PNIB Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:47 WIB

5066 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, 12 Juli 2026,Nasionaldetik.com – Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) memberikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas komitmen dan langkah tegas pemerintah dalam memperkuat pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia. PNIB menilai, keseriusan Presiden dalam mendukung penegakan hukum menjadi sinyal positif bagi upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan.

Ketua Umum PNIB, AR Waluyo Wasis Nugroho atau yang akrab disapa Gus Wal, menyatakan bahwa pemberantasan korupsi harus menjadi agenda nasional yang dijalankan secara konsisten tanpa adanya intervensi maupun perlakuan istimewa terhadap siapa pun dan tanpa melihat dari instansi lembaga negara manapun.

“Kami mengapresiasi Presiden RI Bapak Prabowo Subianto atas komitmen dan keberaniannya dalam mendorong pemberantasan korupsi secara tegas tanpa pandang bulu. Korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang merampas hak rakyat, sehingga penegakan hukum harus dilakukan secara objektif, profesional, dan tidak pandang bulu terhadap siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi,” ujar Gus Wal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, komitmen dari kepala negara merupakan fondasi penting bagi aparat penegak hukum untuk bekerja secara independen, profesional, dan berintegritas. Oleh karena itu, PNIB berharap semangat pemberantasan korupsi terus diperkuat melalui sinergi seluruh institusi penegak hukum agar mampu memulihkan kepercayaan publik terhadap negara, papar Gus Wal.

Gus Wal menegaskan bahwa tidak boleh ada ruang bagi praktik korupsi di Indonesia, baik yang dilakukan oleh pejabat tinggi, aparat, kepala daerah, maupun pihak-pihak lain yang menyalahgunakan kewenangan demi kepentingan pribadi atau kelompok.

“Prinsip equality before the law harus benar-benar diwujudkan. Siapa pun yang melakukan korupsi wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak boleh ada tebang pilih, tidak boleh ada perlindungan terhadap pelaku korupsi hanya karena jabatan, kedekatan politik, maupun kekuatan ekonomi yang dimiliki,” tegasnya.

PNIB juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung agenda pemberantasan korupsi dengan membangun budaya antikorupsi, meningkatkan pengawasan publik, serta tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan.

“Bangsa ini membutuhkan pemerintahan yang bersih agar pembangunan berjalan optimal dan kesejahteraan rakyat dapat terwujud. Kami mendukung penuh setiap langkah pemberantasan korupsi yang dilaksanakan secara profesional, transparan, dan berdasarkan supremasi hukum. Semoga komitmen ini terus dijaga demi terwujudnya Indonesia yang maju, berintegritas, dan berkeadilan, Indonesia Aman Makmur Damai, Tanpa Korupsi, Intoleransi, Khilafah Radikalisme Terorisme, pungkas Gus Wal.

(Tim PNIB)

Berita Terkait

Tingkatkan Kondusivitas Daerah, Plt. Bupati Ahmad Baharudin Ajak Warga Jaga Ketentraman Lewat Sinergi Jogo Tulungagung
LPAKN RI PROJAMIN Tanggamus Desak PPK ,BMBK PUPR Lampung ,Ukur Ulang Ketebalan Aspal Ruas Kuripan – Simpang Kota Agung
Plt Bupati Tulungagung Dorong LPTQ Perkuat Pembinaan Al-Qur’an di Tengah Masyarakat
Apel 3 Pilar Plt. Bupati Ahmad Baharudin Ajak Seluruh Unsur Bersinergi Jaga Keamanan & Persatuan Tulungagung
Bersih Desa Pojok Hidupkan Tradisi, Wayang Kulit Jadi Cermin Kehidupan
Antisipasi Karhutla, Koramil 421-03/Pnh Bersama Satpol PP dan Warga Intensifkan Patroli
16 Tim Voli Berebut Piala Bupati Cup Wilayah I 2026 di Gedung Harta
Rekening Supriyono alias Botok Ditunda, Penegakan Hukum atau Pembatasan Aspirasi AMPB?

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:31 WIB

Brigjen TNI Mukhamad Albar Lepas 368 Bintara Muda, Pesan Tegas Mengawal Kehormatan Prajurit

Kamis, 3 September 2026 - 18:00 WIB

LBHAM: USUT TUNTAS DUGAAN KERACUNAN MBG DI SMPN 1 KABUH DAN STOP OPERASIONAL SPPG

Kamis, 3 September 2026 - 15:56 WIB

Dugaan Keracunan Massal MBG di Sidoarjo: Pemred Nasionaldetik.com Desak Program Segera Dihentikan Total!

Kamis, 3 September 2026 - 12:57 WIB

PNIB: Ratusan Santri Kembali Keracunan MBG, Jangan Sampai Keselamatan Anak Bangsa Dikorbankan Demi Ambisi Makan Bergizi Gratis

Kamis, 3 September 2026 - 10:48 WIB

Warga Desa Tenggor Geruduk Polres Gresik, Protes Salah Tangkap dan Dugaan Penganiayaan Oknum Polisi

Kamis, 3 September 2026 - 10:24 WIB

MANA SUARA KH. MIFTAKHUL AKHYAR SAAT RATUSAN SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG?

Kamis, 3 September 2026 - 10:13 WIB

Selain H. Chaidir, Ada 2 Rekanan Lain di Pasar Bawah. Masih Diburu Konfirmasi.

Kamis, 3 September 2026 - 10:06 WIB

MARAKNYA PETI DI BUNGO: AKSI TAMBANG EMAS ILEGAL DI BERINGIN DIWARNAI INTIMIDASI DAN ANCAMAN PEMBUNUHAN WARTAWAN

Berita Terbaru