspada HTI Bangkit Kembali Ingin Tegakkan Negara Khilafah Di Indonesia dengan Tumpangi Gerakan Lawan Korupsi dan Propoganda Isu Bencana
Bulog Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk 33,2 Juta Penerima Manfaat, Lampung Capai Hampir 1,2 Juta
Sopir Angdes Bakauheni Terimbas Erupsi GAK: Wisatawan Sepi, Penghasilan Menurun
Diduga Makanan MBG Tercemar Ulat, SPPG Ghania Tulakan Disorot
Kapoksahli Pangdam I/BB Terima Audiensi Kepala Pusat Veteran Bacadnas Kemhan
Turnamen Voli Warnai HUT RI ke-81, Dinas Pertanian Tulungagung Bangun Sinergi dan Kekompakan
Peringatan HAORNAS ke-43, Pemkab Tulungagung Dorong Olahraga Jadi Budaya dan Penggerak Ekonomi
Sambut HUT ke-81 TNI, Koramil 421-03/Pnh Tanam 200 Pohon Mangrove dan 50 Pohon Alpukat di Bakauheni

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:48 WIB

Melalui Patroli Malam, Babinsa Purwantoro Aktif Jalin Komunkasi Sosial Dengan Warga

Minggu, 13 September 2026 - 14:31 WIB

Ribuan Pesilat Padati Milad ke-3 TTKKBI: Walikota Serang Dukung Penuh, Siap Sediakan Gedung untuk Agenda Berikutnya

Minggu, 13 September 2026 - 12:34 WIB

PNIB : Waspada HTI Bangkit Kembali Ingin Tegakkan Negara Khilafah Di Indonesia dengan Tumpangi Gerakan Lawan Korupsi dan Propoganda Isu Bencana

Sabtu, 12 September 2026 - 23:09 WIB

Mobil Ambulance Desa Markeh “Nongol” di Wisuda UNDARI, Kades: “Pening Palak Aku”

Sabtu, 12 September 2026 - 20:53 WIB

Kasus Narkoba di Pontianak — DPN RAJAWALI Peringatkan: Jangan Biarkan Pola “Berisik Awal, Senyap Akhir” Terulang Lagi!

Sabtu, 12 September 2026 - 20:10 WIB

Kapolres Merangin Silaturahmi dengan SWM, Bahas Sinergitas dan Update Kasus 2 Alat PETI

Sabtu, 12 September 2026 - 17:52 WIB

VIRAL TRUK MILITER JEPANG DI KALIMANTAN: BANTUAN KARHUTLA ATAU SIMBOL KELEMAHAN MITIGASI BENCANA NASIONAL?

Sabtu, 12 September 2026 - 16:47 WIB

Dua Warga Karawang Laporkan Perempuan Berinisial NA ke Polisi, Total Kerugian Diduga Capai Ratusan Juta

Berita Terbaru