SUBULUSSALAM, detiknasional.com — Sekitar 500 batang bibit tanaman produktif tahap pertama disalurkan kepada Kelompok Tani Sidorejo 2, Senin, 14 September 2026. Bibit tersebut akan ditanam di lahan kelompok di Dusun IV Sumber Sari, Desa Lae Saga, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam.
Bantuan merupakan hasil pengusulan kelompok kepada BPDAS Wampu Sei Ular, Direktorat Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan, Kementerian Kehutanan. Serah terima dilakukan di Kantor BPDAS Wampu Sei Ular, Medan, oleh Kepala Balai Sigit Budi Nugroho, S.Si., M.Sc. dan Ketua Kelompok Tani Sidorejo 2 Sujarwo, S.Sos.
Sujarwo mengatakan bibit telah dibagikan kepada pengurus untuk segera ditanam. Kelompok menargetkan penanaman sekitar 6.000 batang tanaman produktif, seperti durian, mangga, alpukat, sirsak dan aren.
“Penanaman tahap pertama ini kami harapkan menjadi bahan rekomendasi untuk penyaluran bibit tahap II, sehingga program kelompok dapat terus berlanjut,” ujar Sujarwo.
Ketua Forum Masyarakat DAS Singkil-Kombih, Anton Steven Tin, mengatakan program tersebut memiliki manfaat ganda, yakni mendukung penghijauan sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat.
“Harapannya tiga sampai empat tahun ke depan, mangga unggul, durian montong dan alpukat sudah mulai menghasilkan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Lae Saga,” kata Anton saat meninjau penanaman.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang diterima, tetapi juga kesungguhan kelompok dalam menanam dan merawatnya. Karena itu, kerja sama antara kelompok tani, BPDAS dan masyarakat perlu dijaga secara berkelanjutan.
“Pohon yang ditanam hari ini diharapkan menjadi manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat untuk jangka panjang,” ujarnya.(*)





























