Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – Ketua PAC Grib Jaya Bakauheni yang dikenal dengan sapaan Bang Aang menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Grib Jaya Lampung Selatan yang mengusung tema “Konsolidasi Akbar Satu Komando”, Minggu (13/9/2026).
Rakercab digelar di Kantor Sekretariat PAC Grib Jaya Katibung, Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan. Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi jajaran organisasi sekaligus memperkuat peran Grib Jaya sebagai kontrol sosial dalam mengawal kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.
Rakercab dihadiri jajaran DPC Grib Jaya Lampung Selatan, di antaranya Ketua DPC H. Sudarno yang diwakili Wakil Ketua I Untung Supriyadi, Sekretaris Hermansyah, serta perwakilan 17 PAC Grib Jaya dari berbagai kecamatan di Lampung Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, DPC Grib Jaya Lampung Selatan juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 17 PAC sebagai bagian dari penguatan struktur dan konsolidasi organisasi di tingkat kecamatan.
Kehadiran Bang Aang bersama jajaran PAC lainnya menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi organisasi hingga tingkat wilayah.
Selain agenda konsolidasi, kegiatan Rakercab turut diisi dengan aksi sosial berupa pemberian santunan kepada 50 anak yatim.
Wakil Ketua I DPC Grib Jaya Lampung Selatan, Untung Supriyadi, yang mewakili Ketua DPC H. Sudarno, mengatakan Grib Jaya tidak hanya berfokus pada penguatan internal organisasi, tetapi juga harus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Grib Jaya harus menjadi bagian dari masyarakat dalam mengawal pembangunan, terutama memastikan investasi yang masuk tetap memperhatikan kepentingan dan keberlangsungan masyarakat Lampung Selatan,” tegas Untung.
Grib Jaya Nyatakan Sikap Tolak Geothermal Gunung Rajabasa
Salah satu poin penting dalam Rakercab adalah sikap organisasi terhadap rencana pengembangan geothermal di kawasan Gunung Rajabasa.
Dalam forum tersebut, Grib Jaya Lampung Selatan menyatakan menolak adanya geothermal di kawasan Gunung Rajabasa.
Sikap tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap rencana investasi yang dinilai berkaitan dengan ruang hidup dan kepentingan masyarakat.
Grib Jaya Lampung Selatan menyatakan akan terus menyuarakan aspirasi masyarakat serta mengawal kebijakan pembangunan dan investasi agar tetap memperhatikan kepentingan rakyat dan kelestarian lingkungan.
Dengan penyerahan SK kepada 17 PAC, santunan kepada 50 anak yatim, serta kesepakatan sikap terkait rencana geothermal Gunung Rajabasa, Rakercab diharapkan semakin memperkuat soliditas dan koordinasi jajaran Grib Jaya Lampung Selatan dalam menjalankan fungsi sosial kemasyarakatan secara satu komando. (ML)





























