Mardingding KARO, Nasionaldetik.com
– Musibah kebakaran hebat menghanguskan tujuh unit rumah semi permanen serta merusak satu unit rumah warga di Desa Mardingding, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, pada Kamis (27/8/2026) dini hari.
Informasi kebakaran pertama kali diterima oleh Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Lau Baleng sekitar pukul 01.18 WIB dari anggota Damkar yang sedang bertugas, Ari Putra Utama Bukit. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi penanganan.
Berdasarkan data di lapangan, sebanyak delapan pemilik rumah terdampak musibah ini, antara lain:
Antonius Ginting (40) – Rumah semi permanen ukuran 5×25 m², 3 jiwa (Korban jiwa: Nihil)
Arjuna Barus (42) – Rumah semi permanen (Korban jiwa: Nihil)
Jusup Barus (52) – Rumah semi permanen (Korban jiwa: Nihil)
Hendri Bangun (43) – Rumah semi permanen (Korban jiwa: Nihil)
Meriah Ukur Sitepu (47) – Rumah semi permanen (Korban jiwa: Nihil)
Sektor Sebayang (45) – Rumah semi permanen (Korban jiwa: Nihil)
Rante br Sembiring (60) – Rumah semi permanen (Korban jiwa: Nihil)
Paulus Hasugian (50) – Rumah semi permanen (Korban jiwa: Nihil)
Proses pemadaman melibatkan penanganan terpadu. Dua unit mobil Damkar Pemkab Karo (Unit Mobil 05 dan Mobil Karba 12) dikerahkan ke lokasi bersama enam personel, yaitu Sabam M. Situmorang, Ari Bukit, Karto Budiman Pinem, Armi Sembiring, Tuahta Barus, dan Sandi Pinem. Pemadaman juga didukung penuh oleh dua unit mobil pemadam milik Batalyon 904 TP Garamata.
Unit armada terdekat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam kurun waktu 17 menit saat api masih membesar. Setelah penanganan intensif selama 1 jam, api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan bara api hingga area benar-benar aman dan terkendali 4 jam kemudian.
Penyebab pasti kebakaran saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwajib. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materil diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar. Saat ini seluruh Prosedur Operasional Standar (SOP) penanganan telah selesai dilaksanakan dan api dipastikan sudah padam total.
Reporter: Jonson Tarigan
Editor: Nur Kennan Tarigan




























