Ini Tanggapan Ketua Komisi D Rapi Ginting Terkait FBB 2026

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:42 WIB

50386 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karo, Nasionaldetik.com

– Gelaran Festival Bunga dan Buah (FBB) yang berlangsung setiap tahun di kota sejuk Berastagi kembali menuai sorotan. Kegiatan yang menelan anggaran cukup signifikan—mencapai Rp1 miliar—tersebut menimbulkan berbagai asumsi negatif dari warga.

Sejumlah pedagang buah lokal menyayangkan pelaksanaan FBB 2026. Stand yang disediakan panitia penyelenggara dinilai justru diperjualbelikan kepada pedagang musiman, alih-alih memberdayakan pelaku usaha lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harusnya stand untuk petani bunga dan buah diperbanyak di dalam arena festival untuk membantu mereka mengenalkan hasil tani. Namun, yang diperbanyak justru pedagang jajanan dan mainan yang bikin semrawut. Kan lebih relevan kalau hasil buah dan bunga dipajang,” ujar Singarimbun (48), salah satu pedagang di Pajak Berastagi, Minggu (9/8/2026).

Senada dengan Singarimbun, pedagang lainnya turut menyampaikan keluhannya. “Kalau tidak begitu, panitia tidak dapat untung banyak. Tiap tahun situasinya selalu seperti itu, tidak tahu kapan ada perubahan,” cetus br Nainggolan.

Berdasarkan pantauan media, tolak ukur keberhasilan FBB tak sebatas pada tingginya jumlah pengunjung. Festival tahunan ini seharusnya mampu memberikan dampak positif secara nyata bagi sektor pariwisata, pelaku UMKM, serta perekonomian Kabupaten Karo.

Saat dikonfirmasi, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Karo yang membidangi pariwisata, M. Rapi Ginting, S.E., mengaku pihak DPRD belum menerima laporan resmi dari Pemerintah Kabupaten Karo terkait pelaksanaan FBB 2026.

“Belum ada rapat. Kami juga belum menerima laporan resmi dari Pemkab Karo. Mungkin minggu depan laporannya baru masuk. Nanti pihak terkait akan kami panggil untuk memberikan penjelasan secara detail,” ujar Rapi Ginting.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menilai, secara umum penyelenggaraan FBB tahun ini menunjukkan kemajuan ketimbang tahun lalu. Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah kekurangan yang harus dievaluasi.

“Secara kasatmata kegiatan ini makin bagus, ada kemajuan dan peningkatan. Namun, memang ada kelemahan yang harus diperbaiki ke depannya. Puncak keramaian terjadi pada malam penutupan, tetapi mayoritas pengunjung masih didominasi warga dari desa-desa di 17 kecamatan se-Kabupaten Karo,” beber Rapi.

Ia juga menambahkan bahwa wisatawan dari luar daerah masih didominasi pengunjung asal Kabupaten Deli Serdang, Dairi, dan Langkat.

Selain itu, Komisi D DPRD Karo menyoroti penataan stand yang dinilai belum mencerminkan identitas Festival Bunga dan Buah. Menurut Rapi, masih banyak stand yang menjual produk yang tidak relevan dengan tema festival, seperti pakaian bekas (monge) dan aneka jajanan umum.

“Ke depan, stand jajanan umum perlu dikurangi. Kalaupun ada kuliner, kami mendorong Pemkab Karo untuk memprioritaskan UMKM lokal atau kelompok masyarakat dari desa-desa di Tanah Karo,” tegasnya.

Rapi menutup keterangannya dengan menegaskan komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran serta ketercapaian target FBB.

“Intinya, Komisi D akan tetap kritis demi kemajuan Tanah Karo ke depan,” pungkasnya.

(Nur Kennan Tarigan)

Berita Terkait

Green Policing – Cegah Tanah Longsor, Polres Karo Tanam 100 Pohon di Desa Sukandebi
Waka Polres Karo Gelar Jumat Keliling di Masjid Al Ikhlas, Ajak Jemaah Jaga Kamtibmas
Polsek Barusjahe Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Masyarakat Desa Tangkidik
Polsek Tigabinanga Gelar Green Policing, Bersihkan Lingkungan dan Pangkas Ranting Pohon
Dukung Program 8 Quick Wins Kapolri, Polres Karo Gelar Patroli Gabungan untuk Ciptakan Kamtibmas Kondusif
Menelusuri Transparansi Pengembalian Kelebihan Bayar Proyek Jalan Teluk Binjei: Beberapa Media Layangkan Surat Klarifikasi ke BPKAD Labura
Kejari Karo Ikuti FGD Virtual Pengawasan Proses Hukum Perkara Pidana
Pemkab Karo Terima Donasi Obat-Obatan dari PT Indofarma Untuk Mendukung Pelayanan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Berpasangan dengan Windu JA, Bung Ismail Juarai Turnamen Orado Kecamatan Bakauheni

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Jamaah Haji dan Umroh Bela Ponpes Walisongo: Jangan Hakimi Lembaga Karena Ulah Oknum Guru

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:45 WIB

DI ANTARA JUTAAN SUARA, SIAPA YANG BELUM BENAR-BENAR DIDENGAR?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Dari Kabupaten Tegal, Hj. Ninik Budiarti Sampaikan Doa untuk Presiden Prabowo Subianto

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Motor Sewaan Tak Kunjung Kembali, Pemilik Warkop di Ngantru Berujung Jadi Tersangka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Klien Jadi Tantangan Terberat, Banyak Baru Pilih Kuasa Hukum Saat Terjebak

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:35 WIB

PNIB : Terima Kasih Kepada Kapolri Baru, Pelaku Intoleransi Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Jadi Tersangka, Saatnya Indonesia Tanpa Intoleransi Terorisme Khilafah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:25 WIB

MD KAHMI KABUPATEN TEGAL GERAKAN BERBAGI AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT

Berita Terbaru