Dugaan Penyelewengan Dana BOS di SMPN 2 Kualuh Hulu: Anggaran Mengucur, Sarpras Hancur.

NUR KENNAN BR TARIGAN

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:30 WIB

50365 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABURA –Nasionaldetik.com.

Kondisi infrastruktur SMPN 2 Kualuh Hulu yang berlokasi di Desa Sono Martani, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), kini tengah menjadi sorotan tajam. Pasalnya, kondisi fisik sekolah yang memprihatinkan berbanding terbalik dengan kucuran Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOS) yang diterima sekolah tersebut(Labura 07 Januari 2026)

​Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (07/01/2026), kondisi bangunan sekolah tampak tidak terawat. Pemandangan paling mencolok terlihat pada tiga ruang kelas, di mana seluruh kaca jendela bagian belakang dalam keadaan pecah total.

Kerusakan ini disinyalir telah berlangsung lama dan sangat mengganggu kenyamanan serta konsentrasi siswa dalam proses belajar mengajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dugaan adanya praktik “penyunatan” atau penyimpangan dana menguat setelah menilik data resmi. Berdasarkan laman Kemendikbud melalui aplikasi OMSPAN yang dipublikasikan Kemenkeu, SMPN 2 Kualuh Hulu tercatat mengalokasikan anggaran untuk komponen Pemeliharaan Sarana dan Prasarana (Sapras) sepanjang tahun 2024 hingga 2025 dengan total mencapai kurang lebih Rp127.544.980.

​Angka yang menyentuh ratusan juta tersebut dinilai sangat janggal jika melihat realitas di lapangan. Hingga saat ini, kerusakan kategori sedang seperti kaca pecah dan fasilitas lainnya justru dibiarkan terbengkalai tanpa ada perbaikan nyata.

​Sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) BOS, anggaran tersebut seharusnya diperuntukkan secara transparan untuk:
Pengadaan buku dan alat tulis.
Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.
Kegiatan operasional pendidikan.
Honorarium guru non-ASN.

​”Negara sudah menyiapkan dana yang cukup besar agar orang tua siswa tidak lagi terbebani dan fasilitas sekolah memadai. Jika dana itu ‘dibegal’ oleh oknum tidak bertanggung jawab, maka ini adalah pengkhianatan terhadap dunia pendidikan,” ungkap salah satu pengamat kebijakan publik Labura.

​Masyarakat dan orang tua murid kini mempertanyakan di mana keberadaan dana seratus juta rupiah lebih yang diklaim untuk Sapras tersebut. Muncul dugaan kuat bahwa ada oknum yang sengaja memanipulasi laporan penggunaan dana untuk kepentingan pribadi.

Kehadiran Media pada tanggal 07 Jqnuari 2026 di SMP NEGERI 2 Kualuh Hulu untuk lakukan Konfirmasi dengan Kasek tidak membuahkan hasil. Bahkan saat bendahara ditanyakan kepada salah satu Guru mengatakan juga tidak di Tempat.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Sekolah SMPN 2 Kualuh Hulu belum memberikan klarifikasi resmi terkait alasan tidak terserapnya dana Sapras untuk perbaikan fisik bangunan yang rusak parah tersebut.

(Rijal Naibaho)

Berita Terkait

Jeritan Hati Warga Lumban Hariara: Diabaikan Kepala Desa, Menaruh Asa pada Ketegasan Bupati Labura
Tuding Camat ‘Sutradara’ Pelantikan Kadus, Kades Sialang Taji Diduga Tabrak UU Desa dan Manipulasi Seleksi.
Misteri Aliran Dana BOS di SDN 114344 Suka Rame Terbongkar.
Diduga Lamban, Humas Kejari Labuhanbatu Tak Kunjung Jawab Surat Laporan Dugaan Korupsi Selama 3 Bulan
Ironi di Balik Kaca Mata Birokrasi: Menagih Hak, Melupakan Kewajiban
Ironi Sekolah Unggulan: Tumpukan Sampah Busuk Kepung Gerbang MAN 2 Labura, DLH Membisu
Dugaan Penyelewengan Dana BOS di 44 SD Negeri Kualuh Selatan Mencuat, Sejumlah Wartawan Layangkan Surat Klarifikasi ke Disdik Labura
Menelusuri Anomali Dana Desa di Labura: Jurnalis Temukan Selisih SiLPA, Dinas PMD Diminta Buka Data

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:21 WIB

OBJEK PBB P2 DIDUGA KUAT MASUK KAWASAN HUTAN, BAPENDA LAMBAR : “KAMI TIDAK TAHU!”

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:14 WIB

JIKA INDONESIA INGIN MAJU, BELAJARLAH DARI NEGARA YANG SUDAH MAJU, PESAN KIAI IMAM JAZULI MELEPAS 300 SANTRI KE CHINA

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:10 WIB

Pemuda dan Mahasiswa Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Program MBG Melalui Diskusi Publik di Banten

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:06 WIB

Kemenduk Bangga/BKKBN Banten Peringati Satu Tahun Program TAMASYA

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:51 WIB

Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:46 WIB

Kodim 0206/Dairi Rampungkan Rehabilitasi Jembatan Gantung di Pakpak Bharat

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Bantu Pascapanen Jagung Milik Petani di Pakpak Bharat

Berita Terbaru