Dugaan Korupsi Dana Desa Damuli Kebun: Pengadaan Lembu Hingga Dana Stunting Diduga Disalahgunakan

NUR KENNAN BR TARIGAN

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 11:08 WIB

50126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhanbatu Utara,Nasionaldetik.com

— Kisah kelam pengelolaan Dana Desa di Damuli Kebun, Kecamatan Kualauh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, kini mulai terkuak. Kepala Desa (Kades) berinisial AM, yang dilantik pada Agustus 2022, diduga kuat telah melakukan serangkaian penyelewengan dana desa selama dua tahun terakhir. Dugaan ini mencakup mark-up pengadaan bibit lembu, serta penyalahgunaan dana stunting dan BLT-DD yang berpotensi merugikan negara hingga ratusan juta rupiah.( Labura-10 September 2025 )

​Proyek Lembu Senilai Rp280 Juta Jadi Sorotan
​Salah satu dugaan terbesar adalah penyalahgunaan dana untuk pengadaan bibit induk lembu pada tahun anggaran 2023-2024. Proyek ini mengalokasikan dana sekitar Rp280 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber terpercaya menyebutkan, bantuan lembu tersebut disalurkan secara individu di setiap dusun, bukan kepada kelompok, seperti skema yang biasa dilakukan untuk bantuan produktif.

​Kejanggalan ini diperkuat oleh analisis Bambang Priliadianto, seorang aktivis lokal, yang meragukan kewajaran harga satuan lembu. “Jika dana Rp280 juta dibagi untuk 15 ekor lembu, itu berarti setiap ekor harganya sekitar Rp17 juta. Lembu jenis apa yang seharga itu? Apalagi dalam rinciannya disebut sebagai ‘bibit induk lembu’,” ungkap Bambang dengan nada heran. Menurutnya, harga tersebut terlalu tinggi, memunculkan dugaan kuat adanya praktik mark-up untuk meraup keuntungan pribadi.

​Kecurigaan publik semakin menguat setelah sejumlah warga Desa Damuli Kebun mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan tersebut. Saat dikonfirmasi, beberapa warga pada 9 September 2025 menyatakan, “Sekarang kami tidak tahu ada bantuan apa. Apalagi bantuan lembu dan BLT-DD. Kami sudah dua tahun ini tidak pernah dapat,” ujar salah seorang warga yang tidak ingin namanya disebut. Pengakuan ini kontras dengan pernyataan Sekdes, yang saat ditemui pada 10 September 2025 menyebutkan bahwa 15 ekor lembu telah disalurkan ke dusun-dusun.

​Menurut warga, skema bantuan sebelumnya lebih transparan karena disalurkan melalui kelompok. Namun, dua tahun terakhir, informasi mengenai program bantuan desa menjadi tertutup dan tidak diketahui masyarakat luas.

​Dugaan penyalahgunaan ini menimbulkan kemarahan publik. Masyarakat mendesak Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu Utara untuk segera turun tangan dan melakukan audit mendalam terhadap seluruh laporan keuangan Desa Damuli Kebun.

Pemeriksaan terhadap Kades AM dianggap sebagai langkah krusial untuk membuktikan kebenaran dugaan ini dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana desa.

​Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa AM tidak dapat ditemui untuk dimintai klarifikasi. Ketidakhadirannya di kantor saat hendak dikonfirmasi menambah panjang daftar pertanyaan publik tentang transparansi pengelolaan dana desa di Damuli Kebun. Dugaan ini menjadi pengingat penting bagi aparat penegak hukum dan pengawas untuk lebih aktif dalam mengawasi penggunaan anggaran negara di tingkat desa, demi memastikan kesejahteraan rakyat menjadi prioritas utama.

(Rizal/Tim)

Berita Terkait

Jeritan Hati Warga Lumban Hariara: Diabaikan Kepala Desa, Menaruh Asa pada Ketegasan Bupati Labura
Tuding Camat ‘Sutradara’ Pelantikan Kadus, Kades Sialang Taji Diduga Tabrak UU Desa dan Manipulasi Seleksi.
Dugaan Penyelewengan Dana BOS di SMPN 2 Kualuh Hulu: Anggaran Mengucur, Sarpras Hancur.
Misteri Aliran Dana BOS di SDN 114344 Suka Rame Terbongkar.
Diduga Lamban, Humas Kejari Labuhanbatu Tak Kunjung Jawab Surat Laporan Dugaan Korupsi Selama 3 Bulan
Ironi di Balik Kaca Mata Birokrasi: Menagih Hak, Melupakan Kewajiban
Ironi Sekolah Unggulan: Tumpukan Sampah Busuk Kepung Gerbang MAN 2 Labura, DLH Membisu
Dugaan Penyelewengan Dana BOS di 44 SD Negeri Kualuh Selatan Mencuat, Sejumlah Wartawan Layangkan Surat Klarifikasi ke Disdik Labura

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:31 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:51 WIB

Pangdam I/BB Kunjungi Kodim 0201/Medan, Tekankan Prajurit Bantu Kesulitan Rakyat

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:31 WIB

Sinergi Perkuat Pemberitaan Berkualitas, DPW APPI Sumatera Utara Silaturahmi ke Fraksi PDIP DPRD Kota Medan

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:22 WIB

Kapolsek Pancur Batu JUNAIDI S.H, Turun Langsung Pastikan Situasi Aman dan Kondusif.

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:35 WIB

Gawat ! Pecatan Tentara Ditangkap Jadi Bandar Narkoba

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:08 WIB

*Ketua Laskar Gibran Sumut Samson Sembiring Bersilaturahmi dengan Wakil Wali Kota Binjai,

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:50 WIB

Kalah Prapid, Tersangka Penganiayaan Dan Keluarga Serang Oknum Ketua Ormas Lewat Informasi Hoaks dan Narasi Negatif

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:35 WIB

Diduga Isu Belaka Terkait Informasi Judi Dadu Putar di Wilayah Polsek Kutalimbaru 

Berita Terbaru

MEDAN

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:31 WIB