Polemik Revitalisasi: Kabid Dikdas Bantah Pungli, Tegaskan “Dak Ado Setoran”

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:32 WIB

50649 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 12 Maret 2026.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang bergulir di Kabupaten Merangin, Jambi pada tahun 2025 untuk meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) kini diliputi isu tak sedap. Program yang digadang-gadang untuk menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas, aman, dan nyaman ini diduga dicemari praktik pungutan liar atau “setoran” dari sejumlah kepala sekolah kepada pihak Dinas Pendidikan (Disdik) setempat.

Informasi yang dihimpun media, dugaan pungli ini melibatkan penarikan dana dari para kepala sekolah SD dan SMP kepada oknum di Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Merangin. Oknum yang kuat diduga menjadi penerima setoran tersebut adalah “Tabri”, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Dikdas. Jika praktik ini benar terjadi, dampaknya akan merusak tujuan mulia program revitalisasi dan menghambat upaya penyediaan pendidikan yang bermutu secara merata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi tudingan tersebut, Kabid Dikdas Disdik Merangin, “Tabri”, membantah keras isu pungutan liar ini. Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Senin, 9 Maret 2026, ia menegaskan, “Dak ado.” “Tugas saya hanya sebatas peningkatan mutu pendidikan, dan saya tidak pernah menerima setoran,” ujarnya. Ia pun mengisyaratkan kemungkinan keterlibatan pihak lain dengan melontarkan, “Mungkin bagian belakang dak.”

“Tabri” menambahkan bahwa dirinya baru menjabat sebagai Kabid Dikdas sejak September 2025, sebelumnya ia adalah seorang kepala sekolah. Ia menekankan bahwa program revitalisasi ini merupakan program dari kementerian pusat dan pendanaannya tidak dikelola secara langsung oleh Disdik Merangin dalam konteks pungutan, sehingga kecil kemungkinannya ada penarikan dana di tingkat dinas terkait program ini.

To be continued…
Reporter: Gondo irawan

Berita Terkait

Oknum Aparat Diduga “Bekingi” Penambangan Ilegal, Nama Baik Institusi TNI dan Polri Dipertaruhkan!
Isu “Pengatur” Proyek APBD Merangin Viral di Medsos, Kadis PUPR & Diknas: Tidak Ada Intervensi
SKANDAL BBM ILEGAL: Oknum TNI Korem 042/Gapu Diduga Menjadi “Tameng” Bisnis Gelap di Rupit & Pantai
Sejak Pasca-Lebaran Cuma Masuk 1 Kali, PLT Kepsek SDN 54 Merangin Ditegur dan Akan Dicopot
Polres Merangin dan Brimob Jambi Salurkan Bantuan dan Gelar Kerja Bakti Pascabanjir di Desa Pulau Bayur
Teguh Ungkap Polemik Kerjasama Media Diskominfo Merangin: Syarat Rumit Jadi Penghalang
Kejanggalan “Data”, Angka Kerjasama Media Diskominfo Merangin Beda Antara 2025 dan 2026, Ada Apa?
Kadisdik Merangin Panggil Kepala Sekolah SD Negeri 54 Terkait Dugaan Minim Absensi

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:52 WIB

Viral! Perusahaan di Tegal Diduga Jadi Korban Pemerasan Oknum DPR Usai Selamatkan 13 ABK

Rabu, 29 April 2026 - 23:20 WIB

Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 23:42 WIB

Dewi Persik Siap Laporkan Akun Penyebar Fitnah Dirinya Meninggal Dunia

Selasa, 28 April 2026 - 23:19 WIB

RESPON ITJEN KEMENDAGRI DAN INSTRUMEN PUSAT: SK PEMBERHENTIAN SEKDES LUBUK LAYANG ILIR MASUK RADAR PENGAWASAN NASIONAL, DUGAAN CACAT ADMINISTRASI MENGUAP KE PUBLIK

Selasa, 28 April 2026 - 23:01 WIB

SPTI DKI Jakarta Gelar Deklarasi Buruh, Soroti Peran Strategis Energi bagi Pekerja

Senin, 27 April 2026 - 22:40 WIB

INFISA Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Pulangkan 13 ABK Konflik Perang Iran

Senin, 27 April 2026 - 09:09 WIB

Kick Off Implementation Support Mission ILASPP, Sekjen ATR/BPN Minta Semua Pihak Aktif Berpartisipasi untuk Atasi Kendala

Senin, 27 April 2026 - 08:44 WIB

Wamen Ossy: Revisi RTRWN Jadi Kunci Percepatan Pengembangan Jaringan Kereta Nasional

Berita Terbaru