Meniti Maut di Hanau Berak Jembatan Gantung Lapuk, Warga Bertaruh Nyawa Demi Ziarah dan Silaturahmi

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:57 WIB

50150 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,Pesawaran Lampung– Perayaan Idul Fitri tinggal menghitung hari, namun kecemasan justru menggelayuti warga Desa Hanau Berak, Kabupaten Pesawaran. Dua jembatan gantung yang menjadi urat nadi aktivitas warga kini kondisinya kian kritis dan mengancam keselamatan jiwa.

Bukan sekadar sarana mobilitas, jembatan ini adalah penyambung napas sosial dan ritual warga. Satu jembatan menghubungkan Dusun Induk dengan Dusun Keroya Baru, sementara lainnya merupakan akses tunggal menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fondasi Menggantung, Maut Mengintai

Kondisi paling mengkhawatirkan terlihat pada jembatan penghubung Dusun Keroya Baru. Erosi sungai yang dipicu banjir bandang telah mengikis tebing penyangga. Akibatnya, konstruksi beton yang seharusnya menjadi tumpuan beban kini tampak “menggantung” di atas tanah yang longsor.

Jika tidak segera ditangani, jembatan ini terancam ambruk total, memutus akses antar-dusun, dan mengisolasi ratusan warga.

“Kaki Saya Terperosok”

Di titik lain, jembatan menuju pemakaman umum yang baru berusia dua tahun justru menunjukkan tanda-tanda kerusakan dini. Kayu-kayu penyangga mulai melapuk, sementara papan pijakan banyak yang retak dan patah.

Abil, salah satu warga setempat, menjadi saksi bisu betapa berbahayanya fasilitas umum ini. Ia sempat mengalami kecelakaan saat melintas.

“Waktu menginjak papan jembatan, tiba-tiba patah. Kaki saya langsung terperosok dan luka-luka,” kenang Abil dengan nada getir.

Menanti Ketegasan Pemerintah

Keresahan warga kian memuncak menjelang momen Lebaran. Tradisi ziarah makam yang biasanya melibatkan kerumunan orang dikhawatirkan akan memicu beban berlebih pada jembatan yang sudah rapuh tersebut.

“Kami hanya ingin lewat dengan rasa aman. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa yang lebih parah atau jembatan putus baru ada perbaikan,” tambah warga lainnya.

Warga Desa Hanau Berak kini sangat berharap adanya langkah nyata dari Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk:

 * Melakukan renovasi darurat pada papan pijakan yang patah.

 * Memperkuat tebing penyangga (talud) guna mencegah robohnya pondasi jembatan.

 * Audit kelayakan struktur secara menyeluruh demi keselamatan jangka panjang.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya swadaya memperbaiki kerusakan kecil, namun kerusakan struktural pada fondasi membutuhkan campur tangan teknis dari dinas terkait.

 

Tim/red.

Berita Terkait

Modus Isi Ulang Gas Portable Pakai LPG Subsidi 3 Kg Terbongkar, Seorang Pemuda Diamankan Polres Tulungagung
Cegah Kriminalitas, Polisi Intensifkan Patroli Dialogis di Sejumlah Titik di Kendal
SD N Pamulihan & SMK Nurul Huda Gugat LSM Trinusa ke PN Kalianda, Ferdy Saputra : Itu Intimidasi, Kami Siap Hadapi
Sumber Air Dekat Mempermudah Satgas TMMD Reg ke-128 Kodim 0725/Sragen
DPC LSM Trinusa Laporkan Dua Sekolah di Lampung Selatan ke Kejaksaan Negeri Atas Dugaan Korupsi Dana BOS 2021-2025
Pemkab Kediri Intensifkan Sosialisasi Perda KTR, Wujudkan Lingkungan Sehat dan Nyaman Bebas Asap Rokok
DPC Projamin Kabupaten Melawi Merasa Prihatin Atas Kejadian di Kecamatan Sayan.
Simulasi Sispamkota Digelar di Kendal, Polisi Siap Amankan Aksi May Day 2026

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:50 WIB

Kendaraan Dinas Harus Prima! Kodim Boyolali Jalani Pemeriksaan Ketat dari Paldam Diponegoro

Kamis, 30 April 2026 - 18:37 WIB

Cara Jurnalistik TMMD Reg 128 Kodim Sragen Dapat Berita di Lokasi TMMD Reg Kodim Sragen. 

Kamis, 30 April 2026 - 17:44 WIB

Atasi Krisis Air Bersih di Bengkalis, Satgas TMMD Berjibaku Bikin Sumur Bor

Kamis, 30 April 2026 - 17:38 WIB

Pengadilan Tinggi Diminta Tegas Usut Hakim Subai,Putusan Prapid 41 Melanggar Aturan

Kamis, 30 April 2026 - 17:38 WIB

*Talud Sepanjang 150 M Telah Rampung Dikerjakan*

Kamis, 30 April 2026 - 17:31 WIB

Hangat Dan Penuh Kebersamaan, Babinsa Pracimantoro Perkuat Sinergi Dengan Warga Desa Glinggang

Kamis, 30 April 2026 - 16:58 WIB

Diduga ada setoran ke Oknum APH,PETI di sungai Landak desa pak manyam Beroperasi tanpa Hambatan

Kamis, 30 April 2026 - 16:52 WIB

Diduga Penyaluran BBM Tak Sesuai Prosedur, APMS di Nanga Semangut Disorot

Berita Terbaru