Pendidikan Dinilai Jadi Fondasi Utama dan Investasi Jangka Panjang Pembangunan Manusia Papua

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:31 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,TIOM, PAPUA PEGUNUNGAN (04 Juli 2026) – Pendidikan bukan sekadar proses pengajaran di dalam kelas, melainkan sebuah pilar utama sekaligus investasi jangka panjang dalam membangun manusia Papua yang berkarakter jujur, polos, setia, dan takut akan Tuhan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Angginak Sepi Wanimbo, seorang pegiat literasi asal Papua Pegunungan. Menurutnya, pendidikan di tanah Papua memiliki peran strategis untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai keadilan guna menghadapi tantangan perubahan zaman.

“Dengan pendidikan yang baik, merata, dan berkualitas, generasi muda Papua akan lahir sebagai generasi emas yang cerdas, berkarakter, berilmu, dan mampu berkontribusi positif bagi pembangunan daerah maupun nasional,” ujar Angginak dalam keterangannya di Tiom, Sabtu (4/7/2026).

Meskipun pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara, Angginak menyoroti bahwa implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan besar. Ketimpangan akses bagi masyarakat marginal, keterbatasan fasilitas, hambatan ekonomi, serta stigma sosial masih menjadi kerikil dalam mewujudkan prinsip

Untuk mengatasi hal tersebut, ia menekankan pentingnya intervensi dari berbagai pihak melalui beberapa langkah strategis:

Pemerintah diharapkan hadir tanpa diskriminasi dalam menyediakan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya menjangkau wilayah-wilayah terpencil.

Peningkatan kualitas pembelajaran perlu mengadopsi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan daerah, salah satunya adalah penguatan penggunaan bahasa ibu.

Mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan dasar para guru di setiap wilayah pelayanan agar mereka dapat menjalankan tugas transfer ilmu secara fokus dan penuh tanggung jawab.

Lebih lanjut, Angginak menyerukan kepada pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh tanah Papua, untuk memberikan prioritas penuh pada anggaran dan kebijakan pendidikan, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi.

 

Namun, ia juga mengingatkan bahwa beban ini tidak bisa hanya ditumpukan kepada pemerintah dan sekolah formal semata. Peran aktif orang tua serta pergerakan komunitas literasi independen di akar rumput memegang peranan yang tidak kalah krusial.

“Mewujudkan pendidikan yang baik di tanah Papua tidak bisa dengan satu cara saja. Langkah nyata dari setiap komunitas literasi yang sedang bergerak di negeri ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya memajukan manusia Papua demi masa depan gereja dan bangsa,” tutupnya.

Berita Terkait

Berawal dari Keprihatinan, Paguyuban Barkakot Resmi Terbentuk: Bersama Bangkitkan Ekonomi Tanpa Menyalahkan Siapa Pun
ADA APA DIBALIK PROYEK INI : Diduga Gerah Pemberitaan, Oknum Ketua P3A Karya Naga Kirim Ancaman kepada Wartawan
Disinyalir Penempatan ASN Guru Tak Sesuai SK Alasan Kondisi Kesehatan
Pastikan Pelayanan Optimal, Pangdam I/BB Kunjungi RS Putri Hijau
PEMBANGUNAN Gedung TPQ ANAK CINTA AL QUR’AN (ACA) Yayasan Kori media
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek P3-TGAI D.I. Curug Kebo di Desa Cihara Jadi Sorotan Masyarakat.
STOP BANCAAN DANA POKTAN: PERINGATAN KERAS UNTUK OKNUM DEWAN DI JAWA TIMUR!
Public Menanti Realisasi APEKSI, bukan hanya Sekadar Seremoni

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:03 WIB

Rapat Paripurna: Plt Bupati Serahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRD Umumkan Pergantian Pimpinan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:00 WIB

AMI Desak Usut Tuntas Dugaan Kamar Premium di Lapas Kelas IIB Blitar, Minta Ditjenpas Bertindak Tegas*

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:38 WIB

Gus Beqi: Warga Nahdliyin Inginkan Duet KH Asep Saifuddin Chalim Rais ’Aam dan KH Imjaz Ketua Umum Tanfidziyah Pimpin PBNU

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:36 WIB

PNIB : Marak Pelarangan Peribadatan dan Pendirian Rumah Ibadah, Indonesia Darurat Intoleransi Terorisme, Negara Wajib Tegas!

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:33 WIB

KH Zaim Lasem : Regenerasi PBNU di persimpangan zaman, Membaca jejak pengabdian Gus Gudfan sebagai penerus tradisi ulama

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:46 WIB

Ketua Umum SWI H.Iskandar S.Sos., Turut Hadir Dalam Acara Audensi dengan Dewan Pers

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:14 WIB

ASDP Layani 2,05 Juta Penumpang Selama Libur Sekolah, Merak – Bakauheni Masih Jadi Lintasan Terpadat

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:13 WIB

Babinsa Abdul Halim Dampingi Petani Desa Tetaan, Wujudkan Pertanian yang Mandiri dan Produktif

Berita Terbaru