Plt. Bupati Ahmad Baharudin Dorong UMKM Tulungagung Tembus Pasar Ekspor Global

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:07 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, Nasionaldetik.com – Peluang produk unggulan Kabupaten Tulungagung untuk menembus pasar internasional semakin terbuka. Untuk mendorong hal tersebut, Dewan Perwakilan Daerah Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Tulungagung menggelar Seminar Impor dan Ekspor Produk UMKM yang diikuti ratusan pelaku usaha di Aula Lantai 3 Kantor KADIN Tulungagung, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin. Seminar ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu bersaing dan memperluas pasar hingga tingkat global.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi terkait perdagangan internasional, mulai dari regulasi ekspor-impor, tata kelola dokumen perdagangan luar negeri, kepabeanan, sistem pembayaran internasional, hingga strategi pemasaran produk ke pasar global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa kualitas produk menjadi faktor utama, namun belum cukup untuk memenangkan persaingan internasional. Menurutnya, pelaku UMKM juga harus memahami aspek legalitas usaha, manajemen bisnis, serta mekanisme ekspor agar mampu memenuhi kebutuhan pasar luar negeri.

“Potensi produk unggulan Tulungagung sangat besar. Yang perlu kita lakukan adalah meningkatkan kualitas produk, memperkuat legalitas usaha, serta memahami mekanisme ekspor agar produk lokal mampu bersaing di pasar dunia,” ujar Ahmad Baharudin.

Ia menyampaikan, perubahan pola perdagangan global saat ini memberikan peluang besar bagi pelaku usaha daerah.Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus mendorong peningkatan kapasitas UMKM melalui pelatihan, pendampingan, serta kerja sama dengan berbagai pihak.

Selain pembekalan teknis, seminar tersebut juga menghadirkan pembahasan mengenai pentingnya membangun jaringan usaha dengan perbankan, perusahaan logistik, eksportir, hingga konsultan kepabeanan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci untuk mempermudah pelaku UMKM memasuki pasar internasional.
Ahmad Baharudin berharap ilmu yang diperoleh para peserta dapat segera diterapkan untuk mengembangkan usaha masing-masing.

“Jangan berhenti sampai di seminar ini saja. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk naik kelas, memperluas pasar, dan membawa produk Tulungagung dikenal di berbagai negara,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada KADIN Kabupaten Tulungagung yang terus berperan aktif dalam membangun ekosistem usaha yang kompetitif melalui berbagai program penguatan kapasitas UMKM.

Seminar tersebut turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Tri Hariadi, Ketua KADIN Kabupaten Tulungagung Rifqi Firmansyah, jajaran pimpinan Bank Jatim, BNI, BRI, dan Bank Mandiri, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Fajar Widariyanto, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Slamet Sunarto, Kepala BRIDA Wahyd Masrur, narasumber, moderator, serta ratusan pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung.

Sementara itu, Ketua KADIN Kabupaten Tulungagung Rifqi Firmansyah menjelaskan bahwa tantangan terbesar UMKM saat ini bukan lagi sekadar mencari pasar luar negeri, melainkan memastikan produk yang dihasilkan mampu memenuhi standar dan spesifikasi yang ditetapkan negara tujuan ekspor.

“Pasarnya sudah tersedia, tetapi kualitas produk harus konsisten. Selain itu, pelaku usaha harus memiliki manajemen yang baik agar mampu memenuhi permintaan secara berkelanjutan. Jika masih ada kekurangan, KADIN siap melakukan pendampingan,” jelas Rifqi.

Ia mengatakan, KADIN Tulungagung saat ini tengah menyiapkan program pembinaan bagi sekitar 10 pelaku UMKM sebagai tahap awal untuk memasuki pasar ekspor. Pendampingan tersebut meliputi peningkatan kualitas produk, pembenahan sistem usaha, hingga pemenuhan standar internasional.

Beberapa produk olahan pangan asal Tulungagung, seperti kerupuk dan sanghai, disebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan ke pasar luar negeri. Produk tersebut bahkan telah memiliki permintaan dari sejumlah negara, seperti Taiwan, Hong Kong, Malaysia, Singapura, hingga Amerika Serikat.

Rifqi mengungkapkan, jalur distribusi ekspor yang dikembangkan dari Tulungagung saat ini telah mampu melayani pengiriman rutin hingga dua kontainer setiap pekan. Selain itu, jaringan distribusi produk Indonesia ke berbagai negara juga terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Dalam memperkuat daya saing UMKM, KADIN Tulungagung menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan. Kerja sama tersebut bertujuan memberikan akses informasi mengenai pasar internasional, standar produk, serta peluang ekspor sesuai kebutuhan negara tujuan.

Selain itu, KADIN juga membangun kemitraan dengan jaringan ritel di Malaysia dan distributor di Amerika Serikat untuk memperluas pemasaran produk UMKM Indonesia.

Tidak hanya sektor makanan olahan, Rifqi menilai sektor pertanian juga memiliki peluang besar menjadi komoditas ekspor. Dengan penerapan standar mutu dan pengelolaan usaha yang profesional, produk pertanian Tulungagung diyakini mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, KADIN Tulungagung berharap semakin banyak UMKM lokal yang mampu naik kelas dan menjadi pelaku usaha berorientasi ekspor. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing produk daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Reporter : Ev

Editor : Admin

Berita Terkait

Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa, Kecamatan Sumbergempol Gelar Sosialisasi Pengelolaan Media Sosial dan Publikasi Digital
Beri Jamdan ke Prajurit, Dandim Majalengka Minta Babinsa Bina Calon Prajurit TNI AD Tanpa Pungli
Fidiel Castro Minta Dugaan Keterlibatan K3S, MKKS, dan Disdikbud Diusut Transparan
PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!
Tak Henti-hentinya Satgas TMMD 130 Kodim 0209/Labuhanbatu, Berjibaku kejar Sasaran Pisik.
Kunjungan DPD IWO-I Deli Serdang di Sambut Oleh Ketua OKK DPP IWO-I Bersama DPW IWO-I DKI Jakarta
Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Inhil Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Muhammadiyah
PCNU KOTA JAMBI MENERIMA BANTUAN MASKER DARI BPBD KOTA JAMBI UNTUK APEL HARI SANTRI NASIONAL 2026*

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Tingkatkan Akuntabilitas dan Kinerja Organisasi, Kejari Karo Hadiri Evaluasi SAKIP Virtual 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:17 WIB

Pimpin Apel Pagi Kejari Karo, Kasubagbin Tekankan Kedisiplinan dan Kesiapan Mental Pegawai

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Dari Desa Untuk Negeri, Satgas TMMD Kodim 0206/Dairi Berjuang Membuka Akses Sibongkaras

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:58 WIB

HINCA PANJAITAN ZIARAH KE MAKAM BOLANG PENAWAR DAN SERAP ASPIRASI GANTI RUGI LAHAN DI DESA KANDIBATA, LANJUT BAHAS KEARIFAN LOKAL DI KEJARI KARO

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Tim Cobra Polres Karo Ungkap Kasus Pencurian, Residivis Diamankan di Kabanjahe

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Jelang Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Karo Gelar Bakti Sosial di Masjid Husnul Khotimah

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Polres Karo Kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Dua Pria Diamankan Bersama Sabu di Bintang Meriah

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Wakapolres Karo Pimpin Apel Pagi, Tekankan Tanggung Jawab Pelaksanaan Program Quick Wins Kapolri

Berita Terbaru