Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – Klinik Rawat Inap Siger Husada resmi dibuka di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (13/8/2026).
Peresmian klinik tersebut turut dirangkai dengan kegiatan sosial berupa sunatan massal gratis dan pelayanan keluarga berencana (KB) implan bagi masyarakat.
Direktur Klinik Siger Husada, Basroni Faisal, mengatakan kehadiran klinik tersebut bertujuan membantu meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Bakauheni dan kawasan sekitarnya.
“Tujuan utamanya membantu melayani kesehatan masyarakat, khususnya di area Bakauheni dan jangkauan luasnya seluruh kawasan terdekat,” kata Basroni.
Menurutnya, Klinik Siger Husada merupakan klinik utama yang juga memiliki fungsi sebagai fasilitas rujukan. Berbeda dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas, klinik tersebut telah menyediakan pelayanan dokter spesialis.
“Kita ada pelayanan poli spesialis, jadi bisa melayani atau mengurai kemacetan pelayanan kesehatan di Bakauheni ke depannya,” ujarnya.
Saat ini, Klinik Siger Husada telah menyediakan layanan poli spesialis kebidanan dan kandungan atau obstetri ginekologi serta poli penyakit dalam.
Ke depan, pihak pengelola berencana menambah sejumlah layanan spesialis lainnya, di antaranya poli bedah dan poli anak.
Untuk fasilitas rawat inap, klinik tersebut memiliki kapasitas hingga 24 tempat tidur. Sementara kamar yang saat ini telah disediakan berjumlah 16 tempat tidur dengan pilihan kamar kelas satu dan kamar berisi dua tempat tidur.
Basroni menjelaskan, Klinik Siger Husada juga tengah mempersiapkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Namun, proses tersebut membutuhkan sejumlah tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi.
Salah satunya adalah proses akreditasi. Klinik harus terlebih dahulu beroperasi selama minimal tiga bulan sebelum menjalani proses akreditasi, kemudian dilanjutkan dengan survei dari BPJS Kesehatan.
“Setelah akreditasi baru nanti disurvei lagi oleh BPJS. Setelah survei mungkin tahun depan kita akan bekerja sama. Insyaallah secepatnya, kami minta dukungannya,” ungkapnya.
Dalam pelayanan medis, dokter spesialis akan menjalankan praktik sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sementara dokter umum disiapkan untuk memberikan pelayanan selama 24 jam.
“Untuk dokter umum kita standby 24 jam karena akan disiagakan. Untuk tenaga medis lainnya seperti perawat, bidan, dan farmasi sudah ada,” jelas Basroni.
Ia menambahkan, apabila terdapat pasien dengan kondisi yang tidak dapat ditangani di Klinik Siger Husada, pasien akan segera dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki kemampuan lebih lengkap, termasuk rumah sakit di Bandar Lampung maupun wilayah lainnya.
“Bilamana tidak bisa ditangani di sini, akan segera dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih lengkap atau tipe di atasnya,” katanya.
Pembukaan Klinik Rawat Inap Siger Husada turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur masyarakat, di antaranya pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Camat Bakauheni, Camat Penengahan, Camat Ketapang, Kades bakauheni Sukirno, Kapolsek KSKP Bakauheni, Kacab PT BBJ, jajaran ASDP Bakauheni, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para kepala UPT puskesmas dari tiga kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta elemen masyarakat setempat.
Kehadiran Klinik Siger Husada diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan sekaligus menjadi salah satu fasilitas kesehatan rujukan bagi warga di Bakauheni dan wilayah sekitarnya. (Ism)




























