“Dam Betuk Merangin ‘Diserbu’: Penertiban PETI Berhasil, Warga Curiga Kebocoran Informasi”

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:29 WIB

50345 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 5 Desember 2025  Pemerintah Kabupaten Merangin menggencarkan penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Dam Betuk, Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, Rabu (3/12/2025). Hasilnya, puluhan rakit penambang ditinggalkan pemiliknya dalam kondisi tanpa mesin, pasca operasi gabungan yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan aparat keamanan.

Penertiban yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Merangin, H. Abdul Khafied, ini dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas PETI di lokasi tersebut. Sebelum operasi, tercatat lebih dari 60 rakit beroperasi di kawasan Dam Betuk. Namun, saat operasi berlangsung, hanya tersisa sekitar 24 rakit dalam kondisi ditinggalkan pemiliknya, tanpa mesin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penertiban ini merupakan komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengamankan aset daerah dari kerusakan akibat PETI,” tegas Wakil Bupati. Ia juga mengungkapkan rencana pemerintah untuk mengembangkan kawasan tersebut sebagai lokasi budidaya ikan, yang akan memberikan manfaat bagi lima desa di sekitar Dam Betuk.

Operasi gabungan yang turut dihadiri Kapolres Merangin, AKBP Kiki Firmansyah, Dandim 0420, Izhar Majid (anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Merangin – Sarolangun), serta unsur Satpol PP, DLH Merangin, dan Brimob, berjalan lancar. Kapolres Merangin, AKBP Kiki Firmansyah, menyatakan apresiasinya terhadap kesadaran para pelaku PETI yang memilih meninggalkan lokasi sebelum operasi berlangsung.

“Alhamdulillah operasi berjalan lancar. Kami berharap tidak perlu ada tindakan represif ke depan. Fokus kami adalah pelestarian lingkungan. Kegiatan ini akan berkelanjutan, dan kami mohon dukungan masyarakat untuk menjaga wilayah kita bersama,” ujar Kapolres.

Tim gabungan awalnya menemukan dua rakit yang langsung dievakuasi ke pinggir menggunakan perahu karet. Penyisiran lebih lanjut menggunakan kendaraan roda empat selama satu jam berhasil menemukan 22 rakit lainnya yang ditinggalkan oleh penambang, juga tanpa mesin.

Anggota DPRD Provinsi Jambi, Izhar Majid, yang turut hadir dalam operasi, menekankan pentingnya penertiban PETI yang menyeluruh di seluruh wilayah Merangin, tidak hanya terbatas pada kawasan Dam Betuk. Ia menyoroti dampak kerusakan lingkungan yang semakin meluas, dengan mengkeruhnya air Sungai Merangin yang kini menyamai kondisi Sungai Masumai.

Apakah razia ini sudah bocor, mungkin bocor tu ungkap warga, kan gak mungkin bisa ditinggalkan begitu saja rakit itu..

Penertiban ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menghentikan kerusakan lingkungan akibat aktivitas PETI dan mendorong terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Merangin.

Reporter: Gondo irawan

Berita Terkait

Dugaan Pungli di RSUD Adjidarmo, King Naga Menagih Janji Bupati: “Buktikan Pemecatan Sesuai Pernyataan”
Warga Lingkungan IX Geruduk Kantor Walikota
Kendaraan Dinas Harus Prima! Kodim Boyolali Jalani Pemeriksaan Ketat dari Paldam Diponegoro
Cara Jurnalistik TMMD Reg 128 Kodim Sragen Dapat Berita di Lokasi TMMD Reg Kodim Sragen. 
Atasi Krisis Air Bersih di Bengkalis, Satgas TMMD Berjibaku Bikin Sumur Bor
Pengadilan Tinggi Diminta Tegas Usut Hakim Subai,Putusan Prapid 41 Melanggar Aturan
*Talud Sepanjang 150 M Telah Rampung Dikerjakan*
Hangat Dan Penuh Kebersamaan, Babinsa Pracimantoro Perkuat Sinergi Dengan Warga Desa Glinggang

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 08:50 WIB

SKANDAL DANA PKBM KEBUMEN: Anggaran Membengkak Rp58 Miliar: Antara “Dana Gaib”, Alamat Fiktif, dan Lemahnya Pengawasan Disdikpora

Selasa, 21 April 2026 - 08:55 WIB

​Ketua Umum Prima,Hermanius Burunaung ‘Kecam’ Penulis Berita Pesanan,Jurnalisme Tanpa Verifikasi Adalah Pelacuran Profesi!

Selasa, 21 April 2026 - 07:49 WIB

Menguji Akuntabilitas Hibah PKBM Kebumen: Alamat Fiktif dan Celah Maladministrasi Belasan Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 06:44 WIB

Borok IPAL Dapur Gizi Sruweng: Limbah Meluber, Drainase Tersumbat Puing dan Sampah

Minggu, 5 April 2026 - 17:49 WIB

Skandal Kredit Sindikasi Bank Kebumen: ‘Warisan’ Macet di Luar Daerah atau Lemahnya Pengawasan?

Sabtu, 4 April 2026 - 12:52 WIB

Selesaikan Kasus Kehilangan Paket, Pihak Ekspedisi Ganti Rugi Penuh kepada Pelanggan di Kebumen

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:56 WIB

DUGAAN SKENARIO ‘AIR MATA BUAYA’ DI KEBUMEN: KETUM PRIMA DAN WAKETUM IWO INDONESIA DESAK APH TINDAK OKNUM WARTAWAN PENYEBAR HOAKS

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:58 WIB

KRISIS ETIKA DAN INTELEKTUAL, OKNUM LSM DI KEBUMEN LECEHKAN PROFESI PERS DENGAN MAKIAN “BODOH”

Berita Terbaru