INDIKASI PERSEKONGKOLAN ANTARA APH DAN PENADAH: Penangkapan Dua Warga Dipertanyakan, Pemimpin Redaksi Nasionaldetik.com Soroti Netralitas Kepolisian!

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:11 WIB

50184 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com, – 11 Juli 2026 Kasus penangkapan yang menimpa dua warga sintang, Yogi dan Memo, kini tengah memicu sorotan tajam dari kalangan pers dan pegiat keadilan. Insiden yang diawali dengan skenario tak wajar ini memunculkan pertanyaan besar mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat dan pihak penadah yang terkesan kebal hukum.

Yogi dan Memo (warga yang ditangkap), pihak penadah (terduga pelaku yang merekayasa situasi), serta jajaran kepolisian setempat yang melakukan penangkapan.

Penangkapan terhadap Yogi dan Memo setelah keduanya diduga sengaja dicekoki minuman hingga mabuk oleh seorang penadah, yang kemudian memicu tindakan represif dari pihak kepolisian.

Insiden penangkapan ini terjadi baru-baru ini dan kini tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Peristiwa penjebakan dan penangkapan ini terjadi di wilayah hukum kepolisian setempat [bisa disesuaikan dengan nama daerah/kecamatan terkait].

Pemberian minuman hingga mabuk diduga kuat merupakan skenario terencana dari pihak penadah untuk melemahkan korban, menciptakan kondisi bermasalah, dan memuluskan proses penangkapan demi kepentingan sepihak.

Pihak penadah terlebih dahulu memberikan minuman kepada Yogi dan Memo hingga mereka kehilangan kesadaran (mabuk). Setelah kondisi tersebut tercapai, masalah mulai dimunculkan, dan pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penangkapan tanpa memeriksa lebih dalam adanya unsur penjebakan tersebut.

Kritik Tajam Pemimpin Redaksi Ir. Edi Supriadi Menanggapi kejanggalan dalam kasus ini, Pemimpin Redaksi Nasionaldetik.com, Ir. Edi Supriadi (yang akrab disapa Edi Uban), memberikan pernyataan keras terkait profesionalisme kepolisian dalam menangani perkara ini.

“Ada apa sebenarnya antara pihak kepolisian dan penadah tersebut? Mengapa penadah yang jelas-jelas melakukan tindakan penjebakan dengan membuat Yogi dan Memo mabuk justru seolah bebas dari jerat hukum, sementara kedua korban langsung ditangkap? Ini lah yang menjadi akar masalahnya!” tegas Ir. Edi Supriadi dengan nada kritis.

Beliau juga menambahkan bahwa penanganan kasus yang pincang ini berpotensi merusak reputasi institusi penegak hukum.

“Kepolisian sebenarnya berpihak kepada siapa? Jika tindakan semacam ini terus dibiarkan, ini akan menjadi polemik kepercayaan yang luar biasa di mata masyarakat. Polisi harusnya menjadi pelindung, pengayom, dan penegak hukum yang adil, bukan justru terlihat seperti menjadi instrumen pesanan pihak tertentu,” tambahnya.

Tuntutan Transparansi
Nasionaldetik.com mendesak agar pihak Propam dan pimpinan kepolisian di tingkat yang lebih tinggi segera turun tangan untuk memeriksa oknum-oknum yang terlibat dalam penangkapan ini. Masyarakat membutuhkan jawaban transparan mengapa seorang penadah bisa mengatur sebuah skenario penangkapan, dan sejauh mana netralitas aparat penegak hukum di lapangan dalam menjaga keadilan tanpa tebang pilih.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Ketegasan Kepala Desa Dipertanyakan: Muatan Batu Kapur Tumpah Tutup Jalan Provinsi di Malang, Sopir Tambang Kabur Lepas Tanggung Jawab
Perkokoh Kemanunggalan, Pos Kout Satgas Yonarmed 13/Nanggala Gelar Kerja Bakti Bersama Warga Gotong Pasir Sungai demi Pembangunan Masjid Desa Senaning
Paripurna DPRD Musi Rawas Sahkan Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2025 berlangsung Lancar
Menghubungkan Dua Tepian, TNI Wujudkan Harapan Warga Lewat Jembatan Gantung Sungai Menaula
PRAJURIT KODIM O210/TU DAN JAJARANNYA GELAR APEL SIAGA BENCANA
AGUS SALIM, JUHENDRI, DAN KIKI YANITA RAIH NILAI TERTINGGI SELEKSI JPT MERANGIN 2026
Akal Bulus Laporan Begal Palsu Terbongkar, Satgas URC Macan Blambangan Polresta Banyuwangi Ungkap Penggelapan Uang Perusahaan untuk Crypto
Hadapi Musim Kemarau, Koramil Kertajati dan BBWS Bersihkan Saluran Irigasi Demi Sawah Tetap Terairi

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Ketegasan Kepala Desa Dipertanyakan: Muatan Batu Kapur Tumpah Tutup Jalan Provinsi di Malang, Sopir Tambang Kabur Lepas Tanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Perkokoh Kemanunggalan, Pos Kout Satgas Yonarmed 13/Nanggala Gelar Kerja Bakti Bersama Warga Gotong Pasir Sungai demi Pembangunan Masjid Desa Senaning

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Menghubungkan Dua Tepian, TNI Wujudkan Harapan Warga Lewat Jembatan Gantung Sungai Menaula

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:25 WIB

PRAJURIT KODIM O210/TU DAN JAJARANNYA GELAR APEL SIAGA BENCANA

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:29 WIB

AGUS SALIM, JUHENDRI, DAN KIKI YANITA RAIH NILAI TERTINGGI SELEKSI JPT MERANGIN 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Akal Bulus Laporan Begal Palsu Terbongkar, Satgas URC Macan Blambangan Polresta Banyuwangi Ungkap Penggelapan Uang Perusahaan untuk Crypto

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:52 WIB

Hadapi Musim Kemarau, Koramil Kertajati dan BBWS Bersihkan Saluran Irigasi Demi Sawah Tetap Terairi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:56 WIB

DANDIM 0210/TU LETKOL ARM KIKY HARDIAN, S.sos : LAKSANAKAN SELURUH KEGIATAN DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT KE – 81 NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA DI WILAYAH KODIM 0210/TU DENGAN KHIDMAT, SEMANGAT, SEDERHANA, GEMBIRA, MERIAH DAN BERSAHAJA.

Berita Terbaru