Dinkes Tulungagung Perkuat PMT Pangan Lokal, Garda Terdepan Perangi Stunting Dimulai dari Piring Makan Anak

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:43 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG ,Nasionaldetik.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam mempercepat penurunan angka stunting terus diperkuat. Salah satunya melalui kegiatan Pembekalan dan Evaluasi Pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan Berbahan Pangan Lokal yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung di Puskesmas Gondang, Kecamatan Gondang, Kamis.

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, pengelola program gizi, dan kader posyandu dalam melaksanakan program PMT berbahan pangan lokal agar semakin efektif, tepat sasaran, dan berdampak nyata terhadap perbaikan status gizi balita.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Dr. Desi Lusiana Wardhani, S.KM., M.Kes., menegaskan bahwa PMT berbahan pangan lokal bukan sekadar program pemberian makanan tambahan, melainkan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

“Melalui pembekalan ini kami ingin memastikan seluruh pelaksana program memiliki pemahaman yang sama sehingga PMT benar-benar memberikan manfaat bagi balita yang membutuhkan. Evaluasi juga menjadi bagian penting untuk melihat keberhasilan sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ditemukan di lapangan,” ujar Desi.

Menurutnya, pemanfaatan pangan lokal memiliki banyak keunggulan karena mudah diperoleh masyarakat, memiliki kandungan gizi yang baik, lebih terjangkau, sekaligus mampu mendorong kemandirian pangan keluarga. Seluruh menu PMT disusun berdasarkan pedoman gizi dengan memperhatikan kualitas bahan, keamanan pangan, serta proses pengolahan yang higienis.

Dalam pelaksanaannya, balita penerima PMT ditetapkan berdasarkan hasil pemantauan pertumbuhan di posyandu dan puskesmas. Tidak hanya menerima makanan tambahan, keluarga juga mendapatkan pendampingan intensif serta edukasi mengenai pola makan bergizi seimbang agar perubahan perilaku dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Gondang, Siti Munawaroh, S.ST., M.M., menegaskan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan seluruh pihak, terutama keluarga sebagai pendamping utama balita.

“Peran masyarakat khususnya orang tua sangat menentukan keberhasilan PMT. Karena itu kami terus memberikan edukasi dan pendampingan agar makanan tambahan yang diberikan benar-benar dikonsumsi sesuai anjuran dan diimbangi dengan pola asuh serta pola makan yang sehat,” jelasnya.

Dalam sesi evaluasi, berbagai indikator menjadi perhatian, mulai dari peningkatan berat badan dan status gizi balita, kepatuhan keluarga dalam menjalankan program, kualitas pendampingan kader posyandu, hingga efektivitas koordinasi lintas sektor. Berbagai tantangan di lapangan, seperti rendahnya kepatuhan konsumsi PMT dan masih terbatasnya pemahaman sebagian orang tua tentang pentingnya gizi seimbang, menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan program ke depan.

Dinas Kesehatan menilai sinergi antara puskesmas, kader posyandu, pemerintah desa, serta masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam menekan angka stunting. Kader berperan sebagai ujung tombak pendampingan keluarga, sementara puskesmas melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan balita penerima manfaat secara berkala.

Melalui pembekalan dan evaluasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung berharap kualitas pelaksanaan PMT berbahan pangan lokal semakin meningkat sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap percepatan penurunan stunting.

“Kami mengajak seluruh tenaga kesehatan, kader, pemerintah desa, dan masyarakat untuk terus bergotong royong mendampingi tumbuh kembang anak-anak kita. PMT bukan sekadar pemberian makanan tambahan, tetapi menjadi langkah awal membangun kebiasaan keluarga dalam menyediakan makanan bergizi setiap hari. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis dapat mewujudkan generasi Tulungagung yang sehat, cerdas, bebas stunting, dan memiliki kualitas gizi yang semakin baik,” pungkas Dr. Desi.

Kegiatan di Puskesmas Gondang ini sekaligus menjadi bukti bahwa upaya menurunkan stunting tidak hanya dilakukan melalui intervensi kesehatan, tetapi juga melalui pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan potensi pangan lokal sebagai fondasi terciptanya generasi emas Kabupaten Tulungagung.

Reporter : Ev

Editot ; Admin

Berita Terkait

Tingkatkan Kemampuan Tim P2K3, Japfa Comfeed Lampung Gelar Lomba Penanganan Kebakaran
Pembukaan Pra Matasa PPTQ Assahil Digelar Meriah di Lapangan Al-Qoyum
Urus Data Resmi Pemkab Meranti Kini Lebih Mudah, Plt. Kadis Kominfo Ajak Gunakan Layanan PPID
Pastikan Irigasi Berjalan Maksimal, Dandim Tulungagung Tinjau Irpom Bantuan Sterad di Desa Tamban
KH KRT Abdul Chalim : Sebagai Dzurriyah Walisongo, Gus Gudfan Simbol Pemersatu dan Sosok yang Layak Menakhodai PBNU
Kejar Target Tanam, Babinsa Gemolong Kawal Petani Jaga Lumbung Pangan
Pelaku Bobol Rumah di Kalianda Dibekuk, Polisi Ungkap Dua Kasus Curanmor
​Shaka Bahurekso Membersamai Bupati Kendal Ziarah ke Makam Tumenggung Bahurekso, di HUT Ke 421 Kabupaten Kendal.

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:59 WIB

RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASDP Siap Terapkan Sterilisasi Pelabuhan, Soft Launching Dimulai 20 Juli 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:16 WIB

Karya Bakti TNI Tuntas, Jembatan Perintis Lae Sennang Kembali Jadi Nadi Ekonomi Warga Desa Mbinalun

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:43 WIB

Gotong Royong Hidup Kembali, Babinsa Dampingi Perbaikan Gorong-Gorong Sepanjang 100 Meter di Desa Sumbul

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:08 WIB

Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:58 WIB

Diduga Alergi Kritik dan Lupa Sejarah: Bendera Merah Putih Robek Dibiarkan Berkibar, Kepala Desa Pulorejo Jombang Bungkam Saat Dikonfirmasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:42 WIB

Dr.Didi Sungkono.S.H.,M.H., Oknum Pengacara di Laporkan ke Polda Jawa Timur,Diduga Tipu Gelap Masyarakat senilai 520 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:36 WIB

PROYEK IRIGASI PERPOMPAAN RP 155 JUTA DI JOMBANG DIDUGA ASAL-ASALAN, LSM PKP PEDANG KEADILAN PERJUANGAN KECAM LIKUIDASI MUTU BANGUNAN!

Berita Terbaru

DELI SERDANG

Tabrakan Beruntun di Sibolangit, 4 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Jumat, 17 Jul 2026 - 16:59 WIB