Muara Dua, Nasionaldetik.com
– Penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) setiap tahun kerap terjadi pada satuan pendidik, berbagai cara dan modus untuk mengelabui belanja dana BOS.
Hasil investigasi awak media beberapa hari yang lalu dimana terdapat kejanggalan Dana BOS SMA 1 Muara Dua, seperti belanja pengembangan perpustakaan yang dibelanjakan tidak sesuai dengan barang yang ada, nota barang dan kwitansi bisa di besarkan jumlah nya sehingga ini lah menjadi adanya Penyimpangan.
Belum lagi untuk sarana prasarana yang mesti nya dibelanjakan untuk rehab sekolah, namun tahun 2025 realisasi rehab sekolah tidak tampak pada bangunan. Hal ini juga kami tanyakan salah sumber dari sekolah yang namanya di rahasiakan mengatakan kalau untuk belanja buku perpustakaan itu ada tapi tidak menghabiskan ratusan juta belanja nya, ujar oknum.
Penyimpangan pengembangan perpustakaan patut di curigai, hal ini jelas adanya indikasi korupsi. Ini bisa kita croscek berapa banyak dibelanjakan dengan pagu dana sekian, masalah nota barang itu bisa di rekayasa.
Berharap pihak kejaksaan dapat menindak lanjuti laporan penyimpangan dana BOS SMA 1 Diduga sarat penyimpangan.
Sementara kepala sekolah Agus Sunaryo melalui pesan WhatsApp menduga pihak yang punya data hanya mengandalkan dari aplikasi jaga. Akan tetapi aplikasi jaga itu bisa membuktikan sesua tidak anggaran yang di belanjakan pada item dana BOS.
(Heru)







































