PRESIDEN RI DESAK KAPOLRI MENGUNDURKAN DIRI PASCA-INSIDEN PENGEROYOKAN OLEH OKNUM POLISI: “MASYARAKAT KILANG KEPERCAYAAN, HAM DILANGGAR!”

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 08:35 WIB

50182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— Pemimpin Redaksi (Pimred) Nasionaldetik.com, Ir. Edi Supriadi (Edi Uban), angkat bicara dan mengecam keras tindakan keji yang diduga dilakukan oleh oknum anggota kepolisian terkait aksi pengeroyokan hingga menyisakan dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat.

Dalam pernyataan resminya, Edi Supriadi menegaskan bahwa kepolisian saat ini berada dalam titik terendah krise krisis kepercayaan publik (distrust) akibat bertambahnya deretan aksi kekerasan dan kesewenang-wenangan aparat di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan sikap dan tuntutan keras atas aksi pengeroyokan brutal oleh oknum polisi yang diduga melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), serta desakan agar aparat yang terlibat segera ditangkap dan Kapolri meletakkan jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab moral dan institusional.

Diprakarsai oleh Pemimpin Redaksi Nasionaldetik.com, Ir. Edi Supriadi, ditujukan kepada oknum aparat pelaku pengeroyokan, jajaran pimpinan Polri, serta Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Dirilis secara nasional dari Jakarta, merespons rentetan kekerasan oknum aparat yang mencederai keadilan publik di Indonesia. (Dapat disesuaikan lokasi spesifik insiden).
Kamis, 10 September 2026 / Segera disiarkan

Tindakan penganiayaan dan pengeroyokan oleh anggota kepolisian tidak hanya mencoreng citra institusi, tetapi juga merupakan bentuk pelanggaran HAM mendasar. Kegagalan membina dan mengawasi bawahan menunjukkan lemahnya kepemimpinan di tubuh Polri yang mengakibatkan runtuhnya kepercayaan masyarakat secara total.

Pimred Nasionaldetik.com mendesak langkah hukum konkret tanpa tebang pilih: menangkap, memproses pidana, dan memecat para oknum pelaku secara transparan, serta mendesak Kapolri untuk mengundurkan diri demi menyelamatkan marwah serta integritas penegakan hukum di Indonesia.
Pernyataan Sikap & Draf Rilis Lengkap

“Polisi yang seharusnya menjadi pengayom dan pelindung masyarakat justru bertindak seperti preman berseragam. Pengeroyokan ini bukan sekadar pelanggaran disiplin internal, ini adalah kejahatan pidana dan bentuk pelanggaran HAM nyata yang tidak bisa ditoleransi!” tegas Ir. Edi Supriadi.

Edi Supriadi menilai aksi brutal oknum tersebut telah menghancurkan prinsip-prinsip dasar penegakan hukum dan keadilan. Lebih jauh, ia menyoroti kepemimpinan Kapolri yang dinilai gagal melakukan reformasi birokrasi dan pengawasan di tubuh kepolisian.

“Kekerasan berulang yang dilakukan oknum menunjukkan tumpulnya pengawasan puncak kepemimpinan. Kapolri harus bertanggung jawab penuh atas insiden ini! Jika tidak mampu menertibkan anak buahnya dan menjamin keselamatan warga, solusi paling terhormat adalah segera MENGUNDURKAN DIRI,” tambah Edi Supriadi dengan nada tegas.

Tuntutan Resmi Redaksi Nasionaldetik.com:

Tangkap dan Adili Segera: Mendesak Divisi Propam dan Bareskrim Polri untuk segera menangkap, mengusut tuntas, dan memproses hukum secara pidana (bukan sekadar sanksi etik) seluruh oknum polisi yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Usut Tuntas Pelanggaran HAM: Mengaitkan Komnas HAM untuk melakukan investigasi independen terhadap dugaan pelanggaran HAM yang dialami oleh korban.

Pertanggungjawaban Kapolri: Mendesak Kapolri secara gentleman mundur dari jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas berulangnya tindakan brutal aparat di lapangan.

Pulihkan Hak Korban: Memberikan perlindungan, jaminan keamanan, serta rehabilitasi medis dan hukum secara menyeluruh bagi korban beserta keluarganya.

“Rakyat sudah muak dengan janji manis reformasi Polri. Saat ini masyarakat sudah tidak percaya lagi kepada polisi jika penegakan hukum selalu berpihak dan tebang pilih. Tangkap para oknumnya sekarang, atau biarkan krisis kepercayaan ini menenggelamkan marwah institusi Polri!” tutup Pemred Nasionaldetik.com.

Redaksi Nasionaldetik.com
Pemimpin Redaksi: Ir. Edi Supriadi

Berita Terkait

Semangat Pak Suroto di Usia Senja, Ikut Berjuang Mewujudkan Rumah Impian 
**Penuh Syukur dan Mandiri, Pak Suroto Manfaatkan Sisa Bongkaran 0209/Labuhanbatu Hadir Membawa Harapan** 
**TMMD KE-130 KODIM 0209/LABUHANBATU MULAI PEMBONGKARAN RUMAH EDI HARAHAP, HADIRKAN HARAPAN BARU BAGI KELUARGA** 
Rumah Bambu Ludes & Tabungan Rp2,5 Juta Ikut Hangus, Kisah Pilu Kakek 78 Tahun di Sumberjaya Bikin Haru
Ganti Nomor Ponsel karena Takut Dilacak APH,Warga Ngaku Jual Emas ke WN China TZ Alias A Hingga Seret Nama Oknum Kades Inggis Sanggau
*Polisi Peduli Pendidikan, Polda Metro Jaya Edukasi Siswa Cegah Perundungan*
*Minggu Kasih, Kapolsek Koja di Gereja Pantekosta : Ajak Warga Cegah Tawuran dan Jaga Keamanan Lingkungan*
ANGGARAN PERJALANAN DINAS DPRD LEBAK DISOROT: TEMUAN BPK BONGKAR POTENSI CELAH REGULASI DAN ABU-ABU ANGGARAN MILYARAN RUPIAH

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Kagum Melihat Kekompakan Satgas TMMD ke-130, Sritomo: “Mantap, Pak! Bangunnya Paten!”

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cuaca Tak Menentu, Tim Kesehatan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu Pastikan Kondisi Prajurit Tetap Terjaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Kodim Boyolali Dukung Operasi Patuh Candi 2026, Perkuat Sinergi TNI-Polri untuk Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Peduli Kesulitan Warga, Babinsa Koramil 06/Batuwarno Bersama Relawan Salurkan Bantuan Air Bersih di Ronggojati

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Babinsa Kratonan dan Aparat Kelurahan Evaluasi Situasi Keamanan Wilayah

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Dandim 0308/Padang Pariaman Tinjau Pembangunan Jembatan Beton Rambai Di Nagari Batu Gadang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Tak Kenal Hari Libur, Satgas TMMD Kodim Boyolali Tetap Semangat Bangun Jalan Desa Wates

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Berita Terbaru