Pesawaran – Nasionaldetik .Com
Pemilihan tersebut diikuti enam calon, terdiri dari empat calon laki-laki dan dua calon yang merupakan keterwakilan perempuan.
Berdasarkan hasil penghitungan suara yang tercantum dalam berita acara penghitungan, perolehan suara masing-masing calon yakni Dedi Suhendi 6 suara, Hermawansyah 14 suara, Al Qodri 7 suara, Saprawi 11 suara, Marliana 9 suara, dan Widiya Umami, S.M. 10 suara.
Total suara sah tercatat sebanyak 57 suara, dengan satu suara tidak sah dari jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih sebanyak 58 orang.
Hasil tersebut menempatkan Hermawansyah sebagai calon dengan perolehan suara tertinggi dalam proses pemilihan anggota BPD Pekondoh tersebut.
Usai memperoleh suara terbanyak, Hermawansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Pekondoh yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Pekondoh yang sudah menitipkan kepercayaannya kepada saya. Amanah ini akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya, terutama dalam mengawal dan menyampaikan aspirasi masyarakat,” ujar Hermawansyah.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat tersebut bukan semata-mata sebuah kemenangan pribadi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja dan komunikasi yang baik dengan masyarakat serta pemerintah desa.
Ke depan, Hermawansyah berharap keberadaan BPD Pekondoh dapat semakin memperkuat fungsi representasi masyarakat serta menjadi ruang komunikasi dalam menyampaikan berbagai aspirasi warga.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk ikut mendorong terciptanya suasana pemerintahan desa yang kondusif, transparan dan berkeadilan, dengan tetap mengedepankan musyawarah dalam setiap persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
“Kami siap menjembatani aspirasi masyarakat Desa Pekondoh. Harapannya, BPD bersama pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat dapat membangun komunikasi yang baik demi kemajuan Desa Pekondoh,” katanya.
Hermawansyah menambahkan, perbedaan pilihan dalam proses pemilihan merupakan bagian dari dinamika demokrasi di tingkat desa. Setelah proses pemilihan selesai, seluruh pihak diharapkan dapat kembali bersatu dan bersama-sama menjaga kondusivitas desa.
“Yang terpenting setelah pemilihan ini adalah bagaimana kita bersama-sama membangun Pekondoh. Perbedaan pilihan jangan sampai menjadi sekat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dengan selesainya proses pemungutan dan penghitungan suara, masyarakat Pekondoh diharapkan dapat mengawal keberlanjutan pembangunan desa secara konstruktif, sementara BPD yang terbentuk nantinya dapat menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.(Tim)





























