*Medan,-* Nasionaldetik.com
Orang tua korban penganiayaan berat. Marditta Silaban terisak sedih usai mengunjungi anaknya, Riski Cristian Tarigan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II Pancurbatu. Kedatangannya bersama Pendeta HKBP Pardamean Jalan Pancing Medan, Tampak Hutagaol dan Leo Sihombing orang tua Glen Ditto Oppusunggu untuk mendoakan agar anak mereka yang kini sedang menjalani hukuman sebagai terdakwa kasus pencurian HP agar tetap diberi kekuatan.
“Kami hanya bersandar pada Tuhan. Semua yang terjadi dalam kehidupan kami kami serahkan pada Tuhan. Kami bermohon selalu agar keadilan berpihak pada kami dan anak-anak kami,”ungkap Marditta Silaban, Senin (11/5/2026).
Dia berharap dalam putusan Prapid besok, Tuhan bisa menunjukkan kuasanya agar memperlihatkan yang benar memang benar, dan yang salah memang salah. “Untuk putusan Prapid besok, biar Tuhan yang memperlihatkan kebenarannya,”sebutnya.
Sementara, Pendeta Tampak Hutagaol menambahkan, kedatangannya ke Lapas Tanjung Gusta dan Pancurbatu untuk mendoakan Glen Ditto dan Riski Cristian Tarigan agar tetap kuat walaupun saat ini sedang menjalani hukuman. “Bukan hukuman ini yang menentukan kehidupan seseorang. Keadilan ada di tangan Tuhan. Bisa saja dalam kehidupan ini yang salah tidak dihukum dan yang tidak bersalah mendapat hukuman,”jelas Pendeta Tampak Hutagaol.
Kami berharap kedua anak kami ini kuat. Karena kami yakin mereka orang yang beriman.
Sebelumnya, Leo Sihombing orang tua Glen Ditto Oppusunggu bersama Pendeta Tampak Hutagaol juga mendoakan dan memberi semangat untuk Glen Ditto Oppusunggu di LP Tanjung Gusta Medan.
*(Tim)*







































