HUTAN NEGARA DI JADIKAN PENAMBANG MINYAK ILEGAL DRILING DAN KEBUN SAWIT , MASYARAKAT MINTA MABES POLRI BERTINDAK 

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:38 WIB

50248 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batanghari -asional detik,com.Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin di Senami, kabupaten Batanghari, Jambi, telah lama menjadi lokasi aktivitas ilegal yang merusak lingkungan, terutama penambangan minyak ilegal (ilegal drilling) dan perambahan hutan untuk perkebunan kelapa sawit.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Aktivitas Ilegal yang Terjadi.

 

 

Penambangan Minyak Ilegal (Illegal Drilling): Ini adalah masalah paling menonjol dan aktivitas tersebut berjalan dengan lancar Para penambang membuat sumur-sumur minyak tanpa izin di dalam kawasan hutan konservasi, menyebabkan kerusakan parah, polusi, dan bahkan insiden ledakan serta kebakaran yang melukai pekerja dan merusak lahan hutan.

 

 

Perambahan Hutan, Sebagian kawasan hutan juga dilaporkan telah dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit secara ilegal.

 

 

Andi salah satu warga kabupaten Batanghari, mengatakan,”

Kami meminta mabes polri,melakukan berbagai operasi penertiban.yaitu sumur minyak ilegal driling di Batanghari dikawasan hutan raya senami yaitu hutan negara ,dan mencegah operasi kembali. Pelaku dan pemodal aktivitas ilegal,”kata andi

 

 

” ilegal ini melanggar Undang-Undang tentang Minyak dan Gas Bumi serta Undang-Undang tentang Kehutanan, yang melarang pengerjaan atau pendudukan kawasan hutan secara tidak sah, “pungkasnya

Berita Terkait

Pemerasan Berkedok Razia Gabungan di Sungai Bahar: Oknum LSM Catut Nama BAIS dan PM, Nyaris Diamuk Massa
Staf Inspektorat Merangin: Klarifikasi Proses Audit BPK dan Pengambilan Sampel Coring di Pasar Atas
Ratusan PPPK Paruh Waktu RSUD Kolonel Abundjani Bangko Mogok Kerja, Gaji 5 Bulan Belum Cair karena SK Belum Ditandatangani Bupati
KANDAL BUNGKU: Oknum Korem Garuda Putih Diduga Kuat Jadi “Tameng” Mafia Drilling Ilegal
Puluhan Guru PPPK Paruh Waktu Demo Diknas Merangin, Tuntut SK dan Gaji
BPK Periksa Proyek Dana Kelurahan Merangin, Ambil Sampel Beton di Pasar Atas.
Darurat Narkoba di Bungo, GPN Desak Kapolres Sikat Bandar yang Kebal Hukum!
Isu “Pengatur” Proyek APBD Merangin Viral di Medsos, Kadis PUPR & Diknas: Tidak Ada Intervensi

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:00 WIB

Miris..!! Hendak Pulang Kerja Pengendara Motor Dibegal di Cikarang Selatan, Motor Raib Dibawa Pelaku

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32 WIB

IWO Indonesia Somasi DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Terkait Dugaan Menghalangi Tugas Wartawan

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:55 WIB

Panitia Pelaksana Pemilihan Calon BPD Desa Karangbahagia Disinyalir Pungli

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:24 WIB

Soroti Anggaran Rp 66 Miliar, IWO Indonesia Desak Audit Diskominfosantik Bekasi Terkait Pertemuan Mewah Influencer

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:16 WIB

Gimmick Komunikasi Plt Bupati Bekasi: Influencer Dimanja di Hotel Mewah, Pers Formal ‘Dianaktirikan’

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:28 WIB

Kawasan SGC Amburadul, Nyali Plt. Bupati Bekasi Dipertanyakan : Menata Pusat Kota Saja Gagal, Apalagi Pelosok

Kamis, 30 April 2026 - 09:47 WIB

Reaksi Anti Transparansi: Kades Sindangjaya Kecamatan Cabangbungin Tantang UU Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 28 April 2026 - 07:50 WIB

Insiden Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur: Gerbong Wanita Ringsek Dihantam Lokomotif

Berita Terbaru