PAKPAK BHARAT, Nasionaldetik.com
— Lima anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Maholida resmi dilantik untuk masa jabatan 2026–2034 di Aula Kantor Camat Sitellu Tali Urang Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sabtu (22/8/2026). Dalam momentum tersebut, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Serda Partogian Gultom, hadir mewakili Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A. Siregar sekaligus menyampaikan pesan penting tentang tanggung jawab BPD kepada masyarakat.
Pelantikan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB itu dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, pemerintahan kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, serta panitia BPD. Lima anggota BPD yang dilantik yakni Ahmad Syukurdin Manik, Herman Pelangi Berasa, Jehman Berutu, Rasmi Berasa, dan Maya Tumangger. Prosesi berlangsung khidmat, diawali menyanyikan Indonesia Raya, pembacaan keputusan Bupati Pakpak Bharat, pengambilan sumpah jabatan, hingga penandatanganan berita acara pelantikan.
Mewakili Danramil 06/Kerajaan, Serda Partogian Gultom menyampaikan bahwa jabatan sebagai anggota BPD merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. BPD memiliki peran penting dalam menggali kebutuhan masyarakat, menyampaikan aspirasi warga, serta ikut menetapkan aspirasi tersebut melalui mekanisme pemerintahan desa. Karena itu, setiap anggota BPD diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa.
“BPD diharapkan dapat menjalankan amanah dengan baik, mendengarkan setiap aspirasi masyarakat dan membangun komunikasi yang harmonis dengan pemerintah desa. Sinergi yang baik akan menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pesan Danramil melalui Babinsa.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan surat tugas, sambutan dari Kepala Desa Maholida, Kapolsek Kerajaan, Danramil yang diwakili Babinsa, dan Camat Sitellu Tali Urang Jehe, kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu “Padamu Negeri” serta doa. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman dan terkendali. Kehadiran Babinsa dalam pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mendukung terciptanya pemerintahan desa yang responsif terhadap kebutuhan warga.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena




























